PROFESIONALISME DAN INDEPENDENSI WARTAWAN PADA MAJALAH GATRA
DOI:
https://doi.org/10.24235/orasi.v14i1.13501Keywords:
Independensi, Media Cetak, Profesionalisme, Sembilan Elemen JurnalismAbstract
Untuk terus bertahan ditengah munculnya media elektronik dan online, media cetak dituntut untuk bersaing menjaga kepercayaan dan minat masyarakat agar tetap setia menggunakan media cetak. Maka diperlukan sumber daya manusia (SDM) yang memiliki sikap profesionalisme dan independen, juga idealnya mampu mematuhi kode etik. Majalah GATRA sebagai salah satu media cetak yang tetap bertahan di era digital dan kerapkali wartawannya mendapat penghargaan di bidang jurnalistik menjadi alasan diangkatnya sebagai fokus penelitian ini. Penelitian ini dilakukan untuk menjawab pertanyaan mengenai implementasi Prinsip Sembilan elemen jurnalisme Bill Kovach yang diterapkan oleh jurnalis Majalah Gatra untuk menciptakan jurnalis profesional dan independent. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan penjabaran yang bersifat deskriptif. Teknik penggumpulan data yang digunakan yaitu wawancara mendalam dan studi dokumentasi. Penelitian menggunakan teori Sembilan Elemen Jurnalisme Bill Kovach dan Rosentiel. Hasil penelitian menunjukan Prinsip elemen Kovach yang dijalankan jurnalis antara lain tunduk pada kebenaran, loyalitas pada warga, independensi, menjadi pemantau kekuasaan, menyediakan forum publik untuk kritik, komentar maupun dukungan bagi warga, menjaga berita agar komprehensif dan proporsional, menggunakan hati nurani. Prinsip jurnalisme Kovach yang tidak dijalankan oleh jurnalis secara konsisten yaitu, disiplin dalam masalah verifikasi, kedua, berupaya membuat hal penting menjadi lebih menarik dan relevan.
References
Amar, M.Djenar. 1984. Hukum Komunikasi Jurnalistik. Bandung: Penerbit Allumni.
Harsono, Andreas. 2010. Agama Saya Jurnalistik. Yogyakarta: Kanisius.
Ishwara, Luwi. 2011. Jurnalisme Dasar. Jakarta: PT Kompas Media Nusantara.
Kovach, Bill, and Tom Rosenstiel. 2001. The Elements of Jurnalism. New York: Crown Publisher.
Kriyantono, Rachmat. 2009. Teknik Praktis Riset Komunikasi. Jakarta: Kencana Prenada Media Goup.
Mursito. 2012. Realitas Media. Solo: Lindu Pustaka.
Nasution, S. 1992. Metode Penelitian Naturalistik Kualitatif.
Noor, Juliansyah. 2011. Metode Penelitian: Skripsi, Tesis, Disertasi, Dan Karya Ilmiah. Jakarta: Kencana.
Pers, Dewan. 2006. Undang-Undang Republik Indonesia No.40 Tahun 1999 Tentang Pers, Surat Keputusan Dewan Pers No.03/SK-DP/III/2006.
Samsuri. 2004. œMemaknai Pencarian, Merayakan Keberagaman. Lampung Post.
Sugiarto, Dergibson Siagian. 2006. The Elements of Jurnalism. New York: Crown Publishers. Dergibson Siagian Sugiarto. 2006. Metode Statiska Untuk Bisnis Dan Ekonomi. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.
Sugiyono. 2015. Metode Penelitian Kombinasi (Mix Methods). Bandung: ALFABETA.
Sukarna, Uma. 2007. Metode Analisis Data. Jakarta: Kencana.
Suseno, Franz Magnis. 1992. Berfilsafat Dari Konteks. Jakarta: Gramedia.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 ORASI: Jurnal Dakwah dan Komunikasi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Copyright Notice
An author who publishes in the Orasi: Jurnal Dakwah dan Komunikasi agrees to the following terms:
- Author retains the copyright and grants the journal the right of first publication of the work simultaneously licensed under the Creative Commons Attribution 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal
- Author is able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book) with the acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Author is permitted and encouraged to post his/her work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of the published work (See The Effect of Open Access).