Kekerasan terhadap Tokoh Perempuan dalam Novel “Lebih Putih Dariku” Karya Dido Michielsen
DOI:
https://doi.org/10.24235/equalita.v7i2.17187Abstract
Studi ini bertujuan menguraikan dan menggali pengalaman kekerasan yang dialami oleh karakter perempuan dalam novel Lebih Putih Dariku karya Dido Michielsen. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan bantuan teori feminisme postkolonialisme teori Spivak dan konsep kekerasan Johan Galtung. Data diperoleh melalui studi pustaka dengan metode membaca dan mencatat secara intensif, serta pengecekan data secara berlapis untuk memvalidasi hasil. Hasil penelitian mengidentifikasi 32 karakter perempuan dalam novel ini mengalami berbagai bentuk kekerasan, termasuk kekerasan langsung, struktural, dan kultural. Kekerasan langsung meliputi aspek fisik, verbal, dan seksual; kekerasan struktural mencakup dimensi sosial, ekonomi, dan politik; dan kekerasan kultural merujuk pada aspek agama, seni, bahasa, dan ideologi. Kekerasan langsung menjadi bentuk yang paling sering dialami, dipicu oleh struktur sosial feodal dan kolonial di Hindia Belanda abad 19. Penelitian ini memberikan wawasan lebih mendalam tentang representasi kekerasan terhadap perempuan dalam sastra, serta berkontribusi terhadap pemahaman teori feminisme dan pentingnya penghapusan kekerasan terhadap perempuan dalam konteks sejarah dan sastra.
References
Dwi Eriyanti, L. (2017). Pemikiran Johan Galtung tentang Kekerasan dalam Perspektif Feminisme. Jurnal Hubungan Internasional, 6(1). https://doi.org/10.18196/hi.61102
Fatahilah, R. M. (2022). Potret Kekerasan Dalam Novel Dawuk : Kisah Kelabu Dari Rumbuk Randu Karya Mahfud Ikhwan ( Perspektif Johan Galtung ). Bapala, 9(8), 34–50.
Gusty, N. (2023). Kekerasan Perempuan Pada Tokoh Utama dalam Novel Tuhan Lindungi Mahkotaku: Kajian Feminisme. Kode : Jurnal Bahasa, 12(2), 80–96. https://doi.org/10.24114/kjb.v12i2.47320
Israpil, I. (2017). Budaya Patriarki dan Kekerasan Terhadap Perempuan (Sejarah dan Perkembangannya). Pusaka, 5(2), 141–150. https://doi.org/10.31969/pusaka.v5i2.176
Juliana, A., & Permatasari, A. (2023). Diksiminasi dan Ketidakadilan terhadap Perempuan Pribumi dalam Novel Lebih Putih Dariku. Bandung Conference Series: Journalism, 3(2), 145–152. https://doi.org/10.29313/bcsj.v3i2.8391
Khaswara, F., & Hambali, R. Y. A. (2021). Conflict Theory According to Johan Galtung. Gunung Djati Conference Series, 4, 650–661.
Michielsen, D. (2022). Lebih Putih Dariku. Marjin Kiri.
Nanil, S. M. H., Kadir, H., & Far Lantowa, J. ’. (2022). EKSPLOITASI DAN OBJEKTIVITAS PEREMPUAN DALAM NOVEL HILDA KARYA MUYASSAROTUL HAFIDZOH (SEBUAH KAJIAN FEMINISME RADIKAL) The Exploitation and Objectivity of Women in Muyassarotul Hafidzoh’s Hilda Novel (A Study Of Radical Feminism). Jambura Journal of Linguistics and Literature, 3(1), 33–48. https://ejurnal.ung.ac.id/index.php/jjll
Nawir, M., & Risfaisal, R. (2017). Subordinasi Anak Perempuan Dalam Keluarga. Equilibrium: Jurnal Pendidikan, 3(1), 29–37. https://doi.org/10.26618/equilibrium.v3i1.510
Nurhidayah, D., Nuryani, H., Agustiana, L., Widianingsih, P., Nuralizza, T., Sabilah, T. Y., Rozak, A., & Pujiatna, T. (2024). Penindasan Perempuan Dalam Cerpen Hujan Di Bulan Desember Karya Guntur Alam. Jurnal Tuturan, 12(2), 87. https://doi.org/10.33603/jurnaltuturan.v12i2.8925
Rahayu, S. R., Alfaruk, A., & Diah Haryanti, N. (2021). Tindak Kekerasan Pada Tokoh Perempuan Dalam Novel Perempuan Kembang Jepun Karya Lan Fang dan Novel Kembang Jepun Karya Remy Sylado. Jurnal Ilmiah SEMANTIKA, 2(02), 52–62. https://doi.org/10.46772/semantika.v2i02.385
Saputri, R. M., & Rinenggo, A. (2023). Pengaturan Hak Asasi Manusia bagi Perempuan Indonesia Pasca Amandemen UUD 1945. WASPADA (Jurnal Wawasan Pengembangan Pendidikan), 11(1), 50. https://doi.org/10.61689/waspada.v11i1.407
Sodah, Y. (2023). Kekerasan Terhadap Perempuan: Pencegahan dan Penanganan Suatu Tinjauan Psikologi Sosial. Syntax Idea, 5(11), 2327–2336. https://doi.org/10.46799/syntax-idea.v5i11.2912
Vera Sukma Maghfirah, & Alex Sobur. (2023). Perlawanan Kaum Perempuan terhadap Dominasi Patriarki dalam Novel. Jurnal Riset Jurnalistik Dan Media Digital, 105–112. https://doi.org/10.29313/jrjmd.v3i2.2705
Dwi Eriyanti, L. (2017). Pemikiran Johan Galtung tentang Kekerasan dalam Perspektif Feminisme. Jurnal Hubungan Internasional, 6(1). https://doi.org/10.18196/hi.61102
Fatahilah, R. M. (2022). Potret Kekerasan Dalam Novel Dawuk : Kisah Kelabu Dari Rumbuk Randu Karya Mahfud Ikhwan ( Perspektif Johan Galtung ). Bapala, 9(8), 34–50.
Gusty, N. (2023). Kekerasan Perempuan Pada Tokoh Utama dalam Novel Tuhan Lindungi Mahkotaku: Kajian Feminisme. Kode : Jurnal Bahasa, 12(2), 80–96. https://doi.org/10.24114/kjb.v12i2.47320
Israpil, I. (2017). Budaya Patriarki dan Kekerasan Terhadap Perempuan (Sejarah dan Perkembangannya). Pusaka, 5(2), 141–150. https://doi.org/10.31969/pusaka.v5i2.176
Juliana, A., & Permatasari, A. (2023). Diksiminasi dan Ketidakadilan terhadap Perempuan Pribumi dalam Novel Lebih Putih Dariku. Bandung Conference Series: Journalism, 3(2), 145–152. https://doi.org/10.29313/bcsj.v3i2.8391
Khaswara, F., & Hambali, R. Y. A. (2021). Conflict Theory According to Johan Galtung. Gunung Djati Conference Series, 4, 650–661.
Michielsen, D. (2022). Lebih Putih Dariku. Marjin Kiri.
Nanil, S. M. H., Kadir, H., & Far Lantowa, J. ’. (2022). EKSPLOITASI DAN OBJEKTIVITAS PEREMPUAN DALAM NOVEL HILDA KARYA MUYASSAROTUL HAFIDZOH (SEBUAH KAJIAN FEMINISME RADIKAL) The Exploitation and Objectivity of Women in Muyassarotul Hafidzoh’s Hilda Novel (A Study Of Radical Feminism). Jambura Journal of Linguistics and Literature, 3(1), 33–48. https://ejurnal.ung.ac.id/index.php/jjll
Nawir, M., & Risfaisal, R. (2017). Subordinasi Anak Perempuan Dalam Keluarga. Equilibrium: Jurnal Pendidikan, 3(1), 29–37. https://doi.org/10.26618/equilibrium.v3i1.510
Nurhidayah, D., Nuryani, H., Agustiana, L., Widianingsih, P., Nuralizza, T., Sabilah, T. Y., Rozak, A., & Pujiatna, T. (2024). Penindasan Perempuan Dalam Cerpen Hujan Di Bulan Desember Karya Guntur Alam. Jurnal Tuturan, 12(2), 87. https://doi.org/10.33603/jurnaltuturan.v12i2.8925
Rahayu, S. R., Alfaruk, A., & Diah Haryanti, N. (2021). Tindak Kekerasan Pada Tokoh Perempuan Dalam Novel Perempuan Kembang Jepun Karya Lan Fang dan Novel Kembang Jepun Karya Remy Sylado. Jurnal Ilmiah SEMANTIKA, 2(02), 52–62. https://doi.org/10.46772/semantika.v2i02.385
Saputri, R. M., & Rinenggo, A. (2023). Pengaturan Hak Asasi Manusia bagi Perempuan Indonesia Pasca Amandemen UUD 1945. WASPADA (Jurnal Wawasan Pengembangan Pendidikan), 11(1), 50. https://doi.org/10.61689/waspada.v11i1.407
Sodah, Y. (2023). Kekerasan Terhadap Perempuan: Pencegahan dan Penanganan Suatu Tinjauan Psikologi Sosial. Syntax Idea, 5(11), 2327–2336. https://doi.org/10.46799/syntax-idea.v5i11.2912
Vera Sukma Maghfirah, & Alex Sobur. (2023). Perlawanan Kaum Perempuan terhadap Dominasi Patriarki dalam Novel. Jurnal Riset Jurnalistik Dan Media Digital, 105–112. https://doi.org/10.29313/jrjmd.v3i2.2705
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Equalita: Jurnal Studi Gender dan Anak

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).