Ketidaksetaraan Gender Dalam Buku Tematik 2013 Perspektif Semiotika Pierce
DOI:
https://doi.org/10.24235/equalita.v3i1.8738Abstract
Pendidikan sebagai salah satu sarana bagi individu untuk mendapatkan informasi dan melatih kemampuan yang dimiliki agar mampu bersaing di lingkungan masyarakat. Namun, pendidikan di Indonesia ternyata masih terdapat ketidaksetaraan gender. Penggambaran ketidaksetaraan gender tersebut muncul dalam buku pegangan siswa. Kurikulum 2013 edisi revisi 2018 masih memuat nilai-nilai ketidaksetaraan gender yang diilustrasikan melalui gambar dan teksh cerita. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa dan mengdeskripsikan kategori ketidaksetaraan gender yang terdapat dalam buku tematik kurikulum 2013 edisi revisi 2018 kelas 3 tema 4 “Hak dan Kewajibankuâ€. Penelitian ini menggunakan metode analisa semiotika C.S Pierce untuk mengungkap makna dibalik tanda-tanda. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa buku pegangan siswa masih belum mampu melahirkan suatu kesetaraan gender bagi perempuan. Ketidaksetaraan gender ini meliputi (1) Bias gender dalam nilai sifat terdapat 2 perbedaan yaitu sifat maskulin dan feminim terutama dalam berpakaian, (2) Bias gender dalam peran kerja terdapat 2 perbedaan peran yaitu publik dan domestik, dan (3) Bias gender dalam kegemaran membentuk 3 perbedaan yaitu kepemilikan barang, hobi/olahraga dan permainan.
Kata Kunci: Ketidaksetaraan Gender, Tematik K13, Semiotika PierceReferences
Achmad, S. (2019). Membangun Pendidikan Berwawasan Gender. Yinyang: Jurnal Studi Islam Gender Dan Anak, 14(1), 70–91. https://doi.org/10.24090/YINYANG.V14I1.2843
Djamaluddin, A. (2015). GENDER DALAM PERSPEKTIF AL-QUR’AN. AL-MAIYYAH : Media Transformasi Gender Dalam Paradigma Sosial Keagamaan, 8(1), 1–26. https://ejurnal.iainpare.ac.id/index.php/almaiyah/article/view/311
Gender, K., Lingkup, D., Dan, P., Sosial, T., & Sulistyowati, Y. (2020). KESETARAAN GENDER DALAM LINGKUP PENDIDIKAN DAN TATA SOSIAL. In Kesetaraan Gender dalam Lingkup Pendidikan dan Tata Sosial | 1 Ijougs: Indonesian Journal of Gender Studies | (Vol. 1, Issue 2). https://reseachgate.ner/publication/3292333930
Ke, J. P., Widiyono, A., Irfana, S., Firdausia, K., & Kunci, K. (2021). Implementasi Merdeka Belajar melalui Kampus Mengajar Perintis di Sekolah Dasar. Metodik Didaktik : Jurnal Pendidikan Ke-SD-An, 16(2). https://doi.org/10.17509/md.v16i2.30125
Manda, D., & Suardi, S. (2017). Perempuan Maskulin. Equilibrium: Jurnal Pendidikan, 3(1). https://doi.org/10.26618/equilibrium.v3i1.513
Mu’arrof, A. Q. (2019). Representasi Masyarakat Pesisir: Analisis Semiotika dalam Novel Gadis Pesisir Karya Nunuk Y.Kusmiana. In Prosiding Seminar Nasional Linguistik dan Sastra (SEMANTIKS) (Vol. 1, Issue 0). https://jurnal.uns.ac.id/prosidingsemantiks
MZ, Z. A. (2013). PERSPEKTIF GENDER DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA. Marwah: Jurnal Perempuan, Agama Dan Jender, 12(1), 15–31. https://doi.org/10.24014/MARWAH.V12I1.511
Nasution, A. G. J. (2018). BIAS GENDER DALAM BUKU PELAJARAN SKI TINGKAT MADRASAH IBTIDAIYAH. Journal of Contemporary Islam and Muslim Societies, 1(2), 248. https://doi.org/10.30821/jcims.v1i2.1724
Novianto, A., Novianto, A., & Mustadi, A. (2015). ANALISIS BUKU TEKS MUATAN TEMATIK INTEGRATIF, SCIENTIFIC APPROACH, DAN AUTHENTIC ASSESSMENT SEKOLAH DASAR. Jurnal Kependidikan: Penelitian Inovasi Pembelajaran, 45(1), 109685. https://doi.org/10.21831/jk.v45i1.7181
NURLAILI ZULMI, B. (n.d.). Bias Gender Dalam Buku Tematik Siswa Kurikulum 2013 (Studi Semiotika Ketidaksetaraan Gender dalam Pendidikan).
Pada, S., Di, P., Majalaya, K., & Karawang, K. (2012). KETIDAKSETARAAN GENDER DALAM PENDIDIKAN. In Sosio Konsepsia (Vol. 17, Issue 01). https://doi.org/10.33007/SKA.V17I1.809
Putra, D. A. (2018). Kesetaraan Gender dalam Pembelajaran di Sekolah Dasar. ELSE (Elementary School Education Journal) : Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Sekolah Dasar, 2(1). https://doi.org/10.30651/else.v2i1.1400
Sari, I. P., & Syamsi, K. (2015). PENGEMBANGAN BUKU PELAJARAN TEMATIK-INTEGRATIF BERBASIS NILAI KARAKTER DISIPLIN DAN TANGGUNG JAWAB DI SEKOLAH DASAR. Jurnal Prima Edukasia, 3(1), 73–83. https://doi.org/10.21831/JPE.V3I1.4070
SINAMBELA, P. N. J. . (2017). KURIKULUM 2013 DAN IMPLEMENTASINYA DALAM PEMBELAJARAN. GENERASI KAMPUS, 6(2). https://jurnal.unimed.ac.id/2012/index.php/gk/article/view/7085
Solong, N. P., & Podungge, R. (2019). BIAS GENDER DALAM PENDIDIKAN ISLAM. Irfani, 15(1), 26–44. https://doi.org/10.30603/ir.v15i1.1053
Ulya, I. (2018). PENDIDIKAN BERBASIS KESETARAAN GENDER: Studi Kebijakan Pemerintah dan Aplikasinya dalam Pendidikan. MAGISTRA: Media Pengembangan Ilmu Pendidikan Dasar Dan Keislaman, 4(1), 11–32. https://doi.org/10.31942/MGS.V4I1.946
Wulandari, S., & Siregar, E. D. (2020). Titian: Jurnal Ilmu Humaniora KAJIAN SEMIOTIKA CHARLES SANDERS PIERCE: RELASI TRIKOTOMI (IKON, INDEKS DAN SIMBOL) DALAM CERPEN ANAK MERCUSUAR KARYA MASHDAR ZAINAL Charles Sanders Pierce Semiotic Study: Tricotomic Relations (Icons, Index And Symbols) in An. In Titian: Jurnal Ilmu Humaniora (Vol. 04, Issue 1). https://doi.org/10.22437/titian.v4i1.9554
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Equalita: Jurnal Studi Gender dan Anak

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).