PENERIMAAN KHALAYAK TERHADAP KONSTRUKSI MILLENNIAL PARENTING DI INSTAGRAM PARENTALK.ID
DOI:
https://doi.org/10.24235/orasi.v11i1.6339Keywords:
Millennial Parenting, Parentalk, Penerimaan Khalayak, Pola Asuh, ResepsiAbstract
Orang tua millennial memiliki pola asuh yang berbeda dengan pola asuh pada generasi sebelumnya. Millenial yang menjadi orang tua tidak lagi percaya terhadap pola asuh yang melibatkan mitos atau pun informasi pola asuh yang diragukan sumbernya. Parentalk hadir dengan visi dan misi membantu orang tua millennial untuk terhubung, mendapatkan inspirasi, dan membagikan cerita mereka tentang pengasuhan. Parentalk merupakan media yang berfokus pada konten untuk orang tua millenial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon dan posisi khalayak, yaitu orang tua milenial terhadap informasi millennial parenting di Instagram @Parentalk.id. Penelitian ini dilaksanakan dengan pendekatan kualitatif dan menggunakan konsep decoding-encoding Stuart Hall. Data penelitian didapat dengan melakukan wawancara dan literature terkait. Adapun hasil penelitian menyatakan bahwa posisi informan berbeda-beda berdasarkan latar belakang dan kondisi keluarga masing-masing, namun posisi khalayak didominasi oleh hegemoni dominan. Hal ini cukup menjelaskan bahwa informasi yang diberikan oleh Parentalk berarti dimaknai sama dan sejalan dengan khalayak. Ditemukan juga bahwa khalayak memang aktif dalam mengkonsumsi informasi yang disajikan media. Aktif di sini maksudnya adalah bahwa khalayak memiliki kuasa dalam memilih media yang dipakainya untuk mengakses informasi. Berdasarkan hasil wawancara, informan memiliki preferensinya sendiri ketika mencari informasi terkait pola asuh anak (parenting). Saluran komunikasi yang umumnya digunakan oleh informan adalah Instagram, internet, orangtua, dokter, dan juga suami.
References
Adawiah, Rabiatul. 2017. "Pola Asuh Orang Tua dan Implikasinya Terhadap Pendidikan Anak (Studi Pada Masyarakat Dayak di Kecamatan Halong Kabupaten Balangan)." Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan 7 (1): 33-48. https://ppjp.ulm.ac.id/journal/index.php/pkn/article/view/3534
During, Simon. 1999. The Cultural Studies: Second Edition. London: Routledge.
Eka, Randi. 2017. Parentalk merupakan media yang berfokus pada konten untuk orang tua millennial. Dailysocial.id. https://dailysocial.id/post/parentalk-menerima-pendanaan-awal-dari-emera-kapital
Hildayani, Rini. 2018. Millennial Parenting dan Peranannya Terhadap Kesehatan Pencernaan. UI Publishing, pp. 298-315.
Hurlock, E.B. 1999. Chlid Development Jilid II, terjemahan Tjandrasa. Jakarta: Erlangga.
Jakpat. 2018. "Digital Parenting: The Habit of Online Information Seeking." Blog.jakpat.net. https://blog.jakpat.net/digital-parenting/
Lisa, Warda dan Asagaya Astuti. 2018. Perbedaan Pengasuhan Berkesadaran pada Orang Tua Milenial. Jurnal Psikologi 11 (1): 60-71.
https://ejournal.gunadarma.ac.id/index.php/psiko/article/view/2074
Nasrullah, Rulli. 2017. Media Sosial: Perspektif Komunikasi, Budaya, dan Sosioteknologi. Bandung: Simbiosa Rekatama Media.
Nrchealth.com. 2017. "Millennial Parents: Challenging Conventional Expectations of Pediatric Care." Nebraska. https://nrchealth.com/resource/challenging-convention-millennial-parents-expectations-pediatric-care/.
Wets, Richard dan Lynn H. Turner. 2008. Pengantar Teori Komunikasi: Analisis dan Aplikasi. Jakarta: Salemba Humanika.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2020 ORASI: Jurnal Dakwah dan Komunikasi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Copyright Notice
An author who publishes in the Orasi: Jurnal Dakwah dan Komunikasi agrees to the following terms:
- Author retains the copyright and grants the journal the right of first publication of the work simultaneously licensed under the Creative Commons Attribution 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal
- Author is able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book) with the acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Author is permitted and encouraged to post his/her work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of the published work (See The Effect of Open Access).