Penafsiran pada Ayat Al-Qur'an yang Mengisyaratkan KDRT: Reinterpretasi Makna al-Dharbu pada Q.S An-Nisa ayat 34
DOI:
https://doi.org/10.24235/equalita.v6i1.18840Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis ayat al-Qur’an yang sering digunakan sebagai legitimasi Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT), khususnya Q.S. An-Nisa: 34 dengan pendekatan tafsir feminis. Penelitian ini mengulas pandangan para mufassir klasik yang umumnya mengizinkan pemukulan terhadap istri sebagai bentuk disiplin, meskipun diiringi batasan tertentu. Namun, pendekatan feminis dalam tafsir menawarkan interpretasi alternatif yang lebih berfokus pada kesetaraan dan rekonsiliasi tanpa kekerasan, seperti yang diajukan oleh tokoh-tokoh seperti Musdah Mulia, Zaitunah Subhan, dan Husein Muhammad. Mereka mengkritisi tafsir bias gender yang patriarkal dan menyoroti perlunya reinterpretasi ayat untuk mencegah kekerasan dalam rumah tangga, sesuai dengan prinsip keadilan Islam dan maqashid syariah. Hasil kajian menunjukkan bahwa tafsir feminis dapat menjadi pendekatan solutif untuk menghadapi kasus KDRT di masyarakat modern, dengan mengedepankan prinsip rahmatan lil 'alamin yang relevan dengan konteks sosial saat ini.
References
Abu Ja’far Muhammad bin Jarir al-Thabari. (2007). Tafsir al-Thabari. Pustaka Azzam.
Al-Qurthubi, A. ‘Abdullah. (2010). Tafsir al-Qurtubi (Terj. Mahmud Hamid (ed.)). Pustaka Azzam.
Bisri Mustafa. (n.d.). Al-Ibriz Fi Ma’rifati al-Qur’an al-‘Aziz. Menara Kudus.
Darmalaksana, W. (2020). Metode Penelitian Kualitatif Studi Pustaka dan Studi Lapangan. UIN Sunan Gunung Djati Bandung, 1–6. https://doi.org/10.1145/1658192.1658193
Eni Zulaiha. (2024). Diskursus Tafsir Feminis. Values.
Feny Rita, Anita Maharani, K. (2022). Metodologi Penelitian Kualitatif (Y. Novita (ed.)). PT. Global Eksekutif.
Hamka. (1990). Tafsir al-Azhar. Pustaka Nasional PLE LTD.
Hasbi Ash-Shiddieqy. (1970). Tafsier Al-Qur’an Madjie An-Nur. Pustaka Rizki Putra.
Husein Muhammad. (2004). Islam Agama Ramah Perempuan. LKIS.
Ibn Katsir. (2004). Tafsir Ibn Katsir (A. M. Terj. Abdul Ghoffar (ed.)). Pustaka Imam Syafi’i.
Imam Ibn Hatim. (1997). Tafsir al-Qur’an al-‘Adzhim Musnadan ‘an Rasulallah wa al-Shahabah wa al- tabi’in. Maktabah Mustafa al-Baz.
Imam Zamakhsyari. (n.d.). Tafsir al-Kasyaf. Dar al-Kitab al-’Araby.
Jannah, M. (2024). KDRT Dalam Perspektif Mufasir Kontemporer. Al Mikraj: Jurnal Studi Islam Dan Humaniora, 3(2), 165–175.
Kodir, F. A. (2011). Islam dan Kekerasan dalam Rumah Tangga ( KDRT ): Pembahasan Dilema Ayat Pemukulan Istri ( An-Nisa , 4 : 34 ) dalam Kajian Tafsir Indonesia. Jurnal Holistik, 12(1), 1–28. https://www.syekhnurjati.ac.id/jurnal/index.php/holistik/article/view/80/82
Komnas Perempuan. (2023). Kekerasan terhadap Perempuan di Ranah Publik dan Negara: Minimnya Perlindungan dan Pemulihan. Catatan Tahunan Komnas Perempuan Tahun 2022.
Mahmud Yunus. (1972). Tarjamah Qur’an Karim. Klang Book Centre.
Nasaruddin Umar. (1990). Argumen Kesetaraan Gender Perspektif Al-Qur’an. Paramadina.
Raghib al-Ishfahani. (2017). Al-Mufaradat fi Gharib al-Qur’an Terj.Ahmad Zaini. Pustaka Khazanah Fawaid.
Siti Musdah Mulia. (2014). Indahnya Islam Menyuarakan & Keadilan Gender. Naufan Pustaka.
Siti Zubaidah. (2018). Pemikiran Fatima Mernissi (Tentang Kedudukan Wanita dalam Islam). Widya Puspita.
Soejono, A. (2009). Metode Penelitian: Suatu Pemikiran dan Penerapan. Rineka Cipta.
Syamsuri. (2024). Dialektika Al-Quran dan Budaya Patriarki dalam Tinjauan Historis Humanistis Muhammad Thalbi’. Disertasi: Pascasarjana PTIQ Jakarta.
Tim Penyempurnaan Terjemahan Al-Qur’an. (2019). Al Qur’an dan Terjemahannaya Edisi Penyempurnaan 2019 Juz 1-10. LPMQ.
Tina Marlina, Montisa Mariana, & Irma Maulida. (2022). Sosialisasi Undang-Undang Nomer 23 Tahun 2004 Tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga. Abdimas Awang Long, 5(2), 67–73. https://doi.org/10.56301/awal.v5i1.442
Wihidayati, S. (2017). Kebolehan Suami Memukul Istri Yang Nusyûz Dalam Al-Qur’an. Al-Istinbath : Jurnal Hukum Islam, 2(2), 176. https://doi.org/10.29240/jhi.v2i2.267
Wilnan Fatahillah. (2023). SELF MANAGEMENT SEBAGAI ANTISIPASI KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA (KDRT) PERSPEKTIF AL-QUR’AN. Disertasi: Pascasarjana PTIQ Jakarta.
Yovita Yuliyanti; Andri Nirwana. (2023). KAJIAN TAFSIR MAFATIHUL GHAIB TERHADAP QUR’AN SURAT AN- NISA’AYAT 34 TENTANG PEMUKULAN ISTRI. Universitas Muhammadiyah Surakarta, 1–29.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Equalita: Jurnal Studi Gender dan Anak

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).