PEMBERITAAN VIRUS CORONA DI TV ONE DAN KOMPAS TV (Analisis FramingZhongdang Pan dan Gerald M.Kosicki)
DOI:
https://doi.org/10.24235/orasi.v11i1.6291Keywords:
Analisis Framing, Kompas TV, Media Televisi, TV One, Virus Corona.Abstract
Virus 2019 Novel Coronavirus (2019-nCoV) yang lebih dikenal dengan nama virus Corona adalah jenis baru dari virus Corona yang menular ke manusia. Virus Corona adalah virus yang menyerang sistem pernafasan yang bisa menyebabkan gangguan pernafasan, pneumonia akut, sampai kematian. Infeksi virus ini disebut COVID-19 dan pertama kali ditemukan di kota Wuhan, Tiongkok, pada akhir Desember 2019. Virus ini menular dengan cepat dan telah menyebar ke wilayah lain di Tiongkok dan ke beberapa negara termasuk Indonesia. Pada tanggal 2 Maret 2020, Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo resmi mengumumkan bahwa ada dua WNI yang positif COVID-19. Informasi ini pun resmi diberitakan oleh berbagai media massa khususnya televisi dengan angle yang beragam. Sebagai saluran berbasis audio-visual, televisi masih diangggap alat yang ampuh untuk membentuk opini publik. Dengan menggunakan pendekatan Analisis Framing Zhongdang Pan dan Gerald M.Kosicki, identifikasi tentang penggunaan televisi untuk kepentingan publik diklasifikasikan dengan melakukan analisis empat struktur framing besar yaitu sintaksis, skrip, tematik, dan retoris. Dari analisis tersebut ditemukan perbedaan framing dalam konten pemberitaan yang disiarkan oleh 2 televisi swasta yang ada di Indonesia, TV One dan Kompas TV. TV One membingkai pemberitaan virus Corona dengan mengedepankan kepanikan dan ketakutan, sedangkan Kompas TV lebih fokus kepada upaya penanganan dan solusi pencegahan.
References
Eriyanto. 2012. â€Analisis Framing†Konstruksi, Ideologi, dan Politik Media. Yogyakarta: LKis
Kriyantono, Rachmat. 2014.Teknik Praktis Riset Komunikasi. Jakarta: Kencana Prenada Media.
Nurudin. 2017. Pengantar Komunikasi Massa.Jakarta : Rajawali Press.
Sobur, Alex. 2007. Analisis Teks Media.Bandung: Rosda.
Tamburaka, Apriadi. 2013. Agenda Setting Media Massa. Jakarta: Rajawali Pers.
Kahar, Azhar Marzuki. 2016. “Analisis Framing Rubrik Laporan Utama Tabloid Verbeek.â€Jurnal Komunikasi Kareba 5 (2):406-430. http://journal.unhas.ac.id/index.php/kareba/article/view/1915.
Kusumadewi, Etika Widya dan Rusdi, Farid. 2016. Analisis Framing Pemberitaan Kisruh Partai Golkar Pasca Keputusan Menkumham Dalam Program Dialog Primetime News Metrotv Dan Kabar Petang Tvone. Jurnal Komunikasi 8 (2):189-206. https://journal.untar.ac.id/index.php/komunikasi/article/view/68/152.
Putri, Ayu Nur Irwinesia. 2012. Analisis Framing Berita Demonstrasi Mahasiswa Semarang Terkait Kenaikan Harga Bbm Pada Tv Borobudur. Jurnal The Messenger 4 (2) : 19-26. http://journals.usm.ac.id/index.php/the-messenger/article/view/156.
Febriani, Ni Kadek Novi, Dewi Yuri Cahyani dan Ni Made Ras Amanda Gelgel. 2016. Pembingkaian Berita Seratus Hari Kerja Jokowi “ JK (Analisis Framing Program Berita di Metro Hari ini).E-Jurnal Medium 1 (2): 1-12. https://ojs.unud.ac.id/index.php/komunikasi/article/view/20416.
Nugroho, Catur. 2014. Konstruksi Berita Kontroversi Rancangan Undang-Undang Keistimewaan Yogyakarta (Analisis Framing Pan Dan Kosicki Terhadap Berita Surat Kabar Harian Kompas Dan Kedaulatan Rakyat Edisi Januari 2011 “ Maret 2011). Jurnal Ilmu Komunikasi Lontar 3 (2):27-43. https://doi.org/10.30656/lontar.v2i3.339.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2020 ORASI: Jurnal Dakwah dan Komunikasi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Copyright Notice
An author who publishes in the Orasi: Jurnal Dakwah dan Komunikasi agrees to the following terms:
- Author retains the copyright and grants the journal the right of first publication of the work simultaneously licensed under the Creative Commons Attribution 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal
- Author is able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book) with the acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Author is permitted and encouraged to post his/her work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of the published work (See The Effect of Open Access).