PERAN ORANGTUA TERHADAP PENDIDIKAN SEKSUALITAS ANAK USIA DINI
DOI:
https://doi.org/10.24235/equalita.v4i1.10894Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena rendahnya pengetahuan orangtua terhadap pendidikan seksualitas pada anak usia dini. Orangtua menganggap tabu pendidikan seksualitas serta memiliki ketakutan jika pendidikan seksualitas diberikan pada anak sejak dini dapat memicu timbulnya aktivitas seksual pada anak serta berbagai penyimpangan seksual. Tujuan dari penelitian ini terbagi menjadi dua bagian pertama, agar terdeskripsikannya pendidikan seksualitas pada anak usia dini perspektif Yusuf Madani; kedua, agar terdeskripsikannya peran orangtua terhadap pendidikan seskualitas anak usia dini perspektif Yusuf Madani. Penelitian ini termasuk ke dalam penelitian kualitatif yang bekerja pada tataran analitik dan bersifat perspect emic. Metode penelitian yang digunakan ialah metode kepustakaan (library research) yang digunakan untuk menyusun konsep dengan analisis isi yang mengacu pada literatur terkait peran orangtua terhadap pendidikan seksualitas anak usia dini, sebagai sumber data primernya. Hasil penelitian ini memaparkan bahwa pendidikan seksualitas penting untuk diberikan kepada anak sedini mungkin dan yang memiliki peran paling besar dalam memberikan pendidikan seksualitas pada anak usia dini adalah orangtua. Dengan perannya sebagai sebagai pendidik, pengawas, pelatih, pembina, serta fasilitator.References
Alucyana, A. (2018). Pendekatan Metode Bermain Peran Untuk Pendidikan Seks Anak
Usia Dini. Generasi Emas, 1(1), 1. https://doi.org/10.25299/ge.2018.vol1(1).2253
Ambarwati, R. (2013). Peran Ibu dalam Penerapan Pendidikan Seksualitas Pada Anak
Usia Pra Sekolah (di TK SBI Kroyo, ,Karangmalang, Sragen). Prosiding
Konferensi Nasional PPNI Jawa Tengah, 197–201.
http://jurnal.unimus.ac.id/index.php/psn12012010/article/view/875.
Anggraini, T., Riswandi, & Ari, S. (2017). Pendidikan Seksual Anak Usia Dini: Aku dan
Diriku. Jurnal Pendidikan Anak, 3(2), 1–14.
https://www.researchgate.net/publication/277948153_Educational_Intervention_
Programme_in_Sexual_Education_of_a_Pre-Adoloscent_Boy_with_Prader-
_Willi_Syndrome_A_Case_Study
Appulembang, Y. A., Fajar, N. A., & Tarigan, A. H. Z. (2019). Peran Keluarga dalam
Upaya Pencegahan Perilaku Seks Pranikah Remaja di Palembang. Analitika,
(2), 151. https://doi.org/10.31289/analitika.v11i2.3001
Ardianti, S. D. (2017). http://jurnal.unimus.ac.id/index.php/JPKIMIA. Jurnal Pendidikan
Sains (JPS), 5(2), 65–70.
Astuti, S. W. (2017). Pendidikan Seks pada anak taman kanak-kanan melalui metode
permainan ular tangga “Aku Anak Berani.†Promedia, 3(2), 236–251.
http://journal.uta45jakarta.ac.id/index.php/kom/article/view/801/656
Bachri, B. S. (2010). Meyakinkan Validitas Data Melalui Triangulasi Pada Penelitian
Kualitatif. Teknologi Pendidikan, 10, 46–62.
Camelia, L., & Nirmala, I. (2017). Penerapan Pendidikan Seks Anak Usia Dini Menurut
Perspektif Islam. Pendidikan Anak Usia Dini, 1, 27–32.
https://jurnal.umj.ac.id/index.php/YaaBunayya/article/view/1720/1449
Damayanti, D. (2018). Layanan Informasi dengan Media Gambar untuk Meningkatkan
Pemahaman Sex Education Siswa. Indonesian Journal Of Guidance And
Counseling: Theory And Application, 7(1), 37–44.
http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/jbk
Hamzah, A. (2020). Metode Penelitian Kepustakaan Library Research. Literasi
Nusantar.
Haryono, S. E. (2018). Implementasi Pendidikan Sex Pada Anak Usia Dini Di Sekolah.
Jurnal Akses Pengabdian Indonesia, 3(1), 24–34.
Helmi, A. F., & Paramastri, I. (1998). Efektivitas Pendidikan Seksual Dini Dalam
Meningkatkan Pengetahuan Perilaku Seksual Sehat. Jurnal Psikologi, 25–34.
Jatmikowati et al. (2015). a Model and Material of Sex Education for Early-AgedChildren. Cakrawala Pendidikan, No. 03, 434–448.
Justicia, R. (2021). Mengenalkan Sex Education pada Anak Usia Dini Bukanlah Hal
Tabu. Webinar Parenting, Zoom Meeting UPI Kampus Cibiru.
Madani, Y. (2003). Pendidikan Seks untuk Anak dalam Islam (I. Kurniawan (ed.)).
Pustaka Zahra.
Mukti, A. (2018). Pendidikan Seks Untuk Anak Usia Dini Perspektif Islam. Jurnal
Harkat : Media Komunikasi Gender, 12(2), 89–98.
https://doi.org/10.15408/harkat.v12i2.7562
Nirmala, I. (2018). Pendidikan Seksual Anak Usia Dini dalam Persfektif Hukum Islam.
No. 1(0267), 51–66
Purwandari, E. (2018). Peningkatan Keterlibatan Orang Tua Dalam Pendidikan Seks
Anak. Warta LPM, 21(2), 143–151. https://doi.org/10.23917/warta.v21i2.6651
Rimawati, E., & Nugraheni, S. (2019). Metode Pendidikan Seks Usia Dini di Indonesia.
Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas, 13 No. 1, 20–27.
Ronosulistyo, H. (2008). Ketika Anak Bertanya Seks. PT Gramedia Widiasarana
Indonesia.
Roqib, M. (2008). Pendidikan Seks pada Anak Usia Dini. INSANIA : Jurnal Pemikiran
Alternatif Kependidikan, 13(2), 271–286.
https://doi.org/10.24090/insania.v13i2.298
Sari, M. (2020). Penelitian Kepustakaan ( Library Research ) dalam Penelitian
Pendidikan IPA. Natural Science : Jurnal Penelitian Bidang IPA dan Pendidikan
IPA , 6(1), 41–53.
Sugiasih, I. (2006). Need Assessment Mengenai Pemberian Pendidikan Seksual Yang
Dilakukan Ibu Untuk Anak Usia 3 – 5 Tahun. Proyeksi, 6(1), 71–81.
Tampubolon, G. N., Nurani, Y., & Meilani, S. M. (2019). Pengembangan Buku
Pendidikan Seksual Anak Usia 1-3 Tahun. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak
Usia Dini, 3(2), 527. https://doi.org/10.31004/obsesi.v3i2.243
Ulwan, A. N. (2020). Tarbiyatul Aulad (Pendidikan Anak dalam Islam) (E. Ahmad (ed.)).
Khatulistiwa Pers.
Yafie, E. (2017). Pendidikan Seksual Anak Usia Dini. Jurnal CARE ( Children Advisory
Research and Education ) Volume 4 Nomor 2 Januari 2017.
Zamili, M. (2015). Menghindar dari Bias: Praktek Triangulasi dan Kesahihan Riset
Kualitatif. Jurnal Lisan Al-Hal, 7(2), 283–304.
Zed, M. (2018). Metode Penelitian Kepustakaan (2nd ed.). Yayasan Pustaka Obor
Indonesia.
Zubaedah, S. (2016). Pendidikan Seks pada Anak Usia Dini di Taman Kanak-Kanak
(TK) Islam Kota Yogyakarta. Al-Athfal: Jurnal Pendidikan Anak, 2, 55–68
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Equalita: Jurnal Studi Gender dan Anak

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).