TEORI SIMULACRA JEAN BAUDRILLARD DALAM DUNIA KOMUNIKASI MEDIA MASSA
DOI:
https://doi.org/10.24235/orasi.v11i2.7177Keywords:
Baudrillard, Simulacra, Komunikasi, Media MassaAbstract
ABSTRAK
Pada era postmodern sekarang ini, masyarakat dikenal sebagai masyarakat yang mengedepankan prestise. Masyarakat kontemporer sudah terikat dan tidak dapat terlepas dari teknologi dan saling menjalin komunikasi dengan cepat, sehingga terbentuk koneksi integral dari pesatnya perkembangan teknologi informasi, kemudian terciptalah sarana transformasi sosial dengan tatanan nilai kemodernan yang serba cepat dan instan. Komunikasi merupakan sebuah dialektika kebutuhan akan menerima informasi. Berkembangnya teknologi komunikasi dan informasi membuat beragam sarana media komunikasi, mulai dari kegunaan dan bentuk alat yang semakin canggih membuat manusia menjadi sangat responsif terhadap informasi yang diterima. Dalam teori simulacra Jean Baudrillrad menjelaskan bahwa realitas dalam media adalah realitas semu dimana sesuatu kebenaran dimipulasi agar masyarakat mengikuti dan mengkonsuminya. Terlebih kita sekarang berada di era post-truth, realitas komunikasi digambarkan sebagai sebuah rentang masa yang cenderung mengabaikan kebenaran dan fakta. Realitas dan kebenaran adalah sebuah persepsi yang terikat pada perspektif dan interpretasi personal. Dalam kajian ini penulis secara deskriprif analitik memberikan penjelasan tentang fenomena yang sering terjadi di dalam realitas masyarakat kontemporer yaitu tentang komunikasi yang ditampilkan dalam media massa. Dari kajian ini dapat diketahui bahwa komunikasi di media massa adalah sebuah potret komunikasi yang sering kali di manipulasi kebenaran dan faktanya.
References
Barker, Chris. 2011. Cultural Studies: Teori Dan Praktik. Penerjemah. Yogyakarta: PT Bentang Pustaka.
Baudrillard, Jean. 1985. Simulacra and Simulations. London: Sage Publications Ltd., Galilee & University of Michigan.
Chaney. 1996. Lifestyle: Sebuah Pengantar Komprehensif. Edited by Nuraeni. Yogyakarta: Jalasutra.
Fitria, Herlinda. 2015. Hiperrealitas Dalam Social Media (Studi Kasus: Makan Cantik Di Senopati Pada Masyarakat Perkotaan). Informasi 45 (2). https://doi.org/https://doi.org/10.21831/informasi.v45i2.7985.
Gatra.com. 2019. Hingga Juni 2019, Pengguna Internet Indonesia 171 Juta. GATRAcom, July 3, 2019. https://www.gatra.com/detail/news/426059/teknologi/hingga-juni-2019-pengguna-internet-indonesia-171-juta.
Haryatmoko. 2017. Ketika Emosi Dominasi Politik. Kompas.Id. 2017. https://kompas.id/baca/opini/2017/11/15/ ketika-emosi-dominasi-politik/.
Kushendrawati, Selu Margaretha. 2001. Hiperrealitas Dan Ruang Publik: Sebuah Analisis Cultural Studies. Jakarta: Penaku.
Lechte, John. 2001. 50 Filsuf Kontemporer: Dari Strukturalisme Sampai Postmodernitas. Terjemahan. Yogyakarta: Kanisius.
Manawi, Hadari, and Mimi Martini. 1994. Penelitian Terapan. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
Murtiningsih, Siti, Joko Siswanto, and M. Mukhtasar Syamsudin. 2013. Problem Pendidikan Video Games Dalam Perspektif Teori Simulacra Jean Baudrillard. Jurnal Ilmu Pendidikan 19 (1). https://doi.org/http://dx.doi.org/10.17977/jip.v19i1.3758.
Piliang, Yasraf Amir. 2001. Postmoderinsme Dan Ekstasi Komunikasi. Mediator: Jurnal Komunikasi 2 (2): 166“68. https://doi.org/https://doi.org/10.29313/mediator.v2i2.716.
”””. 2011. Dunia Yang Dilipat; Tamasya Melampaui Batas-Batas Kebudayaan. Bandung: Matahari.
Ritze, George. 2003. Teori Sosial Postmodern. Terj. Muha. Yogyakarta: Kreasi Waca.
Syaodih, Nana. 2009. Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Syuhada, Kharisma Dhimas. 2018. Etika Media Di Era Post-Truth. Jurnal Komunikasi Indonesia 6 (1): 75“79. https://doi.org/https://doi/org/10.7454/jki.v6i1.8789.
Ulya. 2018. Post-Truth, Hoaks, Dan Religiusitas Di Media Sosial. Fikrah: Jurnal Ilmu Aqidah Dan Studi Keagamaan 6 (2): 283. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.21043/fikrah.v6i2.4070.
Utoyo, Bambang. 2001. Perkembangan Pemikiran Jean Baudrillard: Dari Realitas Ke Simulakrum. Universitas Indonesia.
Wahyudi, J. B. 2001. Dasar-Dasar Jurnalistik, Radio Dan Televisi. Jakarta: Grafiti.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2020 ORASI: Jurnal Dakwah dan Komunikasi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Copyright Notice
An author who publishes in the Orasi: Jurnal Dakwah dan Komunikasi agrees to the following terms:
- Author retains the copyright and grants the journal the right of first publication of the work simultaneously licensed under the Creative Commons Attribution 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal
- Author is able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book) with the acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Author is permitted and encouraged to post his/her work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of the published work (See The Effect of Open Access).