Penerapan Standar Nasional Perpustakaan Sekolah Di Madrasah Tsanawiyah
DOI:
https://doi.org/10.24235/jiem.v8i1.18139Abstract
National Library Standard is a measure of the provisions set as a reference in organizing the library. Therefore, school libraries must follow the provisions in accordance with the National Standards of Libraries. This research aims to find out how to apply the national standard of school libraries in Madrasah Tsanawiyah Nahdlatul Ulama Astanajapura Cirebon Regency. The method used in this study is qualitative descriptive. Data collection techniques through, observation, interview and documentation. Data analysis techniques used are data collection, data reduction, data presentation, and conclusion drawing. Based on the results of the research shows that the library MTs NU Astanajapura has not implemented the National Standard library because the activities of re-count and weeding conducted is 4 years, and also for the collection that is still not in accordance with the applicable curriculum so that there are still books left behind, only have one library and not a background in library science, still the lack of library space , areas and facilities contained in the library MTs NU Astanajapura.
Keywords: Application, Library, National Library Standards
Standar Nasional Perpustakaan merupakan ukuran ketentuan yang ditetapkan sebagai acuan dalam menyelenggarakan perpustakaan. Maka dari itu, perpustakaan sekolah harus mengikuti ketentuan sesuai Standar Nasional Perpustakaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan standar nasional perpustakaan sekolah di Madrasah Tsanawiyah Nahdlatul Ulama Astanajapura Kabupaten Cirebon. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adaah kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data melalui, observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa perpustakaan MTs NU Astanajapura belum menerapkan Standar Nasional perpustakaan karena kegiatan cacah ulang dan penyiangan yang dilakukan adalah 4 tahun sekali, dan juga untuk koleksinya yang masih belum sesuai dengan kurikulum yang berlaku sehingga masih ada buku yan tertinggal, hanya memiliki satu tenaga perpustakaan dan bukan berlatar belakang ilmu perpustakaan, masih minimnya luas ruangan perpustakaan, area dan sarana yang terdapat pada perpustakaan MTs NU Astanajapura.
Kata kunci: Penerapan, Perpustakaan, Standar Nasional Perpustakaan
References
Bafadal, Ibrahim. (2009). Pengelolaan Perpustakaan Sekolah. Jakarta: Bumi Aksara.
Hartono. (2016). Manajemen Perpustakaan Sekolah. Yogyakarta: Ar- ruzz Media.
Lasa HS. (2009). Manajemen Perpustakaan Sekolah. Yogyakarta: Pinus Book.
Perpustakaan Nasional RI. 2001. Pedoman Umum Penyelenggaraan Sekolah. Perpustakaan Nasional. Jakarta.
Perpustakaan Nasional Republik Indonesia. (2011). Standar Nasional Indonesia bidang perpustakaan dan kepustakawanan.
Prastowo, Andi. (2012). Manajemen Perpustakaan Sekolah Profesional. Yogyakarta: Diva Press.
Rahmat, Ekawati. (2013). Hubungan Pemanfaatan Perpustakaan Sekolah dengan Peningkatan Minta Belajar Siswa SMAN 1 Model Marioriwawo Kabupaten Soppeng. Makasar: Fakultas Adab dan Humaniora.
Suherman. (2009). Perpustakaan sebagai Jantung Sekolah. Bandung: MQS Publishing.
Sulistyo, Basuki. (2009). Pengantar Ilmu Perpustakaan. Jakarta:Gramedia Pustaka Utama.
Yulia, dan Sujana, JG. (2009). Pengembangan Koleksi. Jakarta: Universitas Terbuka.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 ahmad ahmad

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Authors who publish with this Journal agree to the following terms:
- Author retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a creative commons attribution license that allow others to share the work within an acknowledgement of the work’s authorship and initial publication of this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangement for the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the work (e.g. acknowledgement of its initial publication in this journal).
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g. in institutional repositories or on their websites) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published works.