MENDEKATKAN PENDENGAR RADIO SIARAN DENGAN DAI DAN USTADZ MELALUI RADIO DUPLEK
DOI:
https://doi.org/10.24235/orasi.v9i2.3693Keywords:
Radio siaran, studio mini, radio duplek, dakwahAbstract
Sekitar tahun 2010an suatu pagi sekitar jam 5 di sebuah pasar tradisonal di Kota Jakarta, terdengar suara dai dari salah satu frekwensi radio siaran, suara lantang namun mantap, tegas, lugas dan tersusun dengan baik kata dan kalimat yang di ucap, intonasi dan artikulasinya jelas, sehingga membuat yang mender akan terkesima dan takjub mendengar kata demi kata, kalimat demi kalimat yang di ucapkan dai sejuta umat KH. Zaenudin, MZ dai kondang kembali mengudara lewat ceramahnya di salah satu Radio Siaran swasta di Jakarta, karena memang sejak aktif di Partai Politik ceramah sang dai tidak pernah di putar di Radio Siaran. Kekuatan Radio Siaran sebagai salah satu kekuatan dakwah di masyarakat telah teruji dan terbukti sampai hari ini, sebut saja KH. Zaenudin, MZ. KH. Syukron Makmun, KH. Nur Muhamad Iskandar, SQ. DR. Hj. Tuti Alawiyah, KH. Abdullah Gymnastiar. Mamah Dedeh (sebelum di TV lebih dulu sebagai penceramah di salah satu Radio Siaran Swasta di Bandung), dan banyak lagi dai yang di besarkan lewat Radio Siaran.References
UU Nomer 32 Tahun 2002 Tentang Penyiaran, Sinar Grafika, Jakarta, 2003
UU Nomer 36 Tahun 1999 Tentang Telekomunikasi, Sinar Grafika, Jakarta, 2000
UU Nomer 40 Tahun 1999 Tentang Pers, Nuansa Mulia, Bandung, 2005
Programa Radio (Manual Pelatihan Media). AIBD : Asia-Pacific Institute For Broadcasting Development (Institut Pengembangan Penyiaran Asia Pasifik), Malaysia, 1999
Broadcasting Radio (Panduan Teori dan Praktek), A. Lus Y. Triartanto, Pusataka Book Publisher, Jakarta, 2010.
Annual Report, Geladak, Cirebon, 2018
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2018 ORASI: Jurnal Dakwah dan Komunikasi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Copyright Notice
An author who publishes in the Orasi: Jurnal Dakwah dan Komunikasi agrees to the following terms:
- Author retains the copyright and grants the journal the right of first publication of the work simultaneously licensed under the Creative Commons Attribution 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal
- Author is able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book) with the acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Author is permitted and encouraged to post his/her work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of the published work (See The Effect of Open Access).