KONSEP QIWAMAH DAN FENOMENA PEREMPUAN KEPALA KELUARGA
DOI:
https://doi.org/10.24235/equalita.v4i1.10900Abstract
Dalam keluarga inti terdapat seorang suami sebagai kepala keluarga, seorang istri sebagai pengurus rumah tangga dan juga anak-anak. Namun, di beberapa keluarga hal ini tidak ditemukan apalagi jika peran suami sebagai kepala keluarga telah digantikan oleh istri yang biasanya bertugas mengurus rumah tangga. Peran istri yang menggantikan suami sebagai kepala keluarga merupakan fenomena yang semakin menjamur dewasa ini, sejalan dengan pemikiran kontekstual tentang konsep qiwamah, bahwa sesungguhnya tidak ada aib bagi istri yang menjalankan tugasnya sebagai kepala. Dari keluarga itu. Para pemikir kontemporer juga mengkritisi pemahaman klasik tentang qiwamah yang sering dimaknai sebagai superioritas laki-laki atas perempuan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, sedangkan dalam hal pengumpulan data peneliti melakukan studi pustaka. Peneliti juga melakukan wawancara dengan beberapa informan perempuan kepala keluarga untuk kemudian dianalisa terhadap konsep qiwamah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsep qiwamah terhadap amalan yang dilakukan oleh kepala keluarga di Desa Astapada Kecamatan Tengah Tani. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemahaman dan praktik kepemimpinan keluarga yang dilakukan oleh informan cukup moderat. Namun dalam beberapa kasus masih terdapat kontradiksi antara konsep qiwamah pada tataran ajaran agama dengan praktik di lapangan.References
Badan Pusat Statistik (BPS), Persentase Rumah Tangga menurut Provinsi, Daer
Tempat Tinggal, dan Jenis Kelamin Kepala Rumah Tangga, 2009-2019.
Abdul Kodir, Faqihuddin, Qiroah Mubadalah, Yogyakarta: IRCiSoD, 2019.
Habibah, Nuraini, Pandangan Amina Wadud Muhsin Tentang Konsep Kepemimpinan
Rumah Tanggaâ€, Jurnal IAINU Kebumen, Vol.2 No.1, 2019
Hasanudin, Tubagus, Pola Adaptasi dan Kemandirian Perempuan Kepala Keluarga Pasca
Perceraian, Jurnal Ganaya Ilmu Sosial dan Humaniora Universitas Lampung, Vol.4 No.1, 2021.
Faizah, Nur, Konsep Qiwamah Dalam Yurisprudensi Islam Perspektif Keadilan Gender,
Jurnal Al-Ahwal IAI Qamaruddin Gresik, Vol.11 No.1, 2018.
Prasetyo, Pengasuhan Orangtua Terhadap Kondisi Psikologis Anak Yang Ditinggalkan
Dalam Keluarga Migran: Sebuah Studi Literatur, Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan
Pendidikan, Vol 4 No 1, 2017
Puspitasari, Peran Gender, Kontribusi Ekonomi Perempuan dan Kesejahteraan Keluarga
Petani Holtikultura, tk:tp, 2012.
Ratna Batara Munti, Perempuan Sebagai Kepala Rumah Tangga, Jakarta: Lembaga
Kajian Agama dan Gender, 1999
Wadud, Amina, Inside The Gender Jihads: Women Reform In Islam, Oxford: Oneworld
Publish, 2006
------------------, Quran Menurut Perempuan, Terj. Abdullah Ali, Jakarta: Serambi Ilmu
Semesta, 2006
Ziba Mir Hosseini, Mulki El-Sharmani, Janna Rumminger, Men In Charge? Rethinking
Authority In Muslim Legal Tradition, London: Oneworld Publications, 2015
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Equalita: Jurnal Studi Gender dan Anak

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).