Pemanfaatan Kulit Sapi (Bos taurus) dan Kerbau (Bubalus bubalis) sebagai Bahan Baku Kerupuk Rambak
Keywords:
Kulit Sapi, Kulit Kerbau, Kerupuk Rambak, Kolagen, Usaha Pangan LokalAbstract
Penelitian ini membahas pemanfaatan kulit sapi (Bos taurus) dan kulit kerbau (Bubalus bubalis) sebagai bahan baku kerupuk rambak. Kedua jenis kulit memiliki kolagen padat dan elastis sehingga sesuai diolah menjadi kerupuk renyah melalui perebusan, pengeringan, dan penggorengan. Perbedaan komposisi serat dan ketebalan kulit memengaruhi hasil akhir: kulit kerbau cenderung menghasilkan kerupuk lebih liat dan beraroma khas, sedangkan kulit sapi lebih ringan dan renyah. Proses pengolahan meliputi pembersihan, perebusan dalam bumbu, penjemuran, dan penggorengan, menghasilkan produk bergizi dengan cita rasa tinggi serta bernilai ekonomi sebagai alternatif pemanfaatan limbah hewan dan peluang usaha mikro berbasis pangan lokal. Penelitian ini bertujuan menganalisis karakteristik struktural kulit sapi dan kerbau sebagai bahan baku kerupuk rambak, membandingkan hasil produk dari segi tekstur, rasa, dan tampilan, serta mengkaji nilai tambah ekonomi dari pengolahannya. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui wawancara dan observasi. Hasil yang diharapkan adalah informasi ilmiah mengenai keunggulan dan kelemahan masing-masing jenis kulit, sekaligus mendukung pemanfaatan hasil samping ternak serta pengembangan usaha pangan lokal berbasis potensi daerah.
References
Amertaningtyas, D. (2021). Pengolahan Kerupuk "Rambak" Kulit di Indonesia. Jurnal Ilmu-ilmu Peternakan. 3(1).
Fitriliana, Ulfia., Putri Mauliza. P., & Sufitrayati, Asnariza. (2023). Pemasaran dan Kualitas Produk pada Usaha Kerupuk Jangek Semangat Baru. Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Vokasi. 4(2).
Lilir, F. B., Palar, C. K. M., & N. N. Lontaan. (2021). Pengaruh Lama Pengeringan terhadap Proses Pengolahan Kerupuk Kulit Sapi. Zootec. 41(1).
Nadyma, I., Rustilawati, S., Rukasah, W., Lestari, D., Pangestu, M. H., Hapsari, K. F., & Elfath, A. S. A. (2025). Analisis Strategi Mutu terhadap Presepsi Konsumen Produk Kerupuk Kulit Ariyanto. Jurnal Lentera Bisnis, 14(2).
Nugroho, E., Sumadi, & Hartatik, T. (2018). Keragaman Genetik Sapi Bali dan Potensinya Sebagai Sumber Daya Genetik Lokal. Jurnal Ilmu Ternak dan Veteriner, 23(1).
Sugiarti, S., Sari, D. K., Syukriani, D., Zelpina, E., Fati, N., Nilawati, N., & Budaraga, I. K. (2024). Ilmu Teknologi Hasil Ternak. Padang: HEI Publishing Indonesia.
Safitri, D. N., Sumardianto, S., & Fahmi, A. S. (2019). Pengaruh Perbedaan Konsentrasi Perendaman Bahan Dalam Jeruk Nipis Terhadap Karakteristik Kerupuk Kulit Ikan Nila. Jurnal Ilmu dan Teknologi Perikanan, 1(1).
Siregar, A. N. (2010). Kerbau: Petunjuk Praktis Beternak Kerbau. Jakarta: Penebar Swadaya.
Sholichin, S., Ismanilda, I., Sineke, J., Srimiati, M., & Sastri, S. (2025). Buku Ajar Ilmu Pangan. Jakarta: Nuansa Fajar Cemerlang.
Utami, R. T., Ismail, I. U., Dinata, A. S., Delfira, A., Rinarto, N. D., Safitri, M., & Efitra, E. (2023). ANFISMAN: Anatomi & Fisiologi Manusia. Jambi: Sonpedia Publishing Indonesia.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Mahfudz Siddiq, Sakinatun Najwa, Natasya Aulia, Khoirunisa Nurul Azijah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.