PERAN RUMAH KITAB DALAM PENCEGAHAN KAWIN ANAK DI INDONESIA
DOI:
https://doi.org/10.24235/equalita.v1i1.5162Abstract
Abstract: This study is to examines the role of Social organization, Rumah Kitab in bringing social change for eradicating child marriage in Indonesia. Yayasan Rumah Kitab is a research institute for policy advocacy to fight for human rights of marginalized people such as women, people with disabilities, religious-race-minorities who are discriminated against by gender-biased religious views. The organization focus study is devoted to policy advocacy and organizing using gender analysis. Rumah KitaB works through research, critical religious texts, empowerment of pesantren, organizing women through critical education, educational institutions and marginal people communities. This study is focus on (i) What programs are design for eradicating child marriage and (ii) what is the social force behind the programs.
Keyword: eradicating child marriage, Yayasan Rumah Kitab
Â
Â
Abstrak: Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis peran dari organisasi sosial Rumah Kitab. Yayasan Rumah Kitab adalah lembaga riset untuk kebijakan guna memperjuangkan hak-hak kaum termarjinalkan seperti perempuan, orang dengan disabilitas, minoritas suku ras agama yang mengalami diskriminasi akibat pandangan sosial keagamaan yang bias gender. Kajian Rumah KitaB ditujukan untuk advokasi kebijakan dan pengorganisasian dengan menggunakan analisis gender dan feminisme. Rumah KitaB bekerja melalui riset, kajian teks keagamaan kritis, pemberdayaan pesantren, pengorganisasian perempuan melalui pendidikan kritis, lembaga pendidikan dan komunitas warga marjinal. Fokus dari kajian ini adalah (i) program apa yang didesain untuk menghapuskan perkawinan anak dan (ii) apa yang melatar belakangi program tersebut.
Kata Kunci: penghapusan perkawinan anak, Yayasan Rumah Kitab
Â
References
Ali, Mukti., Gunawan, Roland., dan Mohammad, Jamaluddin. 2015. Fikih Kawin Anak; Membaca Ulang Teks Keagamaan Perkawinan Usia Anak-anak. Yayasan Rumah KitaB: Jakarta.
Ali, Mukti., Gunawan, Roland., dan Mohammad, Jamaluddin. 2019. Fikih Perwalian: Membaca Ulang Hak Perwalian untuk Perlindungan Perempuan dari Kawin Paksa dan Kawin Anak. Yayasan Rumah KitaB: Jakarta.
Ali, Mukti., Gunawan Roland., dan Mohammad Jamaluddin. 2018. Kawan dan Lawan Kawin Anak (Catatan Assemen Program Berdaya di Empat Daerah). Yayasan Rumah KitaB: Jakarta.
Ali, Mukti., Gunawan, Roland., Hilmi, Ahmad., Khoiron, Mohammad., Ma’arif, Zainul., Makmur, Jamal.,dan Mohammad Jamaluddin., 2019. Fikih Perwalian; Membaca Ulang Hak Perwalian untuk Perlindungan Perempuan dari Kawin Anak. Yayasan Rumah KitaB: Jakarta.
Lembar Fakta Catatan Tahunan (CATAHU) Komnas Perempuan Tahun 2018. Tergerusnya Ruang Aman Perempuan dalam Pusaran Politik Populisme. Jakarta: 7 Maret 2018. Diunduh 1 Agustus 2019 dari https://www.komnasperempuan.go.id/file/pdf_file/2018/SIARAN%20PERS%202018/Lembar%20Fakta%20Catahu%207%20Maret%202018.pdf
MK: Indonesia Darurat Perkawinan Anak. Jakarta: 13 Desember 2018. Diunduh pada 1 Agustus 219 dari https://news.detik.com/berita/d-4342214/mk-indonesia-darurat-perkawinan-anak
Survei Ekonomi Nasional (SUSENAS) tahun 2017. Jakarta: 23 Agustus 2018. Diunduh 1 Agustus 2019 dari http://microdata.bps.go.id/mikrodata/index.php
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Equalita: Jurnal Studi Gender dan Anak

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).