Penerapan Modul Berbasis Nilai-nilai Keislaman Terhadap Literasi Lingkungan pada Materi Perubahan Lingkungan Kelas X SMAN 1 Susukan
Keywords:
modul berbasis nilai-nilai keislaman, literasi lingkungan, perubahan lingkunganAbstract
Literasi lingkungan siswa masih dinyatakan rendah karena penerapannya masih jarang, sehingga perlu dilakukan penelitian untuk mengetahui kemampuan literasi lingkungan dengan menerapan modul perubahan lingkungan berbasis nilai-nilai keislaman. Tujuan penelitian ini mendeskripsikan 1) pelaksanaan penerapan modul berbasis nilai-nilai keislaman 2) pengaruh penerapan modul berbasis nilai-nilai keislaman terhadap literasi lingkungan siswa 3) respon siswa terhadap pengaruh penerapan modul berbasis nilai-nilai keislaman. Teknik pengumpulan data menggunakan obervasi, tes dan angket. Hasil penelitian menunjukkan 1) Pelaksaan penerapan pembelajaran menggunakan modul perubahan lingkungan berbasis nilai-nilai keislaman sangat efektif dilakukan didalam kelas. Hasil nilai pertemuan kedua lebih besar dibandingkan dengan nilai pertemuan pertama, rata-rata nilai yang didapatkan pada tahap pengetahuan tentang perubahan lingkungan 91,9%, pengetahuan tentang isu-isu lingkungan 85,2%, mengidentifikasi isu-isu lingkungan 90,6%, menganalisis isu-isu lingkungan 88,5%, dan membuat rencana penyelidikan isu-isu lingkungan 89,1%. 2) Peningkatan kemampuan literasi lingkungan siswa yang menerapkan modul berbasis nilai-nilai keislaman lebih baik kemampuan literasi lingkungannya dibandingkan dengan kelas kontrol yang tidak menerapkan modul perubahan lingkungan berbasis nilai-nilai keislaman. 3) Penerapan modul perubahan lingkungan berbasis nilai-nilai keislaman memiliki kriteria yang sangat kuat dan dapat diterima dengan baik oleh para siswa serta lebih efektif dalam meningkatkan kemampuan literasi lingkungan.References
Agustina, N. & Adesti, A. (2019). Pengembangan Modul Mata Kuliah Strategi Belajar dan Pembelajaran pada FKIP-Universitas Baturaja. Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia, 4(9).
Akbar, S. (2013). Instrumen Perangkat Pembelajaran. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Alim, M. (2006). Pendidikan Agama Islam: Upaya Pembentukan Pemikiran dan Kepribadian Muslim. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Awan, U. & Abbasi, A. S. (2013). Environmental Sustainability through Determinism the Level of Environmental Awareness, Knowledge and Behaviour among Business Graduates. Research Journal of Environmental and Earth Sciences, 5(9).
Cetin, G. & Nisanci, S. H. (2010). The Effectiveness of The New 9th Grade Biology Curriculum on Students’ Environmental Awareness. Asia-Pacific Forum on Science Learning and Teaching, 11(2).
Ghufron, A. (2010). Integrasi Nilai-nilai Karakter Bangsa pada Kegiatan Pembelajaran. Cakrawala Pendidikan: Jurnal Ilmiah Pendidikan, 1(2).
Hogden, A., Greenfield, D., Nugus, P., & Kiernan, M. C. (2012). What Influences Patient Decision-Making in Amyotrophic Lateral Sclerosis Multidisciplinary Care? A Study of Patient Perspectives. 829-838.
Iswari, R. D., & Utomo, S. W. (2017). Evaluasi Penerapan Program Adiwiyata untuk Membentuk Perilaku Peduli Lingkungan di Kalangan Siswa. Jurnal Ilmu Lingkungan, 15(1).
Kose, S., Ayse, S.G., Gezer, K., Erol, G. H. & Bilen, K. (2011). Investigation of Undergraduate Students’ Environmental Attitudes. International Electronic Journal of Environmental Education, 1(2).
Lepiyanto A. (2010). Membangun Karakter Siswa Dalam Pembelajaran Biologi. Jurnal Pendidikan Biologi, 2(1).
Masyhuri, H., Hasanuddin, & Razali. (2015). Pengembangan Modul Pembelajaran Sistem Reproduksi Manusia yang Diintegrasikan Nilai-Nilai Islam Terhadap Pemahaman Konsep dan Berpikir Kritis Siswa SMA Negeri 11 Banda Aceh. Jurnal EduBio Tropika, 3(2).
Mcbeth, W., & Volk, T. L. (2010). The National Environmental Literacy Project: A Baseline Study of Middle Grade Students in the United States, 41(1).
McBride, B. B., Brewer, C. A., Berkowitz, A. R., & Borrie, W.T. (2013). Environmental Literacy, ecological literacy, ecolitercy: What do we mean and how did we get here?. Journal from Ecosphere, 4(5).
Muhaimin dan Mujib A.. (1993). Pemikiran Pedidikan Islam Kajian Filosofis dan Kerangka Dasar Operasionalnya. Bandung: Trigenda Karya.
Mrema, K. (2008). An Assessment of Students’ Environmental Attitudes and Behaviors and The Effectiveness of Their School Recycling Programs. Kanada: Dalhousie University.
O’Brien, S. R. M. (2007). Indications of Environmental Literacy: Using A New Survey Instrument to Measure Awareness, Knowledge, And Attitude of University-Aged Students. Iowa: Iowa State University.
Ozkan, R. (2013). Indicating The Attitudes of High School Students to Environment. Educational Research and Reviews. 8(4).
Prastowo, A. (2013). Panduan Kreatif Membuat Bahan Ajar Inovatif. Yogyakarta: DIVA Press.
Rahman, M. & Amri, S. (2013). Strategi dan Desain Pengembangan Sistem Pembelajaran. Jakarta: Prestasi Pustakaraya
Rohweder, L. (2004). Integrating Enviromental Education Into Business School Educational Plans in Finland. GeoJournal, 60(2).
Sanjaya, W. (2008). Kurikulum dan Pembelajaran : Teori dan Praktek Pengembangan KTSP. Jakarta: Kencana.
Simmons, D. (1995). Paper on The Development of Environmental Education. North American Association for Environmental Education, Ohio, USA.
Sivamoorthy, M., Nalini, R. & Kumar, C. S. 2013. Environmental Awareness and Practices among College Students. International Journal of Humanitities and Social Science Invention. 2(8).
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Jurnal Ilmu Alam Indonesia

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.