Penyuluhan Kata Baku dan Tidak Baku pada Siswa SMPIT Sabilulhuda Kota Cirebon
DOI:
https://doi.org/10.70095/dimasejati.v6i1.14649Keywords:
Keywords, counseling, standard Indonesian, standard wordsAbstract
This service aims to provide counseling about the importance of using standard Indonesian as a form of positive attitude towards Indonesian. In its implementation, counseling was carried out to 15 class VIII A students of SMPIT Sabilulhuda Cirebon City. The method used is counseling method. This activity is motivated by mistakes and language errors that are still found in the community, especially among students. In addition, this service is also carried out based on the results of integrating learning from the Language Error Analysis course with Community Service activities. As for the results of counseling activities using standard and non-standard words, 26.66% of students were in the good category, 53.33% were in the enough category, and 20% were in the bad category. So, it can be concluded that 80% of students understand what has been conveyed in counseling. Extension activities of this kind must continue to be carried out in order to minimize errors and mistakes in the Indonesian language. In addition, inviting students to practice the knowledge gained in learning subjects to make it more meaningful and useful for society.
ÂReferences
Arsanti, M., & Setiana, L. N. (2020). Pudarnya Pesona Bahasa Indonesia di Media Sosial (Sebuah Kajian Sosiolinguistik Penggunaan Bahasa Indonesia). Lingua Franca: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya, 4(1), 1-12.
Detikedu. Mengapa dalam Dunia Pendidikan Pakai Bahasa Indonesia Baku?. 04 Jan 2022. Rahma Indina Harbani. Detic.com.
Hamidah, S., Damayanti, W., & Ridwan, M. F. (2022). Profil Pengetahuan Kata Baku bagi Mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia The Knowledge Profile of Standard Vocabulary for Indonesian Education University Students. Jurnal Pembelajaran Bahasa Dan Sastra, 1(6), 797–806.
Mahpudoh, M., & Romdhoningsih, D. (2022). Analisis Penggunaan Kosa Kata Baku dan Tidak Baku dalam Bahasa Indonesia di Lingkungan Mahasiswa Universitas Bina Bangsa Banten. Diglosia: Jurnal Pendidikan, Kebahasaan, dan Kesusastraan Indonesia, 6(2).
Ningrum, Via Setya. 2019. “Penggunaan Kata Baku dan Tidak Baku di Kalangan Mahasiswa Univesitas Pembangunan Nasional Veteran. Jurnal Skripta: Jurnal Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia Univesitas PGRI Yogyakarta, volume 5, nomor 2, halaman 22-27.
Privana, E. O., Setyawan, A., & Citrawati, T. (2021). Identifikasi Kesalahan Siswa dalam Menulis Kata Baku dan Tidak Baku pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia. Jurnal Pendidikan Bahasa, 11(1), 22–25. http://ejournal.tsb.ac.id/index.php/jpb/article/view/312
Putera, L. J., Khairussibyan, M., & Sugianto, R. (2019). Peningkatan Kompetensi Penggunaan Bahasa Indonesia Baku Bagi Siswa Madrasah Aliyah. JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri), 3(1), 48. https://doi.org/10.31764/jmm.v3i1.934
Sirait, Z. (2021). Penggunaan bahasa Indonesia di ruang publik yang tidak memenuhi bahasa baku. Linguistik: Jurnal Bahasa dan Sastra, 6(1), 1-9.
Sugiyono. 2008. Metodologi penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R& D. Bandung: Alfabeta.
Suyanu, B., Saharudin, & Hidayat, R. (2020). Penyuluhan Penggunaan Bahasa Indonesia di Media Luar Ruang Kepada Guru Se-Kecamatan Jonggat Kabupaten Lombok Tengah. Pendidikan Dan Pengabdian Masyarakat, 3(4), 247–253. https://jurnalfkip.unram.ac.id/index.php/JPPM/article/view/2216
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Mia Fatimatul Munsi, Ismawar, Dessy Kushardiyanti

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Copyright
The author(s) hold the copyright of the published article without restriction. This policy means that the journal allows the author(s) to hold and retain publishing rights without restrictions
Licensing
DIMASEJATI by https://syekhnurjati.ac.id/jurnal/index.php/dimasejati/index is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Â
Â
