ANALISIS SEMIOTIK STRATEGI DAKWAH HUMOR AKUN INSTAGRAM NUNUZOO
DOI:
https://doi.org/10.24235/orasi.v10i1.5145Keywords:
Strategi Dakwah, Humor, Video Instagram, SemiotikaAbstract
Video akun instagram Nunuzoo selain terbilang muda, Nunuzoo memanfaatkan media sosialnya untuk berdakwah dengan karakteristik humor, padahal humor sendiri sering di konotasikan sebagai bentuk dari ejekan. Namun Nunu membuktikan dengan inovasi humor juga bisa digabungkan dalam dakwah, dengan bantuan teori semiotik dari Ferdinand de Saussure, dianalisis tanda dan penanda pada dakwah humor agar dipahami oleh sasaran madu nya yaitu anak remaja.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi strategi dakwah dengan taktik humor dalam akun instagram Nunuzoo, makna dakwah yang terkandung dalam akun instagram Nunuzoo, dan mengetahui penanda dan pertanda dalam video instagram Nunuzoo melalui analisis semiotik Ferdinand de Saussure
Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif, dengan pendekatan analisis semiotika model Ferdinand De Saussure, objek penelitian yaitu video yang di uanggah pada periode Januari 2018. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan model dyanic dengan langkah-langkah: 1.) menentukan topik menarik; 2.) merumuskan masalah; 3.) menentukan teori analisa; 4.) klasifikasi hasil analisa; 5.) dan kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1.) instagram Nunuzoo mengimplementasikan strategi dakwah Strategi indriawi (al-manhaj al-hissi), Strategi rasional (al-manhaj al-aqli), dan Strategi sentimentil (al-manhaj al-athifi) dengan mengemas ketiga strategi tersebut dengan humor; 2.) video instagram @nunuzoo pada periode Januari 2018, dapat memiliki pemaknaan atau interpretasi terhadap tanda-tanda dakwah seperti optimis, berdoa, usaha, gaul tetap sesuai syariat, dan berlomba dalam kebaikan; 3.) penanda adalah bunyi, gambar, dan coretan yang membentuk kata di suatu halaman. Sedangkan pertanda yaitu konsep dan makna-makna dari setiap bentuk verbal dan nonverbal video di instagram @nunuzoo.
Kata Kunci: Strategi Dakwah, Humor, Video Instagram, Semiotika
References
Ali, Moh Aziz. (2004). Ilmu Dakwah. Jakarta: Kencana.
Ardianto, Ervinaro. (2012). Komunikasi Massa. Bandung: Simbosa Rekatama Media.
Bungin, Burhan. (2012). Penelitian kualitatif. Jakarta: Kencana
_____________. (2008). Penelitian Kualitatif. Jakarta: Kencana
Danesi, Marcel. (2010). Pengantar Memahami Semiotika Media. Yogyakarta: Jalasutra.
Effendy, Onong. (2013). Ilmu Komunikasi Teori dan Praktek. Bandung: Remaja Rosdakarya Offset.
Gunawan, Imam. (2015). Metode Penelitian Kualitatif, Jakarta: BumiAksara.
Hefni, Harjani. (2015). Komunikasi Islam. Jakarta: Kencana
Herdiansyah, Haris. (2010). Metodologi penelitian kualitatif, Jakarta: Salemba Humanika.
Liliweri, Alo. (2011). Komunikas Serba Ada Serba Makna. Jakarta: Kencana.
Mihibbuddin, Muhammad. Humor Sufi Para Wali dan Kiai. Yogyakarta: Araska.
Mulyana, Deddy. (2013). Metode Penelitian Kualitatif Paradigma Baru Ilmu Komunikasi dan Ilmu Sosial Lainnya.Bandung: Remaja Rosdakarya.
_____________. (2008). Komunikasi Humoris. Bandung: Simbiosa Rekatama Media
Moeliono, Anton M. Dkk. (1990). Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka.
Nasrullah, Rulli. (2017). Media Sosial perspektif komunikasi, budaya, dan sosioteknologi. Bandung: Simbiosa Rekatama Media.
Saeful, Asep. (2012). Komunikasi Dakwah teori, pendekatan, dan aplikasi. Bandung :
Simbiosa Rekatama Media
Sanjaya, Wina. (2012). Media Komunikasi Pembelajaran. Jakarta: Kencana.
Severin,Werner J & James, W. Tankard, (2011). Teori Komunikasi Sejarah, Metode, & Terapan di dalam Media Massa.Jakarta: Kencana Media Group.
Subandy, Idi. (2004). Sinarnya Komunikasi Empatik Krisis Budaya dalam
Masyarakat Kontemporer. Bandung: Pustaka Bani Quraisy
Sugiyono. (2008). Metodologi Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Sobur, Alex. (2013). Semiotika Komunikasi. Bandung: PT Remaja Rosdakarya
__________. 2009. Analisis Teks Media. Bandung: PT Remaja Rosdakarya
Tajiri, Hajir. (2015). Etika dan Estetika Dakwah perspektif teologis, filosofis, dan praktis. Bandung: Simbiosa Rekama Media
Vera, Nawiroh. (2014). Semiotika Dalam Riset Komunikasi. Bogor: Ghalia Indonesia.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2019 ORASI: Jurnal Dakwah dan Komunikasi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Copyright Notice
An author who publishes in the Orasi: Jurnal Dakwah dan Komunikasi agrees to the following terms:
- Author retains the copyright and grants the journal the right of first publication of the work simultaneously licensed under the Creative Commons Attribution 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal
- Author is able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book) with the acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Author is permitted and encouraged to post his/her work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of the published work (See The Effect of Open Access).