INTERNALISASI NILAI KESETARAAN GENDER MELALUI KETELADANAN GURU DI SD/MI KOTA BANDUNG
DOI:
https://doi.org/10.24235/equalita.v4i1.10901Abstract
Berdasarkan data yang diambil dari data pokok pendidikan tentang data guru SD/MI di Kota Bandung. Jumlah keseluruhan dari guru SD/MI yang ada di Kota Bandung ialah berjumlah 9.235 orang, yang di antaranya berjenis kelamin laki-laki sebanyak 2.370 dan 6.865 berjenis kelamin perempuan. Atas data tersebut, maka menarik untuk dikaji sebuah pendekatan dalam menginternalisasi nilai-nilai kesetaraan gender melalui keteladanan guru di SD/MI. Sebab dengan banyaknya perempuan yang bekerja sebagai guru SD/MI dapat membuat suatu peluang dalam pendidikan untuk mengajarkan nilai-nilai kesetaraan gender sejak anak masih menempuh pendidikan di sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif analitis, di mana peneliti mencoba untuk menguraikan cara-cara dalam menginternalisasi nilai kesetaraan gender melalui keteladanan guru dengan fokus penelitian kepustakaan. Hasil penelitian ini dapat memandu para guru SD/MI agar dapat memahami konsep internalisasi nilai kesetaraan gender melalui keteladanan guru. Penelitian ini juga diharapkan dapat mengoptimalkan pendidikan karakter yang ramah gender, serta dapat merangsang penelitian dan pengembangan lebih lanjut tentang pendidikan karakter ramah gender.References
Abdurahman. 2018. “Urgensi Pedagogik dalam Pembelajaran dan Implikasinya dalam
Pendidikan.†Belajea: Jurnal Pendidikan Islam 3 (1).
Annisa, Miftah Nurul, Ade Wiliah, dan Nia Rahmawati. 2020. “Pentingnya Pendidikan
Karakter pada Anak Sekolah Dasar di Zaman Serba Digital.†Bintang : Jurnal
Pendidikan dan Sains 2 (1). https://doi.org/10.36088/bintang.v2i1.558.
Baginda, Mardiah. 2016. “Nilai-Nilai Pendidikan Berbasis Karakter pada Pendidikan Dasar
dan Menengah.†Jurnal Ilmiah Iqra 10 (2). https://doi.org/10.30984/jii.v10i2.593.
Binasdevi, Misbah. 2021. “Ketidaksetaraan Gender Dalam Buku Tematik 2013 Perspektif
Semiotika Pierce.†Equalita: Jurnal Studi Gender dan Anak 3 (1): 132.
https://doi.org/10.24235/EQUALITA.V3I1.8738.
Gunawan, Indra, Ahmad Khaerurozi, dan Syamsul Maarif. 2021. “Persepsi Mahasiswa
Mengenai Isu Kesetaraan Gender dalam Mempelajari Bidang Filsafat.†Equalita: Pusat
Studi Gender dan Anak 3 (1).
Gunawan, Indra, Sofyan Sauri, dan Ganjar Muhammad Ganeswara. 2018. “Internalisasi Nilai
Moral melalui Keteladanan Guru pada Proses Pembelajaran di Ruang Kelas.†Sosio
Religi: Jurnal Kajian Pendidikan Umum 18 (1).
Hakam, Kama Abdul, dan Encep Syarief Nurdin. 2016. Metode Internalisasi Nilai-Nilai
Untuk Memodifikasi Perilaku Berkarakter. Bandung: Maulana Media Grafika.
Hamdani, Hamid, dan Beni Ahmad Saebani. 2014. Pendidikan Karakter Perspektif Islam.
Bandung: Pustaka Setia.
Hayati, Fitri, Neviyarni, dan Irdamurni. 2021. “Karakteristik Perkembangan Siswa Sekolah
Dasar : Sebuah Kajian Literatur.†Jurnal Pendidikan Tambusai 5 (1).
Iswari, Nurlita. 2017. “Implementasi Keteladanan Guru dalam Pembentukkan Karakter Siswa
Kelas 3 SD Muhamaddiyah 21 Baluwarti Tahun Ajaran 2016/2017.†Universitas
Muhammadiyah Surakarta. http://eprints.ums.ac.id/50991/12/NASKAH
PUBLIKASI.pdf.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. 2022. “Data Pokok Pendidikan Kota Bandung
Provinsi Jawa Barat.†2022. https://dapo.kemdikbud.go.id/guru/2/026000.
Krathwohl, David, Benjamin Bloom, dan Bertram Masia. 1964. Taxonomy of Educational
Objectives. New York: David McKay&Co Inc.
Lickona, Thomas. 2012. Character Matters: Persoalan Karakter Bagaimana Membantu Anak
Mengembangkan Penilaian yang Baik, Integritas dan Kebajikan Penting Lainnya. Diedit
oleh Juma Abdu Wamaungo. Jakarta: Bumi Aksara.
Maksudin. 2009. Pendidikan Nilai Komprehensif: Teori dan Praktik. Yogyakarta: UNY
Press.
Mariyana, Rita, Ali Nugraha, dan Yeni Rachmawati. 2010. “Pengelolaan Lingkungan
Belajar,†17.
Novitasari, Yuni, Eka Pramono Adi, dan Henry Praherdhiono. 2018. “Respons Afektif
Pebelajar terhadap Pemberian Tugas pada Pembelajaran Blended.†JKTP 2 (1).
Nugrahaeni Kusuma Dewi, Indah, Sunawan, dan Muslikah. 2018. “Pemahaman Kesetaraan
Gender Anak Sekolah Dasar di Komunitas Rumah Pintar Bangjo Johar Semarang.†In
Conference: Seminar Nasional BK. Universitas PGRI Semarang.
Nurchaili. 2010. “Membentuk Karakter Siswa Melalui Keteladanan Guru.†Jurnal Pendidikan
dan Kebudayaan 16 (3).
Putra, Deni Adi. 2021. “Kesetaraan Gender dalam Pembelajaran di Sekolah Dasar.†ELSE
(Elementary School Education Journal) 2 (1).
Shodiq, Sadam Fajar. 2017. “Pendidikan Karakter Melalui Pendekatan Penanaman Nilai dan
Pendekatan Perkembangan Moral Kognitif.†At-Tajdid 1 (1).
Sumar, Warni Tune. 2015. “Implementasi Kesetaraan Gender Dalam Bidang Pendidikan.â€
Musawa 7 (1): 158–82.
Ulya, Inayatul. 2017. “Internalisasi Karakter Sensitif Gender dalam Kurikulum Pendidikan.â€
Edukasia Islamika 2 (1). https://doi.org/10.28918/jei.v2i1.1664.
Wahyudi, Ayu Vinlandari, dan Indra Gunawan. 2020. “Peran Tari dalam Perspektif Gender
dan Budaya.†Equalita: Pusat Studi Gender dan Anak 2 (2): 130–41.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Equalita: Jurnal Studi Gender dan Anak

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).