Manajemen Mutu Pendidikan Untuk Menanggulangi Tawuran Pelajar Melalui Model Lembaga Pendidikan Islam
DOI:
https://doi.org/10.24235/jiem.v4i2.7445Abstract
Penulis mengamati dan mengikuti pemberitaan baik dari media cetak maupun media elektronika (TV) mereka yang melakukan “tawuran†kasusnya adalah berasal dari sekolah-sekolah umum dan perguruan tinggi umum. Belum melihat maupun mendengar bahwa mereka yang melakukan “tawuran†dari siswa-siswa sekolah elite, madrasah atau Pondok Pesantren. Dari fonomena tersebut diatas memunculkan berbagai spekulasi dan solusi untuk mengatasi atas kejadian itu dengan mencoba berbagai alternative pemecahan diantaranya membuka atau merubah sekolah “biasa†menjadi sekolah elite, modern atau Boarding School Manajemen mutu pendidikan dalam artikel ini merupakan sebuah kajian kritis mengenai bagaiman sebuah pendidikan persekolahan harus dikelola secara efektif, efisien, berkeadilan untuk mewujudkan sebagaimana yang diharapkan, tidak melahirkan anak-anak yang tidak bermoral dan mereka menjadi “preman“ jalanan yang gemar sekali melakukan “tawuranâ€
Â
Kata Kunci : Manajemen Mutu Pendidikan, Tawuran Pelajar dan Lembaga Pendidikan Islam.
References
Azra, Azyumardi. (1999), Pendidikan Islam, Tradisi dan Modernisasi Menuju Milenium Baru. -:Logos
Masykhur, Anis. (2010). Menakar Modernisasi Pendidikan Pesantren., Barnea: Pustaka.
Miskawaih, Ibnu. (1985). Tahdzib Al-Akhlaq, Dar Al-Kutub Al-‘Ilmiyah., Lebanon: Bairut.
Purwanto, Ngalim (1995). Ilmu Pendidikan Teoritis dan Praktis. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Sagala, Syaeful., (2000) Administrasi Pendidikan Kontemporer. Bandung: Alfabeta.
Suharso, dkk (2005.). Kamus Besar Bahasa Indonesia. Semarang: Widya Karya.
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2022 Subur Subur

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Authors who publish with this Journal agree to the following terms:
- Author retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a creative commons attribution license that allow others to share the work within an acknowledgement of the work’s authorship and initial publication of this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangement for the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the work (e.g. acknowledgement of its initial publication in this journal).
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g. in institutional repositories or on their websites) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published works.