KONSTRUKSI REALITAS DAN FRAMING Pemberitaan Radarcirebon.Com (Pemberitaan Penangkapan Teroris JAD Ditangkap Densus 88 di Cirebon)
DOI:
https://doi.org/10.24235/orasi.v10i2.5353Keywords:
Framing, Konstruksi, RealitasAbstract
Penangkapan Teroris JAD di Kota Cirebon banyak menarik perhatian media massa lokal di Kota Cirebon, termasuk media online Radarcirebon.Com. Realitas yang disajikan oleh wartawan kedalam berita bukanlah realitas sebenarnya melainkan realitas yang telah di framing dan dikonstruksi media. Masalah yang dikaji peneliti adalah bagaimana Radarcirebon.com mengkonstruksi realitas penangkapan teroris JAD oleh Densus 88 serta framing apa yang dimunculkan dalam pemberitaannya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, dan menggunakan analisis framing model Zhongdan Pan dan Pan and Kosicky. Dari hasil yang telah dianalisis peneliti, hasilnya menunjukan Radarcirebon.Com dalam memframing dan mengkonstruksi berita lebih menonjolkan pada judul berita dari data yang diperoleh dari Kepolisian dan menekankan pada kronologis kejadian panangkapan teroris JAD di Kota Cirebon. Struktur pemberitaan yang dikaji adalah elemen framing : skematik, skrip, tematik, dan retorika. Skematik: Radarcirebon.Com mengatakan seluruh terduga teroris berkaitan dengan kelompok Abu Zee JAD. Sumber berita utamanya adalah Kepolisian. Latar informasi yang disajikan penangkapan Teroris JAD oleh Densus 88. Skrip : Berita yang disajikan wartawan lebih menonjolkan kronologis kejadian penangkapan terduga teroris JAD secara beruntun. Tematik: Radarcirebon.com menyakini seluruh terduga teroris punya keterkaitan dengan kelompok Abu Zee pimpinan JAD Bekasi dan perekrut Abu Rara pelaku penyerangan ke Pak Wiranto. Retoris: Radarcirebon.com memberikan penekanan pada teks berita dan elemen gambar.
Kata Kunci: Framing, konstruksi, realitas
References
Eriyanto. 2002. Analisis Framing Konstruksi, Ideologi dan Politik Media. Yogyakarta: LkiS
Fauzan, Hary. 2019. 40 Terduga Teroris Ditangkap Densus 88 Jelang Pelantikan Presiden. http://www.RadarCirebon.Com. Diakses pada 20/10/19 pukul 15.20 WIB
Fauzi, Arifatul Choiri. 2007. Kabr-Kabar Kekerasan Dari Bali. Yogyakarta: LkiS
Karman. 2012. Media dan Konstruksi Realitas Analisis Framing Pemberitaan Koran Tempo Mengenai Kasus Peledakan Bom di Masjid Malpors Cirebon. http://www.jurnalstudikomunikasi.com. Diunduh pada 19/10/19 pukul 17.50 WIB
Kress, Gunther. 1984. Transformasi Linguistik dan Ideologis dalam Peliputan Berita, dalam Bahasa, Citra, Media, ed. Howard Davis, and Paul Walton, 125-146. Yogyakarta: Jalasutra
Littlejohn. W. Stephen. 1996. Theories of Human Coomunication. Fifth edition. Belmont: Wadsworth
Rdh. 2019. Di Wilayah Hukum Polres Ciko, Empat Terduga Teroris JAD Ditangkap Densus 88. http://www.radarcirebon.com. Diakses pada 19/10/19 pukul 20.16 WIB
Santono, Puji.Konstruksi Sosial Media Massa. Universitas Muhamadiyah Sumatera Utara. Jurnal, http://www.Jurnal.uinsu.ac.id. Diakses pada 19/10/19 Pukul 15.10 WIB
Siahan, Hotman. 2001. Pers Yang Gamang: Studi Pemberitaan Jajak Pendapat Timor-Timur. Jakarta: Institute Studi Arus Informasi
Sudibyo, Agus. 2001. Politik Mediadan Pertarungan Wacana. Yogyakarta: LKiS
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2019 ORASI: Jurnal Dakwah dan Komunikasi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Copyright Notice
An author who publishes in the Orasi: Jurnal Dakwah dan Komunikasi agrees to the following terms:
- Author retains the copyright and grants the journal the right of first publication of the work simultaneously licensed under the Creative Commons Attribution 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal
- Author is able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book) with the acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Author is permitted and encouraged to post his/her work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of the published work (See The Effect of Open Access).