Hermeneutika dan Mewaktu Bersama Heidegger
DOI:
https://doi.org/10.24235/jshn.v2i2.7647Keywords:
Hermeneutika Heidegger, Dasein, Waktu, Eksistensi, Otentik.Abstract
Mendaras Heidegger serupa mengkaji berjilid-jilid buku yang setiap jilidnya memuat ribuan halaman. Begitu luas dan banyak yang mengulasnya. Begitu banyak filsuf dan intelektual -baik yang hidup sezaman dengannya, maupun pasca kematianya [bahkan hingga saat ini]- yang terpesona oleh buah pemikirannya. Sebut saja, seperti Karl Jaspers, Hannah Arendt, Herbert Marcuse, Hans-Georg Gadamer, Emanuel Levinas, Jacques Derrida. Artikel ini melengkapi sekian banyak kajian tentang tulisan Heidegger. Tulisan ini membatasi pembahasan pada topik â€waktu dan mewaktu†ala Heidegger. Pertama, filsuf kelahiran Messkirch ini memang menganalisa dan berfilsafat soal waktu dalam masterpiece-nya, Sein und Zeit [Being and Time]. Kedua, problem waktu dan mewaktu adalah topik yang tidak bisa dipisahkan dari kehidupan manusia sejak pertama kali diciptakan. Ketiga, reminder yang relevan bagi manusia yang hidup di era serba instan dalam gempuran teknologi dalam memaknai dan menghadirkan kembali waktu secara substansial dan eksistensial. Artikel ini memaparkan empat bagian. Pertama, pentingnya memaknai waktu di era kekinian. Kedua, biografi singkat Heidegger. Ketiga, hermeneutika dan mewaktu bersama Heidegger. Keempat, hal ihwal mewaktu bersama Heidegger di era kekinian.References
Bertens, Kees, Filsafat Abad XX Prancis, (Jakarta: Gramedia, 1985).
___________, Filsafat Barat Abad XX Inggris –Jerman, (Jakarta:
Gramedia, 1983).
Bleicher, Josef, Contemporary Hermeneutics: Hermeneutics as Method,
Philosophy and Critique, (New York: Routledge and Kegan Paul,
.
Hardiman, F. Budi, Heidegger dan Mistik Keseharian: Suatu Pengantar
Menuju Sein und Zeit, (Jakarta: Gramedia, 2003).
________________, Melampaui Positivisme dan Modernitas: Diskursus
Filosofis tentang Metode Ilmiah dan Problem Modernitas,
(Yogyakarta: Kanisius, 2003).
Palmer, Richard E., Hermeneutics: Interpretation Theory in Schleirmacher,
Dilthey, Heidegger, and Gadamer, (USA: Northwestern University
Press, 1969).
Piliang, Yasraf Amir, Sebuah Dunia Yang Dilipat: Realitas Kebudayaan
Menjelang Milenium Ketiga dan Matinya Posmodernisme, (Bandung:
Mizan, 1998).
Vollmer, Kurt Mueller [ed], The Hermeneutics Reader, (New York: The
Continuum Publishing Company, 1985).
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Abdul Muaz

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.
This work is licensed under CC BY 4.0