Hermeneutika Nasr Hamid Abu Zayd Dalam Metode Perkembangan Tafsir Modern
DOI:
https://doi.org/10.24235/oasis.v7i2.12420Abstract
Abstract
Al-Qur'an as the main source of Islamic law, has always been a reference for various problems from time to time. Along with developments and the emergence of comlexity of social problems, the interpretation of the Koran needs to continue to develop in accordance with current conditions. Al-Qur'an interpretation must be able to answer social, economic, cultural, political, religious, and other problems. Nasr Hamid Abu Zayd is a Muslim thinker in the field of hermeneutics who tries to contextualize the Koran in modern times. This research is qualitative research in the form of library research, the sources are obtained through books, journals or writings related to research. The results of this study indicate that Abu Zayd is a Muslim thinker who tries to interpret the Koran in an "objective" way, by applying the approach put forward by Amin al-Khuli, namely the literary approach (al-manhaj al-adabi fi al-tafsir) and cutting-edge approach. Theories in linguistics, semiotics and hermeneutics in their study of the development of modern interpretation. Abu Zayd also tends to use the word ta'wil rather than interpretation. According to him, ta'wil has broader concept because it can include the text and its cultural background.
Keywords: Hermeneutics, Nasr Hamid Abu Zayd, Modern Interpretation
Â
Abstrak
Al-Qur’an sebagai sumber hokum utama Islam, senantiasa menjadi tempat rujukan atas berbagai permasalahan dari masa ke masa. Seiring perkembangan yang ada dan munculnya berbagai persoalan dunia dan masyarakat yang semakin kompleks, tafsir al-Qur’an perlu terus berkembang sesuai dengan kondisi sekarang ini. Tafsir al-Qur’an harus mampu menjawab permasalahan sosial, ekonomi, budaya, politik, agama, dan lainnya. Nasr Hamid Abu Zayd adalah pemikir muslim dalam bidang hermeneutik yang mencoba mengontekstualisasikan al-Qur’an di zaman modern. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dalam berbentuk penelitian kepustakaan, dimana sumber diperoleh melalui buku, jurnal atau tulisan yang berhubungan dengan penelitian. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Abu Zayd merupakan pemikir muslim yang mencoba menafsirkan al-Qur'an secara “obyektifâ€, dengan cara menerapkan pendekatan yang dikemukakan oleh Amin al-Khuli yaitu pendekatan sastra (al-manhaj al-adabi fi al-tafsir) dan pendekatan mutakhir. Teori-teori dalam linguistik, semiotika dan hermeneutika dalam kajiannya tentang perkembangan interpretasi modern. Abu Zayd juga cenderung menggunakan kata ta’wil daripada tafsir. Menurutnya, ta’wil lebih luas lagi karena bisa menyentuh teks dan latar budayanya.
Kata kunci: Hermeneutika, Nasr Hamid Abu Zayd, Tafsir Modern
References
Afrizal, Lalu Heri, ‘Metodologi Tafsir Nasr Hamid Abu Zaid Dan Dampaknya Terhadap Pemikiran Islam’, Jurnal Tsaqofah: Jurnal Peradaban Islam, 12.2 (2016)
Al-Baihaqi, Al-Sunan Al-Kubra (Heiderabad)
Al-Khuli, Amin, Manahij Al-Tajdid Fi Al-Nahwi Wa Al-Balaghah Wa Al-Tafsir Wa Al-Adab (Kairo: Dar al-Marifah, 1961)
Al-Rumi, Fahd bin ’Abd al-Rahman bin Sulaiman, Buhuts Fi Ushul Al-Tafsir Wa Manahijuh (Riyadh: Maktabah AlTawbah, 1413)
Alfian, Muhammad, ‘Hermeneutika Nasr Hamid Abu Zayd’, Jurnal Islamika: Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman, 18.01 (2018), 26
Chodir, Fatkul, ‘Tafsir Hermeneutika Nasr Hamid Abu Zayd’, SCHOLASTICA: Jurnal Pendidikan Dan Kebudayaan, 1.1 (2019), 205
Dozan, Wely, ‘Aplikasi Pendekatan Hermeneutika Al-Qur ’an Nasr Hamid Abu Zayd Terhadap QS. Al- Nisa’ (4): 3 Dan Al-Nahl (16): 3-4’, Revelatia: Jurnal Ilmu Al-Qur’an Dan Tafsir, 1.2 (2020), 105 <https://doi.org/10.19105/revelatia.v1i1.3802>
Ichwan, Moch. Nur, Meretas Kesarjanaan Kritis Al-Quran: Teori Hermeneutika Nasr Hamid Abu Zaid (Jakarta: Mizan, 2003)
———, Studi Al-Qur’an Kontemporer: Al-Qur’an Sebagai Teks (Yogyakarta: PT. Tiara Wacana Yogya, 2002)
Latief, Hilman, Nasr Hamid Abu Zayd Kritik Teks Keagamaan (Jogjakarta: eLSAQ Press, 2003)
Maftukhin, Nuansa Studi Islam Sebuah Pergulatan Pemikiran (Yogyakarta: Teras, 2010)
Masyhuri dan M. Zainudin. (2008). Metodologi Penelitian. Bandung : Refika Aditama.
Muqtafa, Khairul, Nilai-Nilai Pluralisme Dalam Islam (Jakarta: Fatayat NU & Ford Pondation, 2005)
Nabil, ‘Hermeneutik Nasr Abu Zayd Dalam Memahami Al-Quran (Studi Kitab Mafhum Al-Nash Dirasat Fi ‘Ulum Al-Qur’An)’, Al Marhalah: Jurnal Pendidikan Islam, 4.2 (2020), 89–96
Raharjo, Mudjia, Dasar-Dasar Hermeneutika : Antara Intensionalisme & Gadamerian (Yogyakarta: Ar-Ruzzmedia, 2008)
Rodliiyana, Muhammad Dede, Perkembangan Pemikiran Ulum Al-Hadis Dan Pengaruhnya Terhadap Pemikiran Ulum Al-Hadis Di Indonesia (Jakarta: PPs UIN Jakarta, 2003)
Setiawan, M. Nur Kholis, Al-Qur’an Kitab Sastra Terbesar (Yogyakarta: Elsaq, Press, 2006)
Shohibuddin, Muhammad, Nashr Hamid Abu Zayd Tentang Semiotika Al-Qur’an, Dalam Hermeneutika Al-Qur’an, Mazhab Yogya (Yogyakarta: Islamika, 2003)
Sunarwoto, Nasr Hamid Abu Zaid Dan Rekonstruksi Studi-Studi Al-Qur’anâ€, Dalam Sahiron Syamsuddin, Dkk, Hermeneutika Al-Qur’an Mazhab Yogya (Yogyakarta: Islamika, 2003)
Zayd, Nashr Abu, Al-Tafkir Fi Al-Zaman Al-Tafkir (Kairo: Dar Sina, 1995)
Zayd, Nashr Hamid Abu, Isykaliyyat Al-Qira’at Wa Alliyat Al-Ta’wil, Terj. Muhammad Manshur (Yogyakarta: LkiS, 2004)
Zayd, Nasr Hamid Abu, Mafhum Al-Nash (Yogyakarta: LkiS, 2002)
———, Naqd Al- Khitab Al-Dîniy (Kairo: Sina li al-Nasyr, 1994)
———, Teks Otoritas Kebenaran, Terj (Yogyakarta: Lkis, 2003)
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 Oasis : Jurnal Ilmiah Kajian Islam

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors whose manuscripts are published agree to the following provisions:
1. Publication rights for all journal manuscript materials published/published on the OASIS E-Journal site Jurnal Ilmiah Kajian Islam is held by the editorial board with the knowledge of the author (moral rights remain with the author of the manuscript).
2. Formal legal provisions for access to digital articles in this electronic journal are subject to the terms of the Creative Commons Attribution-ShareAlike (CC BY-SA) license, which means that the OASIS Journal Jurnal Ilmiah Kajian Islam has the right to store, transfer media/format, manage in the form of a database, maintain, and publish articles without asking permission from the Author as long as the Author's name is listed as the Copyright owner.
3. Manuscripts published/published in print and electronically are open access for educational, research, and library purposes. Apart from these purposes, the editorial board is not responsible for violations of copyright law.