ISOMORFISMA RUANG VEKTOR

Authors

  • Silvia Khoirunnisa Tadris Matematika IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Abstract

Pada artikel ini, penulis mengkaji isomorfisma suatu ruang vektor. Ada beberapa tahapan yang harus dilakukan untuk menunjukkan isomorfisma suatu ruang vektor, diantaranya ialah dengan menunjukkan bahwa  merupakan suatu pemetaan, kemudian menunjukkan bahwa  suatu pemetaan linear, dan yang terakhir ialah menunjukkan bahwa f merupakan pemataan linear satu-satu dan pada. Melalui berbagai tahapan tersebut dapat kita ketahui bahwa dua buah  ruang vektor  dikatakan isomorfis apabila terdapat pemetaan yang bijektif, selain itu dua buah ruang vektor  juga dikatakan isomorfis jika dan hanya jika mempunyai dimensi yang sama

References

Arifin, A. (2000). Aljabar. Bandung: Penerbit ITB.

Cahyaningsih, R. (2017). Representasi Grup G Terhadap Ruang Vektor V. Tesis. Yogyakarta: Universitas Gadjah Mada.

Faizah, H. (2019). Pemahaman Mahasiswa tentang Konsep Grup pada Mata Kuliah Struktur Aljabar. MUST: Journal of Mathematics Education, Science and Technology, 23-34.

Fraleigh, J. (1999). First Course in Abstract Algebra. Boston: Addison Wesley.

Lipschutz, S., & Lipson, M. (2006). Aljabar Linear Edisi Ketiga. Jakarta: Erlangga.

Meitia, S., Bakar, Nova, N., & Yanita. (Jurnal Matematika UNAND). Sifat-SIfat Aljabar Lie. 2019: 8.

Misri, M. A. (2010). Submodul Prima dan Modul Perkalian (Tesis).

Misri, M. A. (2017). Struktur Grup. Cirebon: CV. Confident.

O'Connor, J., & Robertson, E. (2005). Biografi Pembunuhan Wihelm. Arsip Sejarah Matematika MacTutor.

Santoso, B., Fitriani, & Faisol, A. (2013). Teorema Jacobson Density. Prosiding Seminar dan Rapat Tahunan BKS PTN Barat. Lampung: FMIPA, Unila.

Downloads

Published

2021-03-14

Issue

Section

Articles