DAKWAH SEBAGAI MEDIA KONSELING SPIRITUAL
DOI:
https://doi.org/10.24235/orasi.v10i1.5138Keywords:
Dakwah, Konseling, Spiritual.Abstract
Dakwah salah satu media konseling spiritual yang memiliki peran strategis dalam pembentukan identitas diri dan konsep diri seorang muslim. Dalam dakwah, tersirat banyak wahyu-wahyu Allah Swt. dan hadist-hadis Nabi SAW tentang bagaimana orang seharusnya berperilaku dan hidup di dunia. Al-Quran mengandung banyak makna dan tuntunan tentang hidup, bahwa seseorang dalam kehidupan dunia selalu mengikuti apa yang diwajibkan Allah SWT., akan mendapat balasan surga, sedangkan jika orang banyak mengingkari apa yang diperintahkan Allah SWT., maka ia akan masuk neraka. Dakwah merupakan aktivitas yang sangat urgen didalam agama islam, untuk menyebarkan informasi tentang keagamaan. Spiritual dan agama merupakan humanity yang tidak dapat dipisahkan dari kebudayaan lama dan merupakan hal penting bagi banyak orang sepanjang masa. Terminologi yang sama dengan konseling yang berpusat spiritual adalah agama, humanistik dan transpersonal.
References
Adz-Dzaky & Bakran. H. (2004). Konseling Dan Psikoterapi Islam. Yogyakarta : Fajar Pustaka Baru.
Ahman & Kartadinata, S. (2007). Bimbingan dan Konseling Di Sekolah Dasar. Bandung: PT Imperial Sakti Utama.
Ali Aziz, M. (2004). Ilmu Dakwah. Jakarta: Prenada Media.
Ancok, D. (1989). Teknik Penyusunan Skala Pengukuran. Yogyakarta: PPK UGM.
Arifin, I. Zl. (2009). Bimbingan Penyuluhan Islam. Jakarta: PT Rajagrafindo Persada.
Atkison, R.L. Atkinson, R.C. And Hilgard, E.R. (1996). Pengantar Psikologi. Jakarta: Erlangga.
Bell, A. & Garrett, P. (1998). Approaches to Media Discourse (First. Published). Malden, Massachusetts: Blackwell Publishers Ltd.
Borg, W.R, Gall, M.D. (2003). Educational Research: An Introduction. London: Longman, Inc.
Burke Mary Thomas, et al. (2005). Religious and spiritual Isssues in Counseling. New York: Bruner-Rutledge Taylor & Francis Group.
Burns, R. B. (1993). Konsep Diri: Teori, Pengukuran, dan Perkembangan Perilaku. Jakarta: Arcan.
Calhoun, J.F. Acocella, J.R. (1990). Psychology of Adjustment and Human Relationship. New York: McGraw-Hill, Inc.
Colleta, V.P, Phillips, J.A & Steinert, J.J. (2007). Interpreting Force Concept Inventory Scores: Normalized-Gain and SAT Scores. The American Physical Society 3, 010106. 1-5.
Corey, G. (1997). Teori Dan Praktek Konseling Dan Psikoterapi. Bandung: PT Eresco.
Kusnawan, A. (2004). Komunikasi Penyiaran Islam. Bandung : Merah Press
Lines, D. (2006). Sprituality in Counseling and Psychotherapy. London: Sage Publications.
Makhdlori, M. (2007). Keajaiban membaca Al-Qur'an : mengurangi kemukjizatan fadhilah membaca Al-Qur'an terhadap kesuksesan anda. Yogyakarta: Diva Press.
Miller, G. (2003). Incorporating Spirituality in Counseling and Psychotherapy. New Jersey: John Wiley and Sons, INC.
Munir, M. & Ilaihi, W. (2006). Manajemen Dakwah. Jakarta: Prenada Media Group.
Najati, M.U. (2005). Ilmu Jiwa dalam Al Quran. Jakarta: Pustaka Azzam.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2019 ORASI: Jurnal Dakwah dan Komunikasi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Copyright Notice
An author who publishes in the Orasi: Jurnal Dakwah dan Komunikasi agrees to the following terms:
- Author retains the copyright and grants the journal the right of first publication of the work simultaneously licensed under the Creative Commons Attribution 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal
- Author is able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book) with the acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Author is permitted and encouraged to post his/her work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of the published work (See The Effect of Open Access).