PERGESERAN PERAN GENDER : STUDI KASUS MULTIPERAN TKW DI DESA PURWAJAYA KECAMATAN KRANGKENG KABUPATEN INDRAMAYU
DOI:
https://doi.org/10.24235/equalita.v2i2.7457Abstract
Gender masih menjadi pembahasan strategis baik di rana sosial maupun akademik. Isu gender menjadi legitimasi untuk meruntuhkan pemahaman superioritas berdasarkan jenis kelamin. Di Indonesia, isu gender juga melahirkan paradigma baru. Keterbukaan informasi publik didukung makin lenturnya regulasi yang semula membatasi peran-peran strategis perempuan membuat persolan seksualitas  tidak lagi menjadi halangan untuk melebarkan peran gender. Pemahaman ini juga telah menjalar ke berbagai pelosok. Misalnya di Indramayu. masyarakat justru mempraktikan langsung peran-peran gender yang tidak lagi bergantung pada identitas seksualitasnya seperti, pergeseran peran gender antara perempuan dan laki-laki. Khususnya bagi keluarga TKW. Perempuan yang bekerja sebagai TKW, punya multiperan menjadi ibu rumah tangga (IRT), TKW Indramayu juga menjadi andalan dalam mendulang rupiah untuk pemenuhan kebutuhan keluarga besar. Dari sini, pembahasaan mengenai pergeseran peran gender dipandang menarik. Kajian gender bersentuhan langsung dengan kehidupan masyarakat di Desa Purwajaya, Kecamatan Krangkeng, Kabupaten Indramayu yang banyak bekerja sebagai TKW. Penelitian ini termasuk penelitian lapangan, pendekatan yang dilakukan adalah pendekatan etnografi. Metode etnografi ialah suatu metode atau ilmu mengenai (gambaran) etnik, suku, bangsa atau masyarakat. Metode ini menggambarkan keadaan masyarakat yang diteliti dalam hal ini perempuan yang bekerja sebagai TKW di Desa Purwajaya, Kecamatan Krangkeng, Kabupaten Indramayu. Dari hasil penelitian, penulis menemukan terjadinya pergeseran peran gender TKW di desa tersebut, yang kemudian jika dilebarkan lagi, TKW di desa tersebut menjalankan multiperan gender. Bukan hanya sebagai ibu rumah tangga, melainkan menjadi  penopang ekonomi utama keluarga.
References
Baso, AndiZohra, LangkahPerempuan (MenujuTegaknyaHak-hakKonsumen, Makassar: YayasanLembagaKonsumen Sulawesi Selatan. 2000.
BidangPendampinganPerempuanKorbanKekerasandanBidangPenerbitanKalyanamitra, MenghadapikekerasandalamRumahTangga.Jakarta : Kalyanamitra.1999.
E. Kristi, dkk, LedakankekerasandanPemulihandari Trauma (RefleksiKerjaLapangan), Jakarta: YayasanPulih. 2005.
Elli N.H, Derita di balikHarmoni, Yogyakarta: RifkaAnnisa Women’s Crisis Center. 2000.
Etty, Maria, PerjuanganHidupBerkeluarga (KisahNyataKeluarga-keluargadalamMeraihKebahagiaan),Jakarta : PT. Grasindo. 2002.
Faqih, Mansur, Analisis Gender danTransformasiSosial, Yogyakarta: Tiara Wacana, 2003.
Hasyim, Syafiq, ed., MenakarHargaPerempuan, Jakarta: Mizan, 1999.
Hayati, Nur Elli, dkk, MenggugatHarmoni, Yogyakarta: RifkaAnnisa Women’s Crisis Center. 2000.
Ihromi, TapiOmasdanIrianto, Sulistyowatidkk,PenghapusDiskriminasiTerhadapWanita. Bandung: Penerbit Alumni.2000.
Insani, Bayu dan Raihan, Ida, TKW Menulis (Mereka saja bisa, kenapa Anda tidak?,Yogyakarta: Leutika. 2010
JurnalPerempuan (UntukPencerahandanKesetaraan), PerempuandanEkologi, Jakarta Selatan: YayasanJurnalPerempuan. 2002
Kadarusman, Agama, Relasi Gender danFeminisme, Yogyakarta: KreasiWacana, 2005
L. Moore, Henrietta, FeminismedanAntropologi, Jakarta: Obor. 1998.
LKPSM, Editor Maula, M. Jadul, OtonomiPerempuanMenabrakOrtodoksi. Yogyakarta: LKPSM. 1999.
M. Hakim, Hayati, Elli Nur, dkk, Membisu demi Harmoni (KekerasanTerhadapIsteridanKesehatanPerempuan di Jawatengah, Indonesiaâ€. Yogyakarta :RifkaAnnisa Women’s Crisis Center, LPKGM-FK-UGM, Umea University Sweden, Women’s Health Exchange USA. 2001.
Mumtazah, AfwahdanKodir, Faqihuddin Abdul dkk, Ragam Kajian kekerasan dalam Rumah Tangga, Cirebon: InsitutStudi Islam Fahmina (ISIF). 2012
Nugroho, Riant, Gender danStrategiPengarus-utamaannya di Indonesia, Yogyakarta: PustakaPelajar, 2011.
Pius A Partantodan M. Dahlan Al Barry, KamusIlmiahPopuler, Surabaya, Arkola, 2001.
RifkaAnnisa Women’s Crisis Center, kekerasanterhadapPerempuanBerbasis Gender (KTPBC).Yogyakarta: RifkaAnnisa Women’s Crisis Center. 2000
Sugiyono, MetodePenelitianPendidikan (pendidikanKuantitatif, Kualitatifdan R &D). Penerbit: Alfabeta. 2014.
Tim redaksiNuansaAulia, HimpunanPerundang-UndanganRepublikIndonesia.TentangPenghapusankekerasanDalamRumahTangga (UU PKDRT) Undang-undangRepublikIndonesia.Nomor 23 Tahun 2004 BesertaPenjelasnnya.Bandung: CV. NuansaAulia. 2005.
Triningtyasasihdkk, KekerasanDalamRumahTangga.Yogyakarta: RifkaAnnisa Women’s Crisis Center. 1997.
Umar, Nasaruddin, Argumen Kesetaraan Jender (Perspektif Al-Quran), Jakarta: Dian Rakyat, 2010.
Umar, Nasaruddin, ArgumenKesetaraanJender (Perspektif Al-Quran), Jakarta: Paramadina, 1999.
Referensi Internet
http//www.repository.unej.ac.id.
http//www.web.iaincirebon.ac.id.
http//www.core.ac.uk.
http//www.download.portalgaruda.org.
http//www.cifor.org.
Referensi lain
IKMI (IkatanKeluargaMahasiswaIndramayu) Se-Wilayah Cirebon.
SBMI (SerikatBuruhMigranIndonesia) DPC Indramayu
Aparatur Desa Purwajaya dan masyarakat desa Purwajaya.)
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Equalita: Jurnal Studi Gender dan Anak

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).