STRATEGI RADIO PUBLIK LOKAL DALAM UPAYA MEMPEROLEH MINAT PENDENGAR
DOI:
https://doi.org/10.24235/orasi.v9i1.2963Keywords:
radio publik, minat, pendengar, strategi, kidungAbstract
Media massa saat ini bersaing untuk mendapatkan perhatian khalayak, Televisi, Surat Kabar atau pun Radio. Saat ini Radio sudah jarang untuk di dengar oleh khalayak. Terkadang radio menjadi media yang tertinggal untuk mendapatkan sejumlah informasi dan hiburan. Sehingga radio ditinggalkan oleh para pendengarnya. Oleh karena itu agar radio dapat menarik para pendengarnya, terutama radio di Cirebon. Maka Radio Maritim Rassonia yang bernaung di bawah Pemerintah Daerah. Dalam penelitian ini difokuskan untuk mendeskripsikan upaya Radio Maritim dalam memperoleh minat untuk program MAMIKU (Maritim Minta Kidung) dengan Strategi perencanaan, Strategi Produksi dan Pembelian program, serta Pengawasan dan Evaluasi program. Untuk strategi program MAMIKU (Maritim Minta Kidung) adalah perencanaan program, dimana Radio Maritim ini memiliki jadwal MAMIKU pada jam 14. 00-17. 00 dengan segmentasi anak muda untuk mendengarkan musik terbaru dan informasi terkini yang disiarkan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa Wawancara, Observasi penelitian dan Dokumentasi. Berdasarkan penelitian , dapat disimpulkan bahwa strategi perencanaan program MAMIKU memiliki cara agar pendengar musik dan informasi ini dapat di dengar oleh khalayak maka dibentuklah wadah untuk berkumpul yang dinamakan komunitas Soda Mania (Sobat Muda Maritim Rassonia) sehingga program MAMIKU tetap berjalan dan eksis di kalangan anak muda. Dalam produksinya program MAMIKU mempunyai perannya masing-masing dalam menjalankan tugasnya, sehingga MAMIKU bisa menjadikan sumber informasi dan musik terkini yang di minati anak muda. Tentunya pengawasan dan evaluasi diperlukan agar program MAMIKU tetap berjalan dengan baik, terpantau dari banyaknya telepon, sms dan facebook akan terlihat berapa banyak pendengar yang request lagu terbaru yang ada di Playlist program MAMIKU.
Kata Kunci: radio publik, minat, pendengar, strategi, kidung
References
Setiyaji,A, dkk. 2015. Radio The Untold Stories. Bandung: Simbiosa Rekatama Media
Uchjana Onong,1990. Radio Siaran Teori dan Praktek. Bandung: Mandar Maju
Elvinaro Ardianto (2007:125)
Ardianto,E, dkk. 2007.komunikasi massa suatu pengantar edisi rivisi. Bandung: Simbiosa Rekatama Media
Morissan. 2011. Manajemen Media Penyiaran Strategi Mengelola Radio dan Televisi. Jakarta: Prenada Media Group
radiomaritimcirebon.blogspot.co.id/p/about-us_22.html
Bungin Burhan. 2007. Penelitian Kualitatif . Jakarta: Prenada Media Grup
Emzir. 2010. Metodologi Penelitian Kualitatif Analisis Data. Jakarta: PT RajaGrafindo Persada
Olii Helena. 2009. Reportase Radio. Jakarta: PT Indeks
Sumadiria Haris.2006. Bahasa Jurnalistik. Bandung: Simbiosa Rekatama Media
Ahmadi Rulam. 2014.Metodelogi Penelitian Kualitatif. Ar-Ruz media. Yogyakarta
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2018 ORASI: Jurnal Dakwah dan Komunikasi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Copyright Notice
An author who publishes in the Orasi: Jurnal Dakwah dan Komunikasi agrees to the following terms:
- Author retains the copyright and grants the journal the right of first publication of the work simultaneously licensed under the Creative Commons Attribution 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal
- Author is able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book) with the acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Author is permitted and encouraged to post his/her work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of the published work (See The Effect of Open Access).