DEWAN DAKWAH ISLAMIYAH INDONESIA (DDII) DAN EKSPANSI GARAKAN SALAFISME DI INDONESIA
DOI:
https://doi.org/10.24235/orasi.v13i2.11033Keywords:
Dakwah Islamiyah, DDII, Politik, SalafismeAbstract
Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII) memiliki peran besar dalam penyebaran Salafisme di Indonesia. Sejak tahun 1980-an Salafisme melakukan ekspansi dakwahnya ke berbagai negara Muslim di dunia, salah satunya di Indonesia. Metode yang digunakan adalah studi literasi dan mengkomparasikannya dengan pengalaman penelitian yang pernah penulis lakukan, yang berkaitan dengan tema pada artikel yang ditulis. Para akademisi menyepakati jika DDII-lah yang telah berkontribusi memuluskan ekspansi dakwah Salafi tersebut. DDII bekerja sama dengan lembaga-lembaga Salafisme yang disponsori oleh Arab Saudi dalam melakukan penyebaran dakwahnya di Indonesia. Meskipun bila dilihat lebih jauh, DDII pada dasarnya bukan termasuk organisasi yang berpaham Salafisme (Salafi kontemporer). Namun, DDII pada akhirnya terlibat dan berperan penting dalam penyebaran Salafisme di Indonesia. Hal tersebut dikarenakan adanya sebuah titik temu kepentingan strategis yang sama antara keduanya. Adanya relasi tersebut menjadikan DDII bisa mendapat kekuatan secara politik maupun finansial untuk bergerak mengembangkan program dakwahnya di tengah rezim Orde Baru yang represif. Sementara Salafi kontemporer juga mendapat keuntungan tersedianya akses dakwahnya ke berbagai penjuru Indonesia.
References
Dewan Dawah Islamiyah Indonesia. 2022.
Profil Dewan Dawah.
Dewandawah.Com. 2022.
https://dewandakwah.com/dewan-dawahislamiyah-indonesia-2/.
Fajar Riadi. 2013. Menyeru Dakwah,
Menebar Jihad. Majalah Historia, 2013.
Franoto. n.d. Wawancara: Ketua Umum DDII
Bicara Islam, Negara, & Demokrasi.
Tempo.Co.
Hasan, Noorhaidi. 2002. Faith and Politics:
The Rise of the Laskar Jihad in the Era of
Transition in Indonesia. Indonesia 73:
“69. https://doi.org/10.2307/3351472.
”””. 2008. Laskar Jihad: Islam Militansi,
Dan Pencarian Identitas Di Indonesia
Pasca-Orde Baru. Jakar: LP3ES.
Kartini, Indriana, Muhammad Fakhry Ghafar,
Nostalgiawan Wahyudi, M. Hamdan
Basyar, and Dhurorudin Mashad. 2019.
Politik Islam Arab Saudi, Kuwait, & Uni
Emirat Arab. Jakarta: LIPI Press.
Krismono, Krismono. 2017. Salafisme Di
Indonesia : Ideologi, Politik Negara, Dan
Fragmentasi. Millah 16 (2): 173“202.
https://doi.org/10.20885/millah.vol16.iss
art2.
Maarif, Ahmad Syafii. 1985. Islam Dan
Masalah Kenegaraan: Studi Tentang
Percaturan Dalam Konstituante. Jakarta:
LP3ES.
Martin Van Bruinessen. 2013. Rakyat Kecil
Islam Dan Politik. Yogyakarta: Gading.
Munawir Sjadzali. 1993. Islam Dan Tata
Negara: Ajaran, Sejarah Dan Pemikiran.
Jakarta: UI-Press.
Muzammil, Iffah. 2013. Global Salafisme
Antara Gerakan Dan Kekerasan.
Teosofi: Jurnal Tasawuf Dan Pemikiran
Islam 3.
Natsir, Muhammad. 1973. Hakikat Agama
Islam. In Capita Selecta, edited by D.P.
Sati Alimin, 145“58. Jakarta: Bulan
bintang.
Ricklefs, M.C. 2013. Mengislamkan Jawa:
Sejarah Islamisasi Jawa Dan
Penentangannya Dari 1930 Sampai
Sekarang. Jakarta: Serambi.
Sholehiddin, Moh. 2013. Ideologi Religio Politik Gerakan Salafi Laskar Jihad Indonesia. Jurnal Review Politik 03: 47“68.
Solahudin. 2011. NII Sampai JI: Salafy
Jihadisme Di Indonesia. Depok:
Komunitas Bambu.
Wahab, Abdul Jamil. 2019. Membaca
Fenomena Baru Gerakan Salafi Di Solo.
Dialog 42 (2): 221“36.
Wahid, Abdurrahman, ed. 2009. Ilusi Negara
Islam: Ekspansi Gerakan Islam
Transnasional Di Indonesia. Jakarta: The
Wahid Institute
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2022 ORASI: Jurnal Dakwah dan Komunikasi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Copyright Notice
An author who publishes in the Orasi: Jurnal Dakwah dan Komunikasi agrees to the following terms:
- Author retains the copyright and grants the journal the right of first publication of the work simultaneously licensed under the Creative Commons Attribution 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal
- Author is able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book) with the acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Author is permitted and encouraged to post his/her work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of the published work (See The Effect of Open Access).