INVENTARISASI POTENSI DAN ANALISIS PROBLEMATIKA DAKWAH DI KOTA CIREBON STUDI KASUS PENGGUNAAN MEDIA DI KOTA CIREBON
DOI:
https://doi.org/10.24235/orasi.v11i1.6493Keywords:
pemetaan dakwah, da’i Lokal, media dakwahAbstract
Penelitian ini dilatarbelakangi adanya kebutuhan akan data terkini tentang unsur-unsur dakwah meliputi dai, madu, materi, media dan efek yang ada di kota Cirebon. Dengan adanya peta dakwah, maka dai maupun lembaga dakwah dapat menyesuaikan materi dakwahnya dengan situasi dan kondisi madu yang akan diberi materi dakwah, dikarenakan kondisi objektif madu memiliki pemahaman islam yang sangat beragam. Penelitian ini penting untuk dilakukan dalam upaya mengungkap data berbagai unsur dakwah yang valid dan komprehensif sesuai situasi dan kondisi yang ada di kota Cirebon. Penelitian dirancang dengan menggunakan metode mix-methods. Diawali dengan pengumpulan data serta penyajian data secara kuantitatif kemudian dilanjutkan dengan analisa data menggunakan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa situasi dan kondisi dai sangatlah bervariasi sesuai dengan situasi dan kondisi masyarakat sekitarnya. Demikian pula dengan penggunaan media, baik media massa maupun media sosial. Kesimpulan dari penelitian ini adalah komposisi demografis dari dai lokal di Kota Cirebon adalah bertempat tinggal di sekitar madu dan penggunaan media massa terutama media sosial yang sangat sering dilakukan madu.
References
Abdullah. 2012. Analisis SWOT Dakwah di Indonesia: Upaya Merumuskan Peta Dakwah. MIQOT 36 (2): 409-426. https://issuu.com/jurnalmiqotojs.uinsu.ac.id/docs/pdf_juli-desember_2012.
Creswell, John. 2010. Research Design: Pendekatan Kualitatif, Kuantitatif, dan Mixed. Yogyakarta: PT Pustaka Pelajar.
Faizah dan Lalu M. Effendi. 2006. Psikologi Dakwah. Jakarta: Prenadamedia Group.
Fakhruroji, M. dan Muhaemin, E. 2017. Sikap Akademisi Dakwah Terhadap Internet Sebagai Media Dakwah. Jurnal Sosioteknologi 16 (1): 82-93. http://journals.itb.ac.id/index.php/sostek/article/view/3816.
Hartley, John. 2004. Communication, Cultural and Media Studies. London: Routledge.
Juniawati. 2014. "Dakwah Melalui Media Elektronik: Peran dan Potensi Media Elektronik dalam Dakwah Islam di Kalimantan Barat". Jurnal Dakwah 15 (2): 211-233. http://ejournal.uin-suka.ac.id/dakwah/jurnaldakwah/article/view/305.
McQuail, Denis. 2010. McQuails Mass Communication Theory. London: SAGE Publications Ltd.
Munir, Muhammad dan Wahyu Ilaihi. 2012. Manajemen dakwah. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.
Nursalam dan Suardi. 2017. Interaksi Keberagamaan Dakwah Muhammadiyah di Kota Makassar. Jurnal Equilibrium Pendidikan Sosiologi 5 (2): 121-130. https://journal.unismuh.ac.id/index.php/equilibrium/article/view/1043/959.
Purwanto, Yedi, Muhamad Taufik dan Asep Wawan Jatnika. 2017. Peran Teknologi Informasi Dalam Perkembangan Dakwah Mahasiswa. Jurnal Sosioteknologi 16 (1): 94-109. http://journals.itb.ac.id/index.php/sostek/article/view/3816.
Rahmat, Jalaluddin. 1995. Metode Penelitian Komunikasi. Bandung: CV. Remaja Karya.
Sirajuddin, Murniaty. 2014. Pengembangan Strategi Dakwah Melalui Media Internet (Peluang dan Tantangan). Al-Irsyad Al-Nafs, Jurnal Bimbingan Penyuluhan Islam 1 (1): 11-23. http://journal.uin-alauddin.ac.id/index.php/Al-Irsyad_Al-Nafs/article/view/2550.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2020 ORASI: Jurnal Dakwah dan Komunikasi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Copyright Notice
An author who publishes in the Orasi: Jurnal Dakwah dan Komunikasi agrees to the following terms:
- Author retains the copyright and grants the journal the right of first publication of the work simultaneously licensed under the Creative Commons Attribution 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal
- Author is able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book) with the acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Author is permitted and encouraged to post his/her work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of the published work (See The Effect of Open Access).