ANALISIS POLA KOMUNIKASI MASYARAKAT MUSLIM PAGAYAMAN DALAM MENJAGA PRINSIP MENYAMA BRAYA PERSPEKTIF JOSEPH DE VITO
DOI:
https://doi.org/10.24235/wecmk448Abstract
Penelitian ini menganalisis pola komunikasi masyarakat Muslim Pagayaman di Bali
dalam menjaga prinsip menyama braya, sebuah kearifan lokal yang menekankan
persaudaraan dan harmoni lintas agama. Studi ini bertujuan memetakan dimensi
komunikasi verbal, nonverbal, emosional, dan percakapan dalam interaksi seharihari masyarakat Muslim dengan tetangga Hindu, serta mengaitkannya dengan
teori komunikasi interpersonal Joseph DeVito. Pendekatan penelitian
menggunakan metode deskriptif-kualitatif dengan teknik purposive sampling,
pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan
analisis dokumen. Analisis dilakukan secara tematik untuk mengidentifikasi praktik
komunikasi yang menegaskan solidaritas, toleransi, dan kohesi sosial. Temuan
menunjukkan praktik verbal meliputi sapaan hormat dan bahasa lokal; praktik
nonverbal berupa partisipasi dalam upacara, pakaian adat, dan gerak tubuh
kooperatif; dimensi emosional menekankan empati dan regulasi emosi;
18
sementara percakapan diarahkan melalui rapat kooperatif, dialog santai, dan
moderasi grup WhatsApp. Penelitian ini memperlihatkan bahwa komunitas
Muslim di Pagayaman menjadi aktor kunci pemelihara harmoni melalui orkestrasi
komunikasi yang halus namun sistematis. Kontribusi teoretis penelitian ini adalah
pengayaan model komunikasi antarbudaya dan moderasi beragama, sedangkan
kontribusi praktisnya berupa rekomendasi penguatan kohesi sosial di masyarakat
multikultural. Hasil penelitian menegaskan pentingnya menyama braya sebagai
arsitektur komunikasi untuk menjaga kerukunan dan keberlanjutan hubungan
antarumat beragama di tingkat akar rumput.
Kata Kunci: Komunikasi Antar Budaya; Komunikasi Interpersonal; Menyama Braya; Muslim Bali; Harmoni Sosial
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Zainul Mazidi In'am, Nova Saha Nafadena

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

Copyright Notice
An author who publishes in the Orasi: Jurnal Dakwah dan Komunikasi agrees to the following terms:
- Author retains the copyright and grants the journal the right of first publication of the work simultaneously licensed under the Creative Commons Attribution 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal
- Author is able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book) with the acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Author is permitted and encouraged to post his/her work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of the published work (See The Effect of Open Access).





