PENERAPAN MODEL COOPERATIVE LEARNING TIPE JIGSAW UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN PROSES SAINS (KPS) PADA MATERI EKOSISTEM KELAS VII DI MTS SALAFIAH BODE PLUMBON CIREBON
Keywords:
Pembelajaran Kooperatif, Jigsaw, Keterampilan Proses SainsAbstract
Penelitian yang berjudul “Penerapan Model Cooperative Learning Tipe Jigsaw  Untuk Meningkatkan Keterampilan Proses Sains (KPS) Pada Materi Ekosistem Kelas VII Di Mts Salafiah Bode Plumbon Cirebon†telah dilakukan pada bulan Februari-Mei. Penelitian ini bertujuan untuk : (1) Aktivitas belajar siswa dengan penerapan model Cooperative learning tipe jigsaw, (2) Perbedaan peningkatan Keterampilan Proses Sains siswa pada kelas yang diterapkan model Cooperative Learning tipe Jigsaw dan kelas eksperimen dan kelas kontrol. (3) Respon siswa terhadap penerapan model Cooperative learning tipe jigsaw. Populasi sebanyak 212 siswa kelas VII Semester Genap MTs Salafiah Bode Plumbon Cirebon. Pengambilan sempel menggunakan Random Sampling yaitu dengan memilih satu kelas secara acak sebagai kelas eksperimen dan satu kelas sebagai kelas kontrol, tepatnya dikelas VII D (kelas eksperimen) dan kelas VII A (kelas kontrol) dengan masing-masing jumlah 30 siswa. Data penelitian ini adalah Kuantitatif dengan menggunakan desain Pretest dan Posttest Control Group Design. Teknik pengumpulan data terdiri dari observasi, tes, dan angket. Hasil penelitian menunjukan aktivitas belajar siswa dengan model Cooperative Learning tipe Jigsaw berada pada kategori baik. Adanya peningkatan Keterampilan Proses Sains siswa, dibuktikan dengan nilai rata-rata N-Gain kelas eksperimen sebesar 0.56 dengan kriteria sedang, dan kelas kontrol dengan rata-rata N-Gain 0.37 dengan kriteria sedang. Hasil uji statistik menghasilkan 0,000 < 0,05, artinya Ha diterima;  Rekapitulasi respon siswa memberikan respon sangat kuat artinya memiliki respon posistif terhadap pembelajaran model Cooperative Learning tipe Jigsaw pada materi ekosistem.References
Asih, Triana. 2011. Pengembangan Keterampilan Proses Sains Siswa Menggunakan Metode Inkuiri Terbimbing Berbasis Portofolio Siswa SMA Negeri 1 Purbolinggo. Lampung: Universitas Muhammadiyah Metro.
Cartono. 2005. Biologi Umum untuk Perguruan Tinggi LPTK. Bandung: Prisma Press.
Cartono. 2007. Metode dan Pendekatan dalam Pembelajaran Sains. Bandung: Universitas Pendidikan Indonesia.
Isjoni. 2007. Cooperative Learning: Efektifitas Pembelajaran Klompok. Bandung: Alfabeta.
Juhji. 2016. Peningkatan Keterampilan Proses Sains Siswa Melalui Pendekatan Inkuiri Terbimbing. Jurnal Penelitian dan Pembelajaran IPA Vol. 2 (1) : 58-70.
Malik, A. 2016. Peningkatan Keterampilan Proses Sains Siswa melalui Context Based Learning. Bandung: UIN Sunan Gunung Djati.
Rustaman, N. Y. 2005. Strategi Belajar Mengajar Biologi. Malang: UM press
Rustaman, N. Y. 2011. Strategi Belajar Mengajar Biologi. Malang: UM press.
Semiawan, C. 1992. Pendekatan Keterampilan Proses Bagaimana Mengaktifkan Siswa dalam Belajar. Jakarta: Gramedia.
Trianto. 2011. Mendesain Model Pembelajaran Inovatif-Progresif. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.
Trianto. 2011. Model Pembelajaran Terpadu, Startegi dan Implementasinya dalam KTSP. Jakarta: Prestasi Pustaka.
Subiantoro, A. W. 2010. Pentingnya Praktikum dalam Pembelajaran IPA. Yogyakarta: Universitas Negeri Yogyakarta.
Suparman. 2014. Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif tipe Jigsaw. Maluku: Universitas Khairun
Zuriyani, E. 2011. Literasi Sains dan Pendidikan. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2019 Jurnal Ilmu Alam Indonesia

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.