FILSAFAT DAN DAKWAH

Authors

  • Ahmad Asmuni IAIN Syekh Nurjati Cirebon

DOI:

https://doi.org/10.24235/orasi.v8i1.2023

Abstract

Perkembangan zaman yang semakin hari semakin pesat telah menggiring manusia pada kehidupan yang kompleks sekaligus dihadapkan pada persoalan hidup yang juga kompleks. Terkait dengan persoalan dakwah, nampaknya tidak ketinggalan pula telah masuk pada problematika yang kompleks juga. Dimana para dai dituntut untuk tidak hanya mampu menyampaikan pesan-pesan ajaran agama ansicg, tapi lebih dari itu semua, para dai pun dituntut untuk mampu menyumbangkan pemikirannya dalam menyelesaikan persoalan-persoalan hidup dan kehidupan yang dihadapi oleh masyarakat. Dalam konteks yang demikian, para dai dituntut untuk mampu berpikir keras dan radic (menyeluruh sampai ke akar persoalan). Dalam konteks berpikir ini maka para dai harus mampu berpikir kritis dan memiliki ilmu berpikir (filsafat). Oleh sebab itu, para dai perlu menguasai ilMu filsafat dakwah agar dakwahnya bisa selain menyelamatkan manusia dari kebodohanjuga dapat membantu manusia dari persoalan kehidupan yang membelitnya. 

References

Subandi, A., Sambas, S. 1999 Epistemologi Dakwah. Bandung : KP Hadis.

Basit, A. 2012. Filsafat Dakwah. Jakarta : PT. RajaGrafindo Persada.

Syukir, A. 1983. Dasar-Dasar Strategi Dakwah Islam, Surabaya: Al-Ikhlas.

Soemaryono, S. 1986. Diterjemahkan dari Louis O. Kattsoff Elements of Philosophi Yogyakarta Tiara Wacana.

Aziz, M.A. 2004. Ilmu Dakwah. Jakarta : Prenada Media.

El-Ishaq, R. 2016. Pengantar Ilmu Dakwah. Studi Komprehensif dari Teori ke Praktek. Malang : Madani.

Gazalba, S. 1976. Masyarakat Islam Pengantar Sosiologi dan Sosiografi, (Jakarta: Bulan Bintang, 1976.

Sulisyanto. 2006. Pengantar Filsafat Dakwah. Yogyakarta ; Teras.

Sambas, S. 2009. Sembilan Pasal Pokok-Pokok Filsafat Dakwah, (Bandung: Sajjad Publishing House, 2009.

Downloads

Published

2017-06-09

Issue

Section

Articles