MEDIA SOSIAL DAN RADIKALISME MAHASISWA
DOI:
https://doi.org/10.24235/orasi.v10i2.5368Keywords:
Media Sosial, Radikalisme, MahasiswaAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi dan permasalahan yang dihadapi mahasiswa dan perguruan tinggi dalam mencegah merasuknya paham-paham radikalisme melalui penggunaan media sosial Desain penelitian menggunakan pendekatan mix-methods, yang diawali pendekatan kuantitatif dan dilanjutkan dengan pendekatan kualitatif. Temuan penelitian menunjukkan bahwa ada sejumlah potensi yang belum dimanfaatkan perguruan tinggi dalam mencegah paham radikalisme masuk dalam kehidupan kampus, seperti memanfaatkan masjid kampus sebagai pusat media deradikalisme. Penggunaan media sosial oleh mahasiswa sedikit banyak telah menunjukkan pemanfataannya yang lebih bijak dengan tidak mengakses website-website yang diindikasikan memiliki materi radikalisme. Perguruan tinggi telah berupaya membekali mahasiswa dengan materi deradikalisme sebagai usaha untuk membekali mahasiswa agar dapat terhindar dari uapaya-upaya yang mengarah kepada radikalisme. Output yang dihasilkan menjadi salah satu alternatif untuk penguatan konsep dasar upaya pembekalan pengetahuan, sikap dan perilaku mahasiswa untuk menghindari berbagai pengetahuan, sikap dan perilaku radikal.References
Achmad, Amrullah (edit). 1983. Dakwah Islam dan Perubahan Sosial.Yogyakarta.: PLP2M.
Amin, Samsul Munir. 2009. Ilmu Dakwah. Jakarta: Amzah.
Amirsyah. 2012. Meluruskan Salah Paham terhadap Deradikalisme : Pemikiran, Konsep dan Strategi pelaksanaan. Jakarta : Grafindo Khazanah ilmu dan Sentra HAKI, UMJ
Andriadi, Fayakhun. 2017. Partisipasi Virtual : Demokrasi Netizen di Indonesia. Jakarta :RMBOOKS
Arifianto S. 2018. Praktik Budaya Media Digital dan Pengaruhnya. Yogyakarta : Aswaja Pressindo
Asari, Akhmad Fauzi, dik. 2016. Radikalisme Islam di Kalangan Mahasiswa Perguruan Tinggi Negeri di Banjarmasin. Banjarmasin : IAIN Antasari Press
Creswell, John. 2014. Research Design Pendekatan Kualitatif, Kuantitatif, dan Mixed. Yogyakarta: Pustaka Pelajar
Ibrahim, Idi Subandy dan Iriantara, Yosal. 2017. Komunikasi yang Mengubah Dunia: Revolusi dari Aksara hingga Media Sosial. Bandung : Simbiosa Rekatama Media
Nasrullah,Rulli.2017. Media Sosial : Perspektif Komunikasi, Budaya dan Sosioteknologi. Bandung : Remaja Rosdakarya
Nurudin. 2017. Perkembangan Teknologi Komunikasi. Jakarta : RajaGrafindo Persada
Rogers, Everett M. 1986. Communication Technology:The New Media in Society. New York : The Free Press
Schmidt, Eric dan Cohen, Jared. 2014. The New Digital Age. Jakarta : Kepustakaan Populer Gramedia
Sugihartati, Rahma. 2014. Perkembangan Masyarakat Informasi da Teori Sosial Kontemporer. Jakarta : Kencana
Supandi. 2013. Psikologi : Anak-Anak Pelaku Tindak Pidana Terorisme di Indonesia. Ciputat : PUSTIKOM
Turmudi, Endang dan Sihbudi, Riza. 2005. Islam dan Radikalisme di Indonesia. Jakarta : LIPI Press
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2019 ORASI: Jurnal Dakwah dan Komunikasi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Copyright Notice
An author who publishes in the Orasi: Jurnal Dakwah dan Komunikasi agrees to the following terms:
- Author retains the copyright and grants the journal the right of first publication of the work simultaneously licensed under the Creative Commons Attribution 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal
- Author is able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book) with the acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Author is permitted and encouraged to post his/her work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of the published work (See The Effect of Open Access).