Peran Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana dalam Implementasi Kabupaten Layak Anak di Kabupaten Aceh Barat
Main Article Content
Abstract
Article Details
Issue
Section

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
References
Baskarada, S. (2014). Qualitative case studies guidelines. The Qualitative Report (pp. 1–25).
Bisma Parneto, A., & Tua Ricky Freddy Simanjuntak, H. (2022). Implementasi Kebijakan Kota Layak Anak (Kla) Di Kabupaten Kampar. Cross-Border, 5(1), 766–781.
Dahlia, R. (2022). Peran Pemerintah Daerah Dalam Perlindungan Hak Anak Melalui Pembentukan Kabupaten/Kota Layak Anak (Kra). Ensiklopedia of Journal, 4(4), 383–387. https://doi.org/10.33559/eoj.v4i4.900
Darmayanti, D., & Lipoeto, N. I. (2020). Gambaran Pemenuhan Hak Anak serta Faktor-Faktor yang Mendukung pada Klaster Kesehatan Dasar dan Kesejahteraan dalam Implementasi Kebijakan Kota Layak Anak Kota Bukittinggi tahun 2019. Jurnal Kesehatan Andalas, 8(4). https://doi.org/10.25077/jka.v8i4.1107
Eaves, M. H., & Leathers, D. (2017). Successful Nonverbal Communication: Principles and Applications: 5th Edition. Successful Nonverbal Communication: Principles and Applications: 5th Edition, 1–426. https://doi.org/10.4324/9781315542317
Efendi, S., & Kasih, D. (2022). Upaya Penangulangan Kekerasan Seksual Terhadap Anak di Aceh Barat dalam Persepektif Hukum Islam. Legalite : Jurnal Perundang Undangan Dan Hukum Pidana Islam, 7(2), 88–100. https://doi.org/10.32505/legalite.v7i2.4705
Elizabeth, A., Hidayat, Z., & Publik, J. A. (2016). Implementasi Program Kota Layak Anak Dalam Upaya Pemenuhan Hak-Hak Anak Di Kota Bekasi. Journal of Public Policy and Management Review, 5(2), 55–70. https://doi.org/https://doi.org/10.14710/jppmr.v5i2.10790
Hamudy, M. I. A. (2015). Efforts to Promote Surakarta and Makassar as Children Friendly Towns. Komunitas, 7(1), 58–70. https://doi.org/10.15294/komunitas.v7i1.3596
Haq, M. I. (2017). Quo Vadis Partisipasi Masyarakat Dalam Kebijakan Kabupaten Layak Anak (KLA) Sleman. Aplikasia: Jurnal Aplikasi Ilmu-Ilmu Agama, 16(2), 85. https://doi.org/10.14421/aplikasia.v16i2.1172
Harianti, P., Barlian, B., & Suaib, E. (2020). Analisis Implementasi Kebijakan Kota Layak Anak Di Kota Kendari. Publica : Jurnal Administrasi Pembangunan Dan Kebijakan Publik, 11(1), 147. https://doi.org/10.33772/publica.v11i1.13503
Herdiana, D. (2023). Kekerasan Seksual di Lembaga Pendidikan dalam Perspektif Kebijakan Publik. Equalita: Jurnal Studi Gender Dan Anak, 5(1), 102. https://doi.org/10.24235/equalita.v5i1.13556
Hesti, Y., & Intiza, R. (2020). Prinsip Dan Kebijakan Dalam Pengembangan Kota Layak Anak Berdasarkan Peraturan Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak Nomor 11 Tahun 2011 Tentang Kebijakan Pengembangan Kabupaten/Kota Layak Anak. Pranata Hukum, 15(2), 172–182. https://doi.org/10.36448/pranatahukum.v15i2.228
Iskandar, T. D. (2021). Aceh Barat raih penghargaan kabupaten layak anak tahun 2021. Aceh.Antaranews.Com.
Kurniawan, M. (2023). Integrating One Map Policy into One Data Policy in Pontianak City Government. Uniplan: Journal of Urban and Regional Planning, 4(2), 59. https://doi.org/10.26418/uniplan.v4i2.68335
Maulana, Moh. F., & Leksono, A. A. (2023). Noble Character Development Through Child-Friendly School Programs. Equalita: Jurnal Studi Gender Dan Anak, 5(1), 20. https://doi.org/10.24235/equalita.v5i1.13244
Nan, F. (2020). Policy innovation on building child friendly cities in China: Evidence from four Chinese cities. Children and Youth Services Review, 118, 105491. https://doi.org/10.1016/j.childyouth.2020.105491
Nihayati, D. A. (2023). Upaya Pemenuhan Hak Anak Melalui Pencegahan Fatherless. Equalita: Jurnal Studi Gender Dan Anak, 5(1), 31. https://doi.org/10.24235/equalita.v5i1.13258
Riadi, Y. S., Lionardo, A., & Wulandari, N. (2022). Implementasi Program Perlindungan dan Pemenuhan Hak Perempuan pada Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Masyarakat Kota Palembang. Tanah Pilih, 2(1), 47–61. https://doi.org/10.30631/tpj.v2i1.932
S, L. (2018). Peran Pemerintah Daerah Di Dalam Melindungi Hak Anak Di Indonesia. Masalah-Masalah Hukum, 47(1), 10. https://doi.org/10.14710/mmh.47.1.2018.10-21
Said, Moh. R., Murtono, M., & Utaminingsih, S. (2017). Implementasi Kota Layak Anak Di Kabupaten Demak. Refleksi Edukatika : Jurnal Ilmiah Kependidikan, 8(1). https://doi.org/10.24176/re.v8i1.1795
Satispi, E. (2019). Policy Development of the Child-Friendly City: Case Study of South Tangerang City Regional Government. International Journal of Social and Administrative Sciences, 3(2), 105–112. https://doi.org/10.18488/journal.136.2018.32.105.112
Yohana, N. (2018). Perencanaan Komunikasi Pemerintah Daerah Kabupaten Siak Dalam Implementasi Kebijakan Pembangunan Kabupaten Layak Anak (Kla). Jurnal Riset Komunikasi, 1(1), 170–179. https://doi.org/10.24329/jurkom.v1i1.23