PARTISIPASI PEREMPUAN DALAM UPAYA KONSERVASI SUMBER DAYA PESISIR SUAKA ALAM PERAIRAN SELAT PANTAR
DOI:
https://doi.org/10.24235/equalita.v4i2.13003Abstract
Partisipasi perempuan dalam upaya konservasi sumber daya pesisir di Suaka Alam Perairan (SAP) Selat Pantar, khususnya wilayah Kecamatan Kabola, Kabupaten Alor, Provinsi Nusa Tenggara Timur memiliki posisi yang signifikan bagi terciptanya lingkungan pesisir yang lestari. Sejumlah perempuan tergabung dalam Kelompok Cinta Persahabatan melakukan rehabilitasi mangrove untuk mengatasi abrasi pantai di Kabola. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana bentuk partisipasi perempuan dalam upaya konservasi sumberdaya pesisir serta bagaimana dinamika dalam menumbuhkan partisipasi perempuan dalam upaya konservasi sumber daya pesisir di SAP Selat Pantar. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus, dimana peneliti fokus pada detail peristiwa pelestarian pesisir yang dilakukan oleh Kelompok Cinta Persahabatan di Kabola. Fokus dan detail studi kasus ini didalam melalui bentuk pengambilan data berupa wawancara, pengamatan berpartisipasi, serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk partisiasi perempuan berada di tahap kontrol masyarakat berdasarkan teori tangga partisipasi Arnstein. Sedangkan dinamika yang terjadi dalam menumbuhkan partisipasi perempuan terkait dengan kepemimpinan lokal, dukungan pemangku kepentingan eksternal, serta pekerjaan perempuan di ranah domestik.References
Agnes, P. O., & Sartika, D. D. (2016). Partisipasi Perempuan Dalam Perencanaan
Pembangunan Desa. Jurnal Empirika, Vol.1 No.2, hal. 141-162.
DOI: https://doi.org/10.47753/je.v1i2 .
BPS Kabupaten Alor. (2019). Kecamatan Kabola Dalam Angka Tahun 2019. Alor: Badan Pusat
Statistik Kabupaten Alor.
Husna, C. A., Husna, A., Fahrimal, Y., & Effida, D. Q. (2021). Penguatan Kapasitas Perempuan
dalam Pengelolaan Sumber Daya Alam melalui Pendekatan Komunikasi
Advokasi. Sinergi Komunikasi, Vol.1, No. 2 (2021) hal. 41-47.
Karistie, J. F., Ridho, A., Pangestika, F. A., & Bisri, M. B. F. (2023). Women Participation in
Disaster Risk Management Practices in Indonesia: a Systematic Review. Easychair.org.
MazoÌn, M., Aguirre, N., EcheverriÌa, C., & Aronson, J. (2019). Monitoring attributes for
ecological restoration in Latin America and the Caribbean region. Restoration Ecology,
(5), 992–999. https://doi.org/10.1111/rec.12986 .
Rohendi, A., & Nur, C. M. (2018). Peran perempuan dalam konservasi air rumah
tangga. Gender Equality: International Journal of Child and Gender Studies, Vol.4 No.1
(2018) hal. 73-88. DOI: 10.22373/equality.v4i1.4482.
Setyawati, E. Y., & Siswanto, R. S. H. P. (2020). Partisipasi Perempuan dalam Pengelolaan
Sampah yang Bernilai Ekonomi dan Berbasis Kearifan Lokal. JAMBURA GEO
EDUCATION JOURNAL, Vol.1 No.2 (2020) hal. 55-65. DOI : 10.34312/jgej.v1i2.6899
WWF-Indonesia. (2018). Laporan Pengamatan Terumbu Karang Untuk Evaluasi Dampak
Pengelolaan Suaka Alam Perairan (SAP) Selat Pantar dan Perairan Sekitarnya.
Yin, Robert. K. (2006). Studi Kasus Desain & Metode. Jakarta: PT Raja Grafindo
Persada.
Downloads
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Equalita: Jurnal Studi Gender dan Anak

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).