PERILAKU PRAMUWISMA PEREMPUAN TERHADAP KESEJAHTERAAN ANAK DILIHAT DARI PERSPEKTIF GENDER
DOI:
https://doi.org/10.24235/equalita.v1i1.5159Abstract
Abstract: Penelitian ini berangkat dari studi awal bahwa terdapat banyaknya kaum perempuan yang menjadi pramuwisma di kecamatan Harjamukti Kota Cirebon. Pramuwisma di sana kebanyakan adalah ibu-ibu, yang memiliki anak yang masih membutuhkan perhatian demi kesejahteraan anak itu sendiri, sehingga mereka juga mempunyai kewajiban memperhatikan kesejahteraan anaknya disamping harus bekerja menyelesaikan tugas-tugas yang dibebankan oleh majikannya. Padahal sebagai pramuwisma perempuan mempunyai waktu sedikit untuk berada di rumah dan bekerja keras untuk memenuhi kebutuhan ekonomi keluarganya.
Keyword: Pramuwisma perempuan, Kesejahteraan anak, Gender.
References
Ali, 2007, Metodologi Penelitian, Cirebon, STAIN Cirebon Perss.
Arikunto, Suharsimi, 1995, Prosedur Penelitian, Jakarta ; Pt Rineka Cipta.
Burhan Bungin, 2001, Metodologi Penelitian Kualitatif, Yogyakarta, Grafindo.
Darma, Surya, 2004, Konsep dan Teknik Penelitian Gender, Malang, UMM Press.
Direktorat Pembinaan Badan Peradilan Agama Islam, Direktorat Jendral
Fakih, Mansur, 1999, Analisis Gender dan Transformasi Sosial, Yogyakarta, Pustaka Pelajar.
Handayani, Trisakti, dkk, 2002, Konsep dan Teknik Penelitian Gender, Malang UMM Press.
Hasbullah, M. Sairi dan Darwis, Rudi Saprudin, 2001, Profil Statistik dan Indikator Gender di Provinsi Jawa Barat. Jakarta; CV. Nasional.
IAIN SUKA, 2004, Dinamika Studi Gender, Yogyakarta, PSW IAIN Suka.
Moleong, Lexy, J, 2007, Metodologi Penelitian Kualtitatif, Bandung, Remaja Rosdakarya.
Mulia, Siti Musdah. 2003. Meretas Jalan Kehidupan Awal Manusia. Jakarta: Lembaga Kajian Agama dan Gender.
Pembinaan Kelembagaan Agama Islam Departemen Agama Islam, 2001, Kompilasi Hukum Islam, Jakarta.
Perda DKI No. 6 Tahun 2004
Perda Kab. Kuningan No.15 Tahun 2011
Poerwodarminto, WJS, 1992, Kamus Umum Bahasa Indonesia, Jakarta, Balai Pustaka.
Rukmanto Adi, Isbandi, 2003, Kesejahteraan Sosial Pembangunan Sosial dan Intervinsi Komunitas, Jakarta, Lembaga Penerbit Fak Ekinomi Universitas Indonesia.
Sa’idah, Najmah dan Husnul Khatimah. 2003. Revisi Politik Perempuan. Bogor: CV Idea Pustaka Utama
Sajogyo, Pudjiwati, 1985. Peranan Wanita Dalam Perkembangan Masyarakat Desa. Jakarta. Rajawali.
Suharto, Edi, 2005, Membangangun Masyarakat Memperdayakan Rakyat; Kajian Strategi Pembangunan Kesejahteraan Sosial dan Pekerja Sosial, Bandung, Rifka aditama.
Sugiyono, 2008, Memahami Penelitian Kualitatif, Bandung, Alfabeta
…………, 2008, Metode Penelitian Pendidikan, Bandung, Alfabeta.
Sujarwa, 2001. Polemik Gender. Yogyakarta: Pustaka Pelajar
Umar, Nasaruddin. 1999. Argument Kesetaraan Gender. Jakarta: Paramadina
UU No.4 Tahun 1974 Tentang Kesejahteraan Anak.
Sumarsosno, Sonny. 2009. Teori dan Kebijakan Publik Ekonomi Sumber Daya Manusia. Yogyakarta. Graha Ilmu.
http://www.academia.edu/3845786/Mary_wollstonecraft_A_Vindication_of_the_Rights_of_Woman_as_a_Feminist_Critique_of_Male_Definitions)of_Civilization. Diunduh pada tanggal 25 Oktober 2015 pukul 14.30 WIB
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Equalita: Jurnal Studi Gender dan Anak

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).