Transformasi Pedagogik sebagai Alat untuk Menghilangkan Stereotip Gender di Lembaga Pendidikan
DOI:
https://doi.org/10.24235/equalita.v6i1.19441Abstract
Penelitian ini membahas transformasi pedagogik sebagai strategi untuk menghilangkan stereotip gender dalam lembaga pendidikan. Stereotip gender, yang sering kali memperkuat ketidakadilan struktural, menjadi penghambat dalam menciptakan lingkungan belajar yang inklusif. Melalui metode deskriptif kualitatif, penelitian ini menganalisis bagaimana pendekatan pedagogik berbasis kesetaraan gender dapat diterapkan dalam proses pembelajaran. Transformasi ini melibatkan penguatan kompetensi guru, pengembangan kurikulum yang responsif gender, serta kebijakan pendidikan inklusif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan berbasis kesetaraan gender tidak hanya mendukung pencapaian SDG 4 dan 5, tetapi juga mendorong perubahan budaya pendidikan yang menghormati keberagaman dan keadilan. Dengan penerapan strategi yang komprehensif, lembaga pendidikan dapat menjadi agen perubahan sosial dalam membangun masyarakat yang bebas dari bias gender.Kata kunci : Transformasi Pedagogik, Stereotip Gender, Pendidikan Inklusif, Kesetaraan Gender, SDG.
References
Achmad, S. (2019). Membangun Pendidikan Berwawasan Gender. Yinyang: Jurnal Studi Islam Gender Dan Anak, 14(1), 70–91. https://doi.org/10.24090/yinyang.v14i1.2843
Al-Tadzkiyyah. (2015). Kemajuan, Terhadap Pendidikan, Ilmu Teknologi, D A N. Al-Tadzkiyyah: Jurnal Pendidikan Islam, 6(1), 106–117. http://ejournal.radenintan.ac.id/index.php/tadzkiyyah/article/view/1487/1221
Baskara, A., & Sutarni, N. (2024). Kompetensi pedagogik guru sma di indonesia: sebuah systematic literature review. Didaktika: Jurnal Kependidikan, 13(3), 3481–3496. https://jurnaldidaktika.org
Candra, R., Sari, P. S., & Nuansa, A. G. (2023). Stereotip Gender Pada Profesi Guru Tari Laki-Laki di Lingkungan Pendidikan Formal. SETARA: Jurnal Studi Gender Dan Anak, 5(2), 28–40.
Gunawan, I, Ahmad Khaerurozi, and Syamsul Maarif. (2021) “Persepsi Mahasiswa Mengenai Isu Kesetaraan Gender dalam Mempelajari Bidang Filsafat.” Equalita: Jurnal Studi Gender dan Anak 3(1), 38-50. DOI: 10.24235/equalita.v3i1.8176.
Jamiin. (2019). Kompetensi Pedagogik Dan Sosial Guru Kelas Dalam Pendidikan Inklusi Di Sdn Balirejo Yogyakarta. Journal Fitrah, Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Sunan Giri Bima, 10(2), 1–16.
Khairi, A., Giatman, M., Maksum, H., Jalinus, N., & Abdulah, R. (2023). Menghilangkan Stereotipe Gender Kepemimpinan Perempuan Di Fakultas Kegiatan Dan Pendidikan. Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan Dan Kemasyarakatan, 16(6), 2451. https://doi.org/10.35931/aq.v16i6.1689
Kurniawan, F., & Kusumaningtyas, Y. (2022). Ikatan Sosiologi Indonesia Malang Raya Dan Sekitarnya Patriarkhisme Dan Praktik Ketidakadilan Gender Pada Lembaga Pendidikan. JSI Jurnal Sosiologi Indonesia, 1(1), 1–11.
No, V., Desember, J., Dwi, C., Prawita, F., & Putri, D. (2024). Peran Pendidikan Dalam Mengurangi Kesenjangan Gender Di Tempat Kerja. 2(1), 531–537.
Oktaviani, I., Elanda, Y., Alie, A., & Prastiyo, E. B. (2024). Pendidikan Inklusif Gender sebagai Upaya Pencegahan Kekerasan Seksual di Pondok Pesantren. Jurnal Sosiologi USK (Media Pemikiran & Aplikasi), 18(1), 43–54. https://doi.org/10.24815/jsu.v18i1.39499
Thoriquttyas, T. (2018). Segregasi Gender Dalam Manajemen Peserta Didik Di Lembaga Pendidikan Islam. Martabat: Jurnal Perempuan Dan Anak, 2(2). https://doi.org/10.21274/martabat.2018.2.2.287-314
Ulya, I. (2012). Pendidikan Berbasis Kesetaraan Gender. Jurnal JIE, 1(2), 309–336.
Vazriyansyah, M., Hadi, F. R., Lestarika, D. P., Hukum, F., Bengkulu, U., Akses, H., & Perempuan, P. (2024). pembuat kebijakan dan lembaga yang fokus pada pemberdayaan. 7(4).
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Equalita: Jurnal Studi Gender dan Anak

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).