Ekploitasi Buruh Perempuan pada Perusahaan Tekstil di Brebes
DOI:
https://doi.org/10.24235/equalita.v7i1.21004Abstract
Artikel ini mengkaji secara mendalam mengenai eksploitasi pada buruh perempuan yang bekerja di PT. X, Kabupaten Brebes dengan status pekerja tidak tetap. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan melakukan wawancara mendalam pada buruh yang masih aktif bekerja dan mantan buruh yang pernah bekerja di PT. X. Penelitian ini fokus pada pengalaman eksploitasi buruh perempuan selama bekerja. Selain wawancara mendalam, data dikumpulkan melalui observasi dan dokumentasi yang berhubungan dengan topik penelitian. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa buruh perempuan mengalami berbagai bentuk eksploitasi seperti jam kerja yang berlebihan, upah lembur yang tidak sesuai dengan regulasi, ketimpangan fasilitas kerja antar shift, jaminan sosial seperti BPJS yang tidak merata, status kerja yang tidak pasti sehingga buruh rentan mengalami pemutusan hubungan kerja secara sepihak dan juga kekerasan simbolik melalui perkataan kasar. Kondisi ini memperlihatkan ketidakberdayaan buruh perempuan yang berstatus pekerja tidak tetap.
References
REFERENSI
Abdillah, A., Oka Prastio, L., & Nur Effendi, S. (2021). Analisis Alienasi Sosial Karl Marx dalam Kebijakan Sistem Pemagangan Nasional Indonesia. Jurnal Identitas, 1(2), 48–61. https://doi.org/10.52496/identitas.v1i2.155
Anata Reyustina Almaidah, & Legowo, M. (2023). Eksploitasi pada buruh di PT. Karyamitra Budisentosa. Jurnal PUBLIQUE, 4(1), 23–30. https://doi.org/10.15642/publique.2024.4.1.23-30
Farah, N., Musahwi, M., & Hidayatullah, M. R. (2023). Kekerasan berbasis gender dalam kasus perceraian pada masa pandemi Covid-19 di Kabupaten Cirebon. Yinyang: Jurnal Studi Islam Gender Dan Anak, 18(2), 177–196. https://doi.org/10.24090/yinyang.v18i2.9188
Febrilly, V., & Siscawati, M. (2023). Eksploitasi Perempuan Buruh Oleh Industri Garmen : Fenomena Global Tren Pakaian Mode Cepat ( Fast Fashion ). Jurnal Vidya Wertta, 6(1), 34–49.
Ma, A. (2024). Kapitalisme dalam Kacamata Karl Marx : Mengungkap Realitas di Balik Sistem Ekonomi. 2, 1–7.
Prayogi, A., Nasrullah, R., Setiawan, S., & Setyawan, M. A. (2025). The Concept of Conflict and the Theory of Social Conflict in Karl Marx ’ s Thought Konsep Konflik dan Teori Konflik Sosial dalam Pemikiran Karl Marx. 1(1), 1–11.
Wibowo, W. A. (2025). Perusahaan Besar di Wil Kab. Brebes 2025. https://www.scribd.com/document/851837767/Perusahaan-besar-di-wil-kab-brebes-2025
DetikJateng. (2023, Nov 08). BPS Sebut Angka Pengangguran Brebes Tertinggi di Jateng. Pemkab Buka Suara. DetikJateng.
Hasbullah. (2009). Krisis Ekonomi Global dan Kegagalan Kapitalisme. Jurnal Ilmu Ekonomi Studi Pembangunan, 1(2), 123-128.
Hasna Dherin Syakira, Aisyah Zakiyah Nur Aini, Aldi Darmawan, Riska Andi. (2022). KETEGUHAN NILAI PANCASILA DITENGAH PRAHARA EKSPLOITASI BURUH : AICE GROUP. INTELEKTIVA, 4(1), 10-20.
Wahyu Ningsih. Fatima Abdullah. (2021). AnalisisiPerbedaaniPencariiKerja daniLowonganiKerja SebelumidaniPadaiSaat PandemiiCovid-19. Journal of Regional Economics Indonesia, 2(1), 42-56.
Yeni Nuraeni. (2020). ANALISIS TERHADAP UNDANG-UNDANG KETENAGAKERJAAN INDONESIA DALAM MENGHADAPI. Jurnal Ketenagakerjaan, 15(1), 1-12.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Equalita: Jurnal Studi Gender dan Anak

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).