Manajemen Desain Lingkungan pada Program Kegiatan PAUD Ramah Anak
DOI:
https://doi.org/10.24235/jiem.v8i1.16908Abstract
Lembaga PAUD perlu menerapkan manajemen sehingga akan lebih memudahkan dalam menerapkan pendidikan. Manajemen desain lingkungan dalam program kegiatan di PAUD ramah anak sangat penting diterapkan untuk menjadikan referensi semestinya, dan mampu menerapkan lingkungan sekolah yang ramah anak. Selain itu, TK Satap Munjul mampu memberikan suasana menyenangkan bagi anak didik saat dilingkungan sekolah. Penelitian ini dilakukan TK Satap Munjul bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis praktik manajemen desain lingkungan yang efektif dalam mendukung program kegiatan disekolah ramah anak. Metode riset ini metode deskriptif analitis kualitatif. Data dapatkan dengan observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Hasil riset manajemen desain lingkungan yang efektif melibatkan perencanaan yang matang dalam pengaturan ruang belajar, penggunaan material yang aman dan ramah anak, pengelolaan kebersihan dan keamanan lingkungan, serta penerapan desain yang memperhatikan aspek estetika dan fungsionalitas. Implikasi penelitian ini adalah pentingnya peran manajemen desain lingkungan dalam menciptakan lingkungan belajar yang optimal ramah anak.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Khairunnisa Ulfadhilah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Authors who publish with this Journal agree to the following terms:
- Author retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a creative commons attribution license that allow others to share the work within an acknowledgement of the work’s authorship and initial publication of this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangement for the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the work (e.g. acknowledgement of its initial publication in this journal).
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g. in institutional repositories or on their websites) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published works.