Kerukunan Beragama Dalam Perspektif Pemikiran Pengalaman Keagamaan Joachim Wach
DOI:
https://doi.org/10.24235/holistik.v7i1.13375Keywords:
Joachim Wach, kerukunan beragama, toleransi, pengalaman keagamaanAbstract
Kerukunan beragama dan toleransi menjadi isu penting dalam kehidupan masyarakat yang multikultural dan multireligius. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemikiran Joachim Wach tentang pengalaman keagamaan serta untuk mengeksplorasi relevansinya dengan kerukunan beragama dalam masyarakat. Dalam Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menganalisis sumber-sumber primer dari karya-karya Joachim Wach dan penelitian terkait. Hasil dari penelitian ini dapat dijelaskan bahwa pemikiran Joachim Wach telah memberikan kontribusi positif dalam memperkuat kerukunan dan toleransi dalam masyarakat yang multikultural dan multireligius. Melalui konsep “sacred canopy†dan pendekatannya terhadap toleransi, masyarakat dapat memahami agama lain dengan lebih baik dan memperkuat nilai-nilai yang positif dari setiap agama. Oleh karena itu, pemikiran Joachim Wach dapat menjadi inspirasi untuk mendorong kerukunan dan toleransi dalam masyarakat yang multikultural dan multireligius.References
Abror. 2020. “Moderasi Beragama Dalam Bingkai Toleransi.†RUSYDIAH: Jurnal Pemikiran Islam 1 (2): 137–48. https://doi.org/10.35961/rsd.v1i2.174.
Anwar, Saeful. 2001. “Pemikiran Keagamaan Joachim Wach Dalam Perspektif Filsafat Ilmu Al-Gazali.†ALQALAM 18 (88–89): 165. https://doi.org/10.32678/alqalam.v18i88-89.1459.
Bakhtiar, Amsal. 2010. Filsafat Agama. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
Berger, Arthur Asa. 2015. Pengantar Semiotika: Tanda-Tanda Dalam Kebudayaan Kontemporer. Yogyakarta: Tiara Wacana.
Bustamam, Ridwan. 2017. “Eksplorasi Dan Digitalisasi Manuskrip Keagamaan: Pengalaman Di Minangkabau.†Jurnal Lektur Keagamaan 15 (2): 446. https://doi.org/10.31291/jlk.v15i2.532.
Hamali, Syaiful. 2018. “Agama Dalam Perspektif Sosiologis.†Al-Adyan: Jurnal Studi Lintas Agama 12 (2): 86–105. https://doi.org/10.24042/ajsla.v12i2.2111.
Husaini, Adian. 2015. Kerukunan Antar Umat Beragama. Jakarta: Gema Insani Press.
J. Kitagawa, Gregory D. Alles. 1988. Essays in the History of Religions. New York: Macmillan Publishing Company.
Kahmad, Dadang. 2010. Sosiologi Agama. Bandung: Rosdakarya.
Kitagawa, J. M. 1995. “Bibliography of Joachim Wach (1922-55).†The Journal of Religion 37 (3): 185–88. https://doi.org/10.1086/484943.
Kitagawa, Joseph M. 1957. “Joachim Wach and Sociology of Religion.†The Journal of Religion 37 (3): 174–84. https://doi.org/10.1086/484942.
Kozlova, I. L. 2015. “Sociology of Religion by Joachim Wach.†Moscow State University Bulletin. Series 18. Sociology and Political Science, no. 4 (January): 183–200. https://doi.org/10.24290/1029-3736-2015-0-4-183-200.
Kurniawan, Akhmad Syarief. 2013. “Membangun Semangat Keharmonisan Kerukunan Umat Beragama Di Indonesia.†Akademika : Jurnal Pemikiran Islam 18 (2).
Lukito, Daniel Lucas. 2012. “Eksklusivisme, Inklusivisme, Pluralisme, Dan Dialog Antar Agama.†Veritas: Jurnal Teologi Dan Pelayanan 13 (2): 251–79. https://doi.org/10.36421/veritas.v13i2.269.
Luthfiyah, Luthfiyah, and Ruslan Ruslan. 2018. “Studi Islam Dalam Era Pluralitas Agama Dengan Pendekatan Sosiologi.†JISIP (Jurnal Ilmu Sosial Dan Pendidikan) 2 (3). https://doi.org/10.58258/jisip.v2i3.660.
Muzzammil, Faisal. 2022. “Pengalaman Keagamaan Masyarakat Industri: Studi Pada Karyawan PT Indorama Synthetics Tbk Purwakarta.†Definisi: Jurnal Agama Dan Sosial Humaniora 1 (1). https://doi.org/https://doi.org/10.1557/djash.v1i1.15334.
Nasution, Latip Kahpi. 2019. “Peran Media Sosial Dalam Membangun Kerukunan Umat Beragama.†Jurnal Ilmu Dakwah Dan Komunikasi Islam 13 (2). https://doi.org/https://doi.org/10.24952/hik.v13i2.1949.
Nasution, Nila Fadilah. 2022. “Hubungan Filsafat Agama Dan Moderasi.†Jurnal Penelitian Multidisiplin 1 (2). https://doi.org/https://doi.org/10.58705/jpm.v1i2.54.
Novalina, Martina, Grant Nixon, Erastus Sabdono, Sonny Eli Zaluchu, and Eliza Christabella Phuanerys. 2021. “Nostra Aetate: Sebuah Alternatif Menuju Keharmonisan Di Tengah Suburnya Intoleransi Dan Diskriminasi.†KURIOS 7 (2). https://doi.org/10.30995/kur.v7i2.340.
Peter L. Berger. 1967. The Sacred Canopy: Elements of a Sociological Theory of Religion. New York: HarperCollins Publishers.
Pujiastuti, Triyani. 2017. “Konsep Pengalaman Keagamaan Joachim Wach.†Jurnal Ilmiah Syi’ar 17 (2): 63. https://doi.org/10.29300/syr.v17i2.896.
Saumantri, Theguh. 2022a. “Konstruksi Nilai-Nilai Moderasi Beragama Dalam Perspektif Filsafat Agama.†Substantia: Jurnal Ilmu-Ilmu Ushuluddin 24 (2): 164–80. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.22373/substantia.v24i2.14854.
———. 2022b. “The Harmonization of Religion and The State : A Study of The Indonesia Context.†Syekh Nurjati: Jurnal Studi Sosial Keagamaan 1 (1): 1–15.
Suadi, Amran. 2022. Filsafat Agama, Budi Pekerti, Dan Toleransi (Nilai-Nilai Moderasi Beragama). Jakarta: Kencana.
Syamaun, Syukri. 2019. “Pengaruh Budaya Terhadap Sikap Dan Perilaku Keberagamaan.†At-Taujih : Bimbingan Dan Konseling Islam 2 (2): 81. https://doi.org/10.22373/taujih.v2i2.6490.
Tabrani ZA. 2022. “Diskursus Simbiotik Agama Dan Politik Dalam Epistemologis Pemikiran Islam.†Al-Ijtima`i: International Journal of Government and Social Science 7 (1): 75–86. https://doi.org/10.22373/jai.v7i1.1442.
Tobroni, Isomudin, Asrori. 2021. “Kajian Pendidikan Agama Islam Dalam Perspektif Sosiologi Dan Antropologi.†Tadarus: Jurnal Pendidikan Islam 10 (2). https://doi.org/http://dx.doi.org/10.30651/td.v10i2.12210.
Umar, Nasaruddin. 2021. Islam Nusantara: Jalan Panjang Moderasi Beragama Di Indonesia. Jakarta: Elex Media Komputindo.
Wach, Joachim. 1962. “Master and Disciple: Two Religio-Sociological Studies.†The Journal of Religion 42 (1): 1–21. https://doi.org/10.1086/485415.
———. 1975. The Comparative Study of Religions. London: University Press.
Downloads
Published
Issue
Section
License
The Holistik Journal is an academic journal within the UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon. This journal is dedicated to open information exchange. Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.  Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.
- The author warrants that the article is original, written by stated author(s), has not been published before, contains no unlawful statements, does not infringe the rights of others, is subject to copyright that is vested exclusively in the author and free of any third party rights, and that any necessary written permissions to quote from other sources have been obtained by the author(s).