Habituasi Mendongeng sebagai Upaya Membangun Komunikasi Interpersonal antara Ibu Bekerja dan Anak
DOI:
https://doi.org/10.24235/equalita.v7i2.21896Abstract
Mendongeng merupakan salah satu sarana interaksi yang efektif dalam membangun kedekatan emosional dan meningkatkan kualitas komunikasi antara ibu dan anak. Aktivitas ini tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai media penyampaian pesan moral yang mendidik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran kebiasaan mendongeng dalam membentuk komunikasi interpersonal antara ibu bekerja dengan anaknya, serta menelaah dampak yang ditimbulkannya terhadap hubungan emosional keduanya. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara dan observasi mendalam terhadap ibu bekerja di Perumahan Weru Permai yang secara konsisten mendongeng untuk anak mereka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebiasaan mendongeng berkontribusi signifikan dalam mempererat hubungan emosional, memperkaya interaksi, serta memperluas komunikasi verbal di tengah keterbatasan waktu yang dimiliki ibu bekerja. Oleh karena itu, mendongeng dapat dipandang sebagai metode efektif untuk meningkatkan kualitas komunikasi interpersonal antara ibu dan anak.References
nggraeni, D., & Rafiyanti, S. (2022). Pengaruh Dongeng terhadap Pendidikan Karakter Anak Usia Dini. Jurnal Pendidikan Tambusa, VI(1), 2485-2490.Hidayah, N., Handayani, A., & Purnamasari, I. (2022). Habituasi Membacakan Buku Cerita Untuk Keaksaraan Awal anak Usia Dini. Jurnal Pendidikan dan Profesi Pendidik, 13-20.Iskiyah, Kusumawaty, I., & Yunike. (2023). NILAI KEBERSAMAAN DALAM KELUARGA. Journal of Telenursing (JOTING), V(1), 549-559.Mardliyah, S., Yulianingsih, W., & Putri, L. S. (2020). Sekolah Keluarga: Menciptakan Lingkungan Sosial untuk Membangun Empati dan Kreativitas Anak Usia Dini. Obsesi, V(1).Mayar, F., Natari, R., Cendana, H., Hutasuhut, B., Aprilia, S., & Nurhikmah. (2022). Peran Dongeng dalam Meningkatkan Kreativitas Anak. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, VI(5), 4600-4607.Moleong, L. (2013). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosda Karya.Musfira, A. F., Ibrahim, N., & Harun, H. (2020). A Thematic Review onDigital Storyelling (DST) in Social Media. The Qualitative Report, XXVII(8).Ng, D. K., Leung, J. L., Chu, K. S., & Qiao, M. S. (2021). Conceptualizing AI Literacy: An Exploratory Review . Computers & Education : Artificial Intelligence.Pattiasina, P. J., & Fatmawati, E. (2022). Penggunaan Metode Mendongeng Dalam Menumbuhkan Minat baca Anak Usia Dini. Al - madrasah, VI(3), 667.Prastya Dewi, N. C., Putrayasa, I. B., & Sudiana, I. N. (2021). Membentuk Karakter Anak Melalui Habituasi Dongeng Pada Pembelajaran Di Sekolah Dasar. Jurnal Ilmiah Bahasa Dan Sastra, 68-77.Sumaryanti, L. (2018). Membudayakan Literasi Pada Anak Usia Dini Dengan Metode Mendongeng. AL-ASASIYYA: Journal Of Basic Education, 3(1), 117. https://doi.org/10.24269/ajbe.v3i1.1332Sundusiah, S., & Harini, Y. N. (2020). Komunitas Mendongeng sebagai Upaya Penyadaran Aktivitas Mendongeng kepada Orang Tua/Wali dan Guru TK/Sederajat di Kecamatan Caringin Kabupaten Sukabumi. Jurnal Pengabdian kepada Masyrakat.Yunita, I., Sari, tari kumala, Fazira, A. W., Hasri, A., Asghari, M. F., Rahayu, F., Ramadhan, G., Putr, W., Fazhillah, N., & Putri, M. (2023). Krepa: Kreativitas Pada Abdimas. Krepa: Kreativitas Pada Abdimas, 1(3), 35–45.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Equalita: Jurnal Studi Gender dan Anak

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).