Dampak Kekerasan Orang Tua terhadap Kondisi Psikologis Anak dalam Keluarga
DOI:
https://doi.org/10.24235/equalita.v1i2.5548Abstract
Abstract: Violence against a child is one of the most dominant cases and is found anytime, anywhere, almost everywhere in all provinces in Indonesia. This becomes very ironic, considering that children who are in fact the next generation of the nation, should get parental love, guidance and education that is full of love.Methodology This study uses descriptive qualitative methods with data collection techniques through observation, in-depth interviews and documentation studies while the research analysis is used through the analysis of Miles and Huberman. The results of this study indicate that the most frequent impact of parental violence on children in society is psychological violence. Psychological violence is violence perpetrated by an offender against a victim's mentality by yelling, swearing, threatening, demeaning, commanding, harassing, stalking, and spying, or other acts that cause fear (including those directed at close people victims, such as family, children, husband, friends, or parents). Acts of psychological violence experienced by students have not yet ended. In reality we still see a lot of shouting, ridicule and even punishment given by educators against students who commit violations of discipline. Another impact of cases of violence against children is the inhibition of psychological development of children both cognitive, affective and psychomotor.
Keywords: Violence, Parents, Psychological, Children
Â
Abstrak: Kekerasan terhadap seorang anak merupakan salah satu kasus yang paling dominan dan banyak dijumpai kapanpun, dimanapun, hampir disetiap tempat di seluruh provinsi di Indonesia. Hal ini menjadi sangat ironis, mengingat anak yang- notabene generasi penerus bangsa, seharusnya mendapatkan kasih sayang orangtua, bimbingan serta pendidikan yang penuh cinta kasih.
Metodologi Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan datanya melalui observasi terlbat, wawancara mendalam dan studi dokumentasi sedangkan analisis penelitian yang digunakan melalui analisis Miles dan Huberman. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Dampak dari kekerasan orang tua terhadap anak yang paling banyak terjadi di masyarakat adalah kekerasan secara psikologis. Kekerasan psikologis adalah kekerasan yang dilakukan oleh pelaku terhadap mental korban dengan cara membentak, menyumpah, mengancam, merendahkan, memerintah, melecehkan, menguntit, dan memata-matai, atau tindakan-tindakan lain yang menimbulkan rasa takut (termasuk yang diarahkan kepada orang-orang dekat korban, misalnya keluarga, anak, suami, teman, atau orangtua).Tindak kekerasan psikologis yang dialami oleh anak didik ternyata belum berakhir. Dalam kenyataan masih banyak kita lihatadanya bentakan, ejekan dan bahkan hukuman yang diberikan oleh para pendidik terhadap anak didik yang melakukan pelanggaran tata tertib. Dampak lainnya dari kasus kekerasan terhadap anak yaitu terhambatnya perkembangan psikologis anak baik itu secara kognitif, afektif maupun psikomotor.
Kata Kunci: Kekerasan, Orang Tua, Psikologis, AnakReferences
Abdurrahman, Dudung. 2000. Pengantar Metode Penelitian. Yoyakarta: Galang Press.
Agustina Lidya 2009. Pengaruh Konflik Peran , Ketidakjelasan peran, dan Kelebihan Peran Terhadap Kepuasan Kerja dan Kinerja Auditor. Jurnal Akutansi, Mei, Vol. 1, hlm. 40-69.
Amiruddin. 2007. Asupan Gizi Pada Ibu Hamil. http: www.scribd.com/doc/47810533/makalah-anemia-bumil diakses pada tanggal 27 november 2017 pukul 09.00 WIB
Azevedo & Viviane.2012. Domestic Psychological Violence: Voice of Youth, 2008, dikutip dari Lufita Tria Harisa, “Teori Tipologi Bentuk Kekerasan Psikologis terhadap Anak (Child-Psychological Violence)â€
Suharmin, Arikunto.2002. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek.jakarta: Rineka Cipta
Bagong Suyanto, dan Sri Sanituti. 2002. Krisis & Child Abuse, Surabaya: Airlangga University,
Chatib, Munib. 2012. Orangtuanya Manusia. Bandung : Mizan Pustaka.
Carpenito, L.J. 2009. Buku Saku Diagnosa Keperawatan. Jakarta: EGC.
Depdiknas. 2002. Kurikulum Berbasis Kompetensi Anak Usia Dini. Jakarta: Pusat Kurikulum.
Dodge, D.T., Colker, L.J., & Heroman, C. 2002. The Creative Curriculum for Preschool. 4th Ed. Washington, D.C.: Teaching Strategies, Inc.
Firdinan, M. Fuad. 2008. Membina Keluarga Harmonis. Yogyakart : Tugu Publisher
Gelles, R. J. 1975. The Social construction of child abuse. American Journal of Orthopsychiatry, 45: 363–371.
Huraerah, Abu. 2006. Kekerasan Terhadap Anak. Bandung:Nuansa.
Herlina. 2010. Minat belajar. Jakarta: Bumi Aksara.
Hurlock,Elizabeth. 2002. Psikologi Perkembangan Suatu Pendekatan Sepanjang Rentang Kehidupan. Jakarta: erlangga
Hurlock, Elizabeth. (1990). Paikologi perkembangan (Suatu Pendekatan Sepanjang Rentang Kehidupan). Jakarta: Erlangga.
Lawson, Fred (1976). Hotels, Motels Condominiums:Design, Planning And Maintenance.
Lestari, Sri . 2012. PSIKOLOGI KELUARGA: Penanaman nilai dan penanganan konflik dalam keluarga. Jakarta: Kencana Perdana Media Group
Manalu, Sonniaty Natalya. Tesis-2006. Dampak secara fisik, psikis, dan sosial
pada anak yang mengalami child abuse (Studi kasus terhadap dua anak
yang mengalami child abuse setelah ditangani oleh yayasan sahabat
peduli). Program Pascasarjana Ilmu Kesejahteraan Sosial, Fakultas
Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia.
Mulyadi, Lilik. 2008. Bunga Rampai Hukum Pidana: Perspektif, Teoritis, dan Praktik, Bandung: P.T. Alumni
Magfur, M. 2003. Anatomi Kekerasan Manusia Antara Entitas Mencinta dan Kematian . dalam Pemikiran Pekikiran Revolusioner. Malang: QAverroes Press
Meleong, Lexy J. 2000. Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya
Matlin, Margareth W. 2008. The Psycology of Woman. United State of America: Thomson wardswroth
M. Marwan dan Jimmy P. 2009.Kamus Hukum (Dictionary Of Law Complete Edition). Surabaya: Reality Publisher
M.Nazir.1998.Metode Penelitian. Jakarta : Ghalia Indonesia
Nasution.2003.Metode Penelitian Naturalistik Kualitatif.bandung: tersito
Nataliani, Y.2004. Cepat Mahir GUI Matlab. Jogjakarkarta: Penerbit ANDI.
Nasution, Thamrin, dkk.2009. Peran Orang Tua Dalam Meningkatkan Prestasi Belajar Anak. Jakarta:BPK Gunung Mulya.
Nadia.(1991).Green technology and Design for The Environment.University of Connecticut, Taylor&Francis.
Nugroho, Fentiny. (1999). Temuan penelitian mengenai perlakuan salah
dan penelantaran kepada anak. Dalam Purnianti (Ed.). Arti dan
lingkup masalah perlindungan anak. (h. 41). Jakarta: Jurusan Kriminologi
FISIP-UI dan Pusat Pelayanan Keadilan dan Pengabdian Hukum UI.
Papalia, D.E., Olds, S.W., & Feldman, R.D. 2009. Human Development. 11th Ed. New York: McGraw-Hill Companies, Inc.
Romli, Atmasasmita. 1995. Peradilan Anak di Indonesia. Bandung: Mandar Maju.
Ranuh. 1997. Pertumbuhan dan Perkembangan Anak. Jakarta: EGC
Sartomo, Suwarniyati. (1999). Metode prevensi perlakuan salah dan penelantaran anak. Dalam Purnianti (Ed.). Arti dan lingkup masalah perlindungan anak (h. 101-104). Jakarta: Jurusan Kriminologi FISIP-UI dan Pusat Pelayanan Keadilan dan Pengabdian Hukum UI.
Syaodih, Ernawulan. 2004. Bimbingan di Taman Kanak-kanak. Jakarta: Dikti Depdiknas
Suharto, Edi.1997..Pembangunan, Kebijakan Sosial dan Pekerjaan Sosial: Spektrum Pemikiran.Bandung: Lembaga Studi Pembangunan-STKS
Suharto, Edi. (2005). Membangun masyarakat memberdayakan rakyat.
Bandung: Refika Aditama.
Sugiyono. 2009. Metode Penelitian. Bandung: Alfabeta
Soeharto,Edi. 1997. Pembangunan, Kebijakan sosial dan Bekerjaan Sosial: Spektrum Pemikiran. Bandung : Lembaga Studi Pembangunan STKS
Sulistyo, Basuki. 2006. Metode Penelitian. Jakarta: Wedatama Widya Sastra dan Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia
Soetjiningsih. (2005). Tumbuh kembang anak. Jakarta: EGC.
Sudaryono. 2007. Resiliensi dan Locus of Control Guru dan Staf Sekolah Pasca Gemba. Jurnal Kependidikan. Surabaya Universitas Airlangga Fakultas Psikologivol.3. No 1,1-8.
Santrock, John W. (2011). Masa Perkembangan Anak. Jakarta: Salemba Humanika
Santrock, J.W. 2009. Child Development. 12th ed. New York: McGraw-Hil.
Tatang, Amirin. 1988.Penyusunan Rencana Penelitian.jakarta: Raja Grafindo Persada
Unicef,. 2000 .Domestic Violence Againts Women and Girl, dikutip dari Lufita Tria Psychological Violence)â€, 2012, dalam http://psychologicalspot. Wordpress.com
Unicef United Nation Children’s fund. (2002) Pedoman Hidup Sehat. New york: Unicef.
Vygotsky, L.S. 1978. Mind in society: the development of higher psychological processes. Cambridge, MA: havard University Press Vygotsky .1978.
W.Gulo.2005.Metode Penelitian.Jakarta: PT Grasindo
Yani S, Achir. (2008). Asuhan Keperawatan Kesehatan Jiwa. Jakarta: EGC.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Equalita: Jurnal Studi Gender dan Anak

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).