ANALISIS EKSISTENSI PASAR TRADISIONAL DITENGAH HEGEMONI PASAR MODERN
DOI:
https://doi.org/10.24235/amwal.v5i2.240Abstract
Pada saat ini pasar modern menjadi tuntutan dan konsekuensi dari gaya hidup modern yang berkembang di masyarakat kita. Tidak hanya di kota-kota besar tetapi sudah merambah sampai ke kota-kota kecil di Indonesia. Untuk menjumpai minimarket atau supermarket sudah sangat mudah di sekitar tempat tinggal kita. Tempat-tempat tersebut menyediakan fasilitas tempat belanja yang nyaman dengan harga yang tidak kalah menariknya. Berdirinya berbagai pusat perbelanjaan modern di Kuningan akhir-akhir ini adalah cermin dari perubahan gaya hidup masyarakat yang dulunya hanya berbelanja di pasar tradisional, sekarang mulai beralih berbelanja di pasar modern. Semakin banyaknya pasar modern yang menawarkan produk dan jasa, maka konsumen beranggapan akan memiliki semakin banyak pilihan yang tentu saja harus disesuaikan dengan tingkat daya beli (purchasing power) masing-masing.Dalam ilmu ekonomi mainstream, konsep pasar adalah setiap struktur yang memungkinkan pembeli dan penjual untuk menukar jenis barang, jasa dan informasi. Pertukaran barang atau jasa untuk uang adalah transaksi. Ada dua pelaku di pasar yaitu pembeli dan penjual. Pasar memfasilitasi perdagangan dan memungkinkan distribusi dan alokasi sumber daya dalam masyarakat. Keberadaan Pasar Tradisional mempunyai ciri khas yang tidak dimiliki oleh pasar modern salah satunya adalah di pasar tradisional para penjual dan pembeli biasa melakukan tawar-menawar yang tidak biasa di lakukan di dalam pasar modern.
Kata Kunci : Pasar tradisional, Pasar Modern, Konsumen.
References
DAFTAR PUSTAKA
Cahyono, Imam (2006) “Pasar Tradisional: Ruang Sosial itu Segera Menjadi Masa Lalu†Artikel dalam Harian Kompas, 4 Agustus 2006.Damayanti, Kiki (2003). Identifikasi Permintaan Masyarakat akan Fasilitas Pasar Melalui Studi Karakteristik dan Pola Perilaku Konsumen dalam Berbelanja di Pasar
Edition. McGraw-Hill ,Inc.
Ibnu Khajar (2005), Analisis beberapa faktor yang mempengararuhi Perilaku
Kompas, Menjaga kesetiaan Konsumen pasar tradisional, Juli 2007
Kompas, Pedagang Keluhkan Kondisi Fisik Pasar Tradisional di Kota Seamarang,Mei 2002
konsumen Pasar klewer di Kotamadya Surakarta, dalam JRBI Vol 1 no 1, Januari 2005
Kotler, Philip & Armstrong, Garry. (1997) Dasar-Dasar Pemasaran. Jilid 1. alih
Loudon, David L & Albert Della Bitta . (1993) Consumer Behavior.Fourth
Nurmansyah Lubis (2005), Keberadaan Hypermarket Menghambat Perkembangan Pasar Tradisional, dalam www.pks-jakarta.or.id, 18 November 2005
Produk Convenience di Kota Banda Aceh, dalam Jurnal Manajemen dan Bisnis, Vol 3 No 2, Mei 2001
Rhenald Kasali (2007), Ritel Tradisional vs Ritel Modern, dalam Kompas 23 Maret 2007
Santosa, Awan, dan Indroyono, Puthut (2011). “Pedagang Pasar Tradisional Terancamâ€. Artikel dalam Jurnal Ekonomi Rakyat, No. 108/13 - 2011-03-11. www.ekonomirakyat.org
Sekaran, Uma. (1992) Research Methods For Business : A Skill-Building Approach, Second Edition. Jhon Willey & Son Inc, New York.
Sitompul, Ulyses Leon Hardo (2012). Evaluasi Kebijakan Dan Program Pengembangan Pasar Tradisional Direktorat Jenderal Perdagangan Dalam Negeri. Tesis. Program Magister Studi Pembangunan, Sekolah Arsitektur, Perencanaan, dan Pengembangan Kebijakan, Institut Teknologi Bandung.
Suara Merdeka, Hipermarket Mengancam Pasar Tradisional, 25 Februari 2005
Suara Merdeka, Pasar Tradisional terdesak Mal, Selasa 5 April 2005
Tangires, Helen (2008). Public Markets. Library of Congress and W.W. Norton and Company Inc., New York.
Tradisional dan Pasar Swalayan di Kota Depok. Tugas Akhir Jurusan Teknik Planologi Institut Teknologi Bandung.
Tristyanthi, Ade Cahya (2008). Arahan Perbaikan Fisik Pasar Tradisional di Kota Bandung. Tugas Akhir. Program Studi Perencanaan Wilayah Dan Kota, Sekolah Arsitektur, Perencanaan, Dan Pengembangan Kebijakan, Institut Teknologi Bandung
Downloads
Published
Issue
Section
License
The copyright of the published article shall be assigned to the journal as the publisher of the journal. The intended copyright includes the right to publish the article in various forms {including reprints}. The journal maintains the publishing rights to the published articles.
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.