Pemanfaatan Area Sekitar Lereng Gunung Kuda sebagai Sarana Pembelajaran Guna Mengembangkan Kemampuan Berpikir Kritis Peserta Didik dalam Materi Perubahan Lingkungan
Keywords:
berpikir kritis, pembelajaran berbasis lingkungan, aktivitas dan respon siswaAbstract
Penelitian ini dilandasi oleh masih rendahnya kemampuan berpikir kritis peserta didik serta penerapan metode pembelajaran konvensional yang belum mengoptimalkan potensi lingkungan sekitar kaki Gunung Kuda sebagai sumber belajar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan aktivitas belajar, peningkatan kemampuan berpikir kritis, dan tanggapan siswa terhadap model pembelajaran berbasis lingkungan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen dan rancangan pretest-posttest control group design. Subjek penelitian adalah siswa kelas X IPA 5 sebagai kelompok eksperimen dan X IPA 6 sebagai kelompok kontrol di SMAN 1 Dukupuntang, masing-masing terdiri dari 32 siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, tes, angket, dan dokumentasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa aktivitas belajar siswa di kelas eksperimen mengalami peningkatan dengan rata-rata sebesar 80%, sedangkan di kelas kontrol hanya mencapai 71%. Kemampuan berpikir kritis siswa pada kelas eksperimen juga mengalami peningkatan yang lebih signifikan dengan nilai N-Gain sebesar 0,57 (kategori sedang), dibandingkan kelas kontrol yang hanya memperoleh 0,27 (kategori rendah). Selain itu, tanggapan siswa terhadap pembelajaran berbasis lingkungan sangat positif, dengan rata-rata persentase hasil angket sebesar 85%. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa pembelajaran berbasis lingkungan efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa.References
Batara, E., & Siregar, M. (2005). Perubahan Lingkungan (Pencemaran Udara). Alfabeta.
Disinger, J. F., & Monroe, M. C. (1994). Defining Environmental Education. School of Natural Resources and Environment, University of Michigan.
Ennis, R. H. (1985). Goals For A Critical Thinking Curriculum. In A. Costa (Ed.), Developing Minds: A Resource Book for Teaching Thinking. Alexandria: ASCD.
Filsaime, D. K. (2008). Menguak Rahasia Berpikir Kritis & Kreatif. Prestasi Pustaka.
Fisher, A. (2008). Berpikir Kritis: Sebuah Pengantar (B. Hadinata, Trans.). Erlangga.
Hardiansyah, M. (2014). Penerapan Pembelajaran Biologi dalam Memanfaatkan Lingkungan Sekitar Alam Sebagai Sumber Belajar untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa pada Materi Perubahan Lingkungan. Cirebon: IAIN Syekh Nurjati.
Juninda, S. (2017). Pemanfaatan Lingkungan sebagai Sumber Belajar dalam Meningkatkan Kemampuan Berpikir Tingkat Tinggi Siswa Kelas X SMA Negeri 2 Yogyakarta. Universitas Negeri Yogyakarta.
Nurdiansyah. (2016). Model-Model dalam Pembelajaran. Nizamia Learning.
Rustaman, A. (1996). Pemanfaatan Lingkungan Sebagai Sumber Belajar IPA. Balitbang Dikbud.
Sa’idah, N. (2009). Penerapan Pembelajaran Berbasis Masalah dalam Pembelajaran Biologi untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis dan Hasil Belajar Peserta Didik Kelas X SMA Negeri 13 Malang. Malang: Universitas Negeri Malang.
Sudjana, N., & Rivai, A. (2011). Media Pengajaran. Sinar Baru Algensindo.
Sukarno, R. (2009). Dasar-dasar Pendidikan Sains. Bharata.
Sulistyowati, E. (2014). Metodologi Pembelajaran IPA. Bumi Aksara.
Syaiful, B., & Aswan. (2010). Psikologi Pendidikan. Rineka Cipta.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Jurnal Ilmu Alam Indonesia

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.