Pemanfaatan Vertebrata (Gekkonidae) dalam Industri Ekspor: Identifikasi dan Observasi Proses Pengolahan Cicak Kering di Desa Kertasura, Cirebon
Keywords:
Gekkonidae, Cicak Kering, Obat TradisionalAbstract
Pemanfaatan hewan vertebrata dari famili Gekkonidae, khususnya cicak, dalam industri ekspor merupakan salah satu praktik ekonomi masyarakat yang berkembang di wilayah pesisir, termasuk di Desa Kertasura, Kecamatan Kapetakan, Kabupaten Cirebon. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis spesies cicak yang dimanfaatkan serta mengamati secara langsung proses pengolahan cicak kering sebagai komoditas ekspor. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik observasi lapangan dan wawancara langsung dengan pelaku usaha pengolahan cicak kering. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pengolahan meliputi tahap penangkapan, penyortiran berdasarkan ukuran dan jenis, pencucian, pengeringan, hingga pengemasan. Cicak yang telah dikeringkan kemudian dipasarkan ke luar negeri sebagai bahan obat tradisional dan keperluan industri lain. Kegiatan ini memberikan kontribusi ekonomi bagi masyarakat setempat, namun juga menimbulkan kekhawatiran terhadap kelestarian populasi cicak di alam liar. Oleh karena itu, diperlukan regulasi dan pengawasan yang berkelanjutan dalam praktik eksploitasi hewan liar untuk menjaga keseimbangan ekosistem.
References
Amanda, F., Riyanto, A., & Mumtazah, D. F. (2021). Dua Kelompok Besar Spesies Gekko di Indonesia Berdasarkan Spesimen Museum Zoologicum Bogoriense Puslit Biologi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI). Jurnal Pendidikan Biologi Undiksha, 8(2), 70-82.
De Luna, M., Rodríguez, M., & Barrios, RG (2020). Predasi pada Tokek Rumah Biasa Hemidactylus frenatus (Schlegel, 1836) oleh Laba-Laba Janda Cokelat Latrodectus geometricus (Koch, 1941) di Colima, Meksiko. Catatan Herpetologi , 13, 555-556.
Dharma, A. P., & Asiah, N. (2022). Pelatihan Pengelolaan Sampah Organik Menggunakan Larva Lalat Tentara Hitam (Black Soldier Fly/BSF) di Desa Ciputri. Indonesia Berdaya, 3(4), 1147-1156.
Fathoni, R. F., & Susilohadi, S. (2020). Penilaian Kamuflase Cecak Rumah Hemidactylus frenatus (Duméril & Bibron, 1836). Bioma: Berkala Ilmiah Biologi, 22(2), 150-154.
Handziko, R. C., Prabowo, Y., Fathin, M. I., Falach, A. I., & Mahesa, R. (2021). Keanekaragaman Herpetofauna Diurnal Di Kawasan Taman Nasional Gunung Merbabu. Jurnal Penelitian Kehutanan Faloak, 5(1), 1-15.
Hasan, M., & Wulandari, D. (2023). Potensi Pemanfaatan Reptil Lokal dalam Industri Herbal dan Tantangan Konservasinya. Jurnal Biologi Tropis, 21(2), 145-156.
Marín, P., & Mora, JM (2022). Peristiwa pemangsaan Katak Susu Trachycephalus typhonius (Anura: Hylidae) pada Tokek Rumah Biasa Hemidactylus frenatus (Squamata: Gekkonidae). Revista Latinoamericana de Herpetologia , 5(1), 127-132.
Putri, A. R., & Santosa, B. (2022). Analisis Sosial-Ekonomi Perdagangan Satwa Liar di Wilayah Pesisir Jawa. Jurnal Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan, 17(1), 55-66.
Rahayu, S., & Hartono, H. (2021). Teknik Pengolahan Bahan Alam untuk Produk Ekspor Berbasis Kearifan Lokal. Jurnal Industri Kreatif, 9(3), 201-210.
Sudardi, B. (2011). Deskripsi Antropologi Medis: Manfaat Binatang dalam Tradisi Pengobatan. Jumantara: Jurnal Manuskrip Nusantara, 2(2), 57-76.
Sukmana, I., & Safitri, P. (2022). Struktur Tata Kelola Ekonomi Lokal Dalam Sektor Kerajinan Gerabah. POLITEA, 5(2).
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Riri Asiri, Wafiq Azizah, Annisa Khoirunnisa

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.