ANALISIS SEMIOTIKA: REPRESENTASI KETIDAKADILAN KORBAN PERPELONCOAN PADA FILM PENYALIN CAHAYA
DOI:
https://doi.org/10.24235/orasi.v13i2.11062Keywords:
Semiotika, Film, Perpeloncoan, KetidakadilanAbstract
Film adalah salah satu media komunikasi massa, yang menggunakan suatu media untuk menghubungkan komunikator dengan komunikan dengan jumah yang banyak, tersebar dimana-mana dan untuk menimbulkan efek tertentu. Film yang dibuat dapat mewakili segala kejadian yang pernah terjadi di kehidupan masyarakat. Banyaknya berita yang menginformasikan tentang kasus Perpeloncoan atau Kekerasan seksual yang terjadi di lingkungan pendidikan dibeberapa kampus yang tersebar di perguruan tinggi. Salah satunya adalah film Penyalin Cahaya yang menceritakan tentang seorang mahasiswa beasiswa yang sedang mencari keadilan karena telah menjadi korban perpeloncoan atau kekerasan seksual di grup teater kampus. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis yang ada pada film Penyalin Cahaya. Menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan analisis semiotika model John Fiske. Hasil penelitian menunjukkan tanda-tanda realita yang terdapat pada level realitas yang menjelaskan pada aspek penampilan, aspek lingkungan dan aspek perilaku. Pada level representasi menjelaskan pada aspek kamera, aspek pencahayaan dan aspek suara atau musik yang digunakan dalam film. Selanjutnya, pada level Ideologi penggambaran nilai-nilai ketidakadilan dan perjuangan perempuan yang dapat disimpulkan adalah ideologi emansipasi wanita dan feminisme.
References
Achdami, Mulya. 2021. No Title. Posjakut.Com.
Anwar, Ardy Aprilian, Arief Budiman, and Zaini Ramdhan. 2020. Kreativitas Musik Film Sang Pencerah. ProTVF 4(2):223. doi: 10.24198/ptvf.v4i1.25445.
Ariendra, Yennu. 2020. THE REPUBLIK OF KOPLOTRONIKA.
Imran Sukiman, Syarifuddin, and Ilham Willem. 2019. Analisis Faktor-Faktor Konsumsi Minuman Keras (Tuak Pahit) Pada Remaja Di Desa Buntu Tabang Kecamatan Gandasil Kabupaten Tana Toraja. Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan 2(3):343“53. doi: 10.31850/makes.v2i3.177.
Karwandi, Karwandi, Ahmad Roihan, and Qurotul Aini. 2015. Prinsip Dasar Pengambilan Gambar Dalam Kamera. ICIT Journal 1(1):67“76. doi: 10.33050/icit.v1i1.11.
Kusumastuti, Wheny. 2021. Pesan Moral Pada Film Imperfect.
Nikmatullah, Binahayati Rusyidi, Antik Bintari, Hery Wibowo, Myrtati D. Artaria, Efek dari Pelecehan Seksual di Lingkungan Kampur, Studi Preliminer, Myrtati D. Artaria Dosen Departemen Antropologi FISIP Unair, Dudy Imanuddin Effendi, Inayah Rohmaniyah, Syntax Literate, Jurnal Ilmiah Indonesia, Zuhratul Rofidah, Ni Baroya, and Dwi Martiana Wati. 2020. Upaya Preventif Kekerasan Seksual Di Kampus. Jurnal Pustaka Kesehatan 9(1):33.
Nugraha, Muhamad Tisna. 2019. Aisyah Sebagai Figur Emansipasi Perempuan Dunia. Raheema, Jurnal Studi Gender Dan Anak, 6(2):220.
Oktialista, Yovi, and Erianjoni Erianjoni. 2019. Makna Stylish Di Kalangan Mahasiswa Universitas Negeri Padang. Culture & Society: Journal Of Anthropological Research 1(1):69“76. doi: 10.24036/culture/vol1-iss1/10.
Permata Hartanto, Rima Vien, and Adriana Grahani Firdausy. 2014. Paralegal Dan Akses Perempuan Terhadap Keadilan:Kajian Tentang Peranan Paralegal Dalam Pemberdayaan Hukum Untuk Meningkatkan Akses Perempuan Terhadap Keadilan. Yustisia Jurnal Hukum 3(2):77“87. doi: 10.20961/yustisia.v3i2.11098.
Sahyuda, M. .. 2022. Analisis Teknik Pengambilan Gambar Sinematografi Dalam Film HER.
Satriya, I. Made, Yudha Kristiawan, Nyoman Lia Susanthi, and I. Kadek Puriartha. 2017. PENERAPAN TEKNIK KOMPOSISI DINAMIS PADA FILM FIKSI NGARANGIN .
Setiawan, Harry, Abdul Aziz, and Debby Kurniadi. 2020. Ideologi Patriarki Dalam Film (Semiotika John Fiske Pada Interaksi Ayah Dan Anak Dalam Film Chef). ANDHARUPA: Jurnal Desain Komunikasi Visual & Multimedia 6(02):251“62. doi: 10.33633/andharupa.v6i02.3502.
Shahab, Jakfar M. 2019. Identifikasi Dan Pelayanan Pendidikan Jasmani Bagi Anak Tuna Laras.
Simanullang, Erik Pandapotan. 2018. Representasi Poligami Dalam Film Athirah ( Studi Analisis Semiotika John Fiske). Jom Fisip 5:1“15.
Suciati, Agus Sachari, and Kahfiati Kahdar. 2015. Nilai Femininitas Indonesia Dalam Desain Busana Kebaya Ibu Negara. Ritme 1(1):52“59.
Sugiyono, Dr. 2013. Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif Dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Surahman, Sigit. 2015. Representasi Feminisme Dalam Film Indonesia. Jurnal Ilmiah LISKI (Lingkar Studi Komunikasi) 1(2):119. doi: 10.25124/liski.v1i2.818.
Vera, Nawiroh. 2014. Semiotika Dalam Riset Komunikasi. edited by R. Sikumbang. Bogor: Ghalis Indonesia.
Wijaya, Hengki. 2018. Analisis Data Kualitatif Model Spradley. Research Gate (March):1“9.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2022 ORASI: Jurnal Dakwah dan Komunikasi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Copyright Notice
An author who publishes in the Orasi: Jurnal Dakwah dan Komunikasi agrees to the following terms:
- Author retains the copyright and grants the journal the right of first publication of the work simultaneously licensed under the Creative Commons Attribution 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal
- Author is able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book) with the acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Author is permitted and encouraged to post his/her work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of the published work (See The Effect of Open Access).