Konflik Anak Kos Str Lima Kaum Dalam Tinjauan Teori Konflik Dahrendorf

Authors

  • Hafiza Astri FTIK UIN Mahmud Yunus Batusangkar
  • Albar Rizki FTIK UIN Mahmud Yunus Batusangkar
  • Hafiza Astri FTIK UIN Mahmud Yunus Batusangkar
  • Ike Nurdiana FTIK UIN Mahmud Yunus Batusangkar

DOI:

https://doi.org/10.24235/jiem.v7i1.14184

Abstract

Fakta lapangan terkait kos bahwa terdapat 98% pelajar perantauan memilih untuk bertempat tinggal di kos. Hal ini mendukung karena kos mempunyai jarak yang dekat dengan pendidikan mereka. Teori konflik Dahrendorf dipilih dalam artikel ini karena memiliki keterkaitan pada sumber maupun penyebab konflik, dampak dari konflik itu sendiri dan bagaimana invidu memilih pendekatan pada penyelesaian konflik yang terjadi. Peneliti memilih hal ini karena topik ini menarik untuk dilakukan penelitian. Metode penelitian yang digunakan adalan metode kualitatif dengan cara mewawancarai responden dan didukung oleh penelitian studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konflik anak kos Str Lima Kaum dalam tinjauan teori konflik Dahrendorf memiliki keterkaitan erat dengan penyebab konflik berasal dari perbedaan pemikiran maupun pendapat, perbedaan kebiasaan serta terdapatnya miskomunikasi dari kedua belah pihak. Konflik ini berdampak bagi diri sendiri maupun orang lain bahkan masyarakat dalam hal citra baik. Sedangkan bentuk penyelesaian konflik sesuai tinjauan teori konflik Dahrendorf yakni tanpa mengguanakan kekerasan dengan pendekatan kompromi yakni menemukan titik tengah sebagai solusi. Pendekatan menghindari konflik untuk tidak memperlebar konflik yang ada serta adanya negosiasi dalam pengambilan keputusan konflik yang terjadi.

References

Bashori. (2020). Resolusi Manajemen Konflik (Kajian Manajemen Konflik di Lembaga Pendidikan Islam). Jurnal Ilmu Pendidikan Pkn dan Sosial Budaya. Vol. 4. No. 2

Budi, Hafsah. (2005). Pengaruh Kebutuhan Komunikasi Anak Kos Dengan Pemilik Kos, Warga Masyarakat, dan Keluarga Terhadap Sikap Sosial. Humanitas: Indonesian Psychological Journal. Vol. 2. No. 1

Ekawarna. (2018). Manajemen Konflik dan Stres. Jakarta Timur: PT Bumi Aksara

Izza, Yogi Prana. (2020). Teori Konflik Dialektika Ralf Dahrendorf. At-Tuhfah Jurnal Studi Keislaman. Vol. 9. No. 1

Jha,S. (2010). Need for Growth, Achievement, Power and Affiliation Determinants of Psychological Empowerment. Global Business Review. Vol. 11. No. 3

Kreitner, R & Kinicki, A. (2010). Organizational Behavior Managing. New York: McGraw Hill

Miftahul, Ulum. (2018). Fikih Sosial (Pendekatan Teori Hubungan Otoritas dan Konflik Ralf Dahrendorf dan Kajian Kasus Konflik Otoritas Sunni-Syi’ah di Sampang Madura). Jurnal Pendidikan dan Pranata Islam. Vol. 9. No. 1

Omisore, B.O & Abiodun, A.R. (2014). Organizational Conflicts, Effects and Remedies. International Journal od Academic Research in Economic and Management Sciences. Vol. 3. No. 2

Tomajan, K. (2012). Advocating for Nurses and Nursing. The Online Journal of Issue in Nursing. Vol. 17. No. 1

Downloads

Published

2023-07-19