PENGARUH TAYANGAN ADZAN MAGHRIB TERHADAP KETEPATAN WAKTU SHOLAT TERHADAP IBU-IBU MASYARAKAT DUKUH BOJONG DESA KALIBUNTU KEC LOSARI KAB BREBES
DOI:
https://doi.org/10.24235/orasi.v9i1.2965Keywords:
Tayangan Adzan, Televisi, Ketepatan Waktu SholatAbstract
Televisi merupakan media massa yang mengalami perkembangan paling fenomenal didunia. Dengan menciptakan suasana tertentu, yaitu menggabungkan antara media dengar dan gambar. Televisi juga bisa dijadikan media dakwah. Adzan adalah panggilan atau seruan untuk segera melaksanakan sholat. Seharusnya ditayangkannya tayangan adzan maghrib ditelevisi membuat orang yang menonton tayangan adzan tersebut segera melaksanakan sholat. Seperti dalam teori hipodermik yang mempunyai asumsi bahwa komponen-komponen komunikasi (komunikator-pesan-media) sangat mempunyai nilai besar dalam mempengaruhi komunikan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana tayangan adzan maghrib dalam televisi pada ibu-ibu masyarakat Dukuh Bojong Desa Kalibuntu Kec Losari Kab Brebes. Untuk mengetahui bagaimana ketepatan waktu sholat ibu-ibu masyarakat Dukuh Bojong Desa Kalibuntu Kec Losari Kab Brebes. Dan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh tayangan adzan maghrib dalam televisi terhadap ketepatan waktu sholat ibu-ibu masyarakat Dukuh Bojong Desa Kalibuntu Kec Losari Kab Brebes. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan sekunder. Dengan jumlah responden 82 ibu- ibu. Analisis data menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, koefesiensi korelasi yang disambung dengan uji determinasi. Semua pengujian tersebut menggunakan alat bantu yaitu program SPSS versi 21.Berdasarkan hasil uji validitas dan reliabilitas setiap item pertanyaan pada variabel X dan variabel Y dinyatakan valid dan reliabel. Serta hasil koefesiensi korelasi yang dilanjut dengan uji determinasi. Tayangan adzan maghrib ditelevisi berpengaruh signifikan terhadap ketepatan waktu sholat ibu-ibu masyarakat Dukuh Bojong Desa Kalibuntu Kec Losari Kab Brebes dengan nilai t hitung (10,465) lebih besar dari t tabel (2.10982).
Kata Kunci : Tayangan Adzan, Televisi, Ketepatan Waktu Sholat.
References
Aziz, Moh ali. (2012). Ilmu Dakwah. Jakarta : Kencana Prenada Media Group
Effendy, onong uchjana. (2003). Ilmu, Teori dan Filsafat Komunikasi. Bandung : PT Citra Aditya Bakti
Bungin, Burhan. 2013. Metodologi Penelitian Kuantitatif: Komunikasi, Ekonomi, dan Kebijakan Publik serta Ilmu-ilmu Sosial Lainnya. Jakarta: Kencana Prenada Media Group
Morisan, dkk. (2013). Teori Komunikasi Massa. Bogor : Ghalia Indonesia
Maarif, bambang S. (2010). Komunikasi Dakwah. Bandung : Simbiosa Rekatama Media
Darmawan, deni. (2013). Metode Penelitian Kuantitatif. Bandung : PT Remaja Rodakarya
Suharsaputra, Uhar. 2012. Metode Penelitian: Kuantitatif, Kualitatif, dan Tindakan. Bandung: PT Refika Aditama
Suryabrata, Sumadi. (1997). Metodologi Penelitian. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada
Siregar, syofiyan. (2010). Statistika Deskriptif Untuk Penelitian. Jakarta: PT Rajagrafindo Persada
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2018 ORASI: Jurnal Dakwah dan Komunikasi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Copyright Notice
An author who publishes in the Orasi: Jurnal Dakwah dan Komunikasi agrees to the following terms:
- Author retains the copyright and grants the journal the right of first publication of the work simultaneously licensed under the Creative Commons Attribution 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal
- Author is able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book) with the acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Author is permitted and encouraged to post his/her work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of the published work (See The Effect of Open Access).