REPRESENTASI KORBAN COVID-19 DALAM FOTO JURNALISTIK DI INSTAGRAM @JOSHIRWANDI (Analisis Semiotik Roland Barthes)
DOI:
https://doi.org/10.24235/orasi.v11i2.7183Keywords:
Representasi, Korban Covid-19, Foto Jurnalistik, Analisis Semiotika, Roland BarthesAbstract
ABSTRAK
Pandemi Covid-19 yang melanda seluruh dunia masih menjadi sebuah masalah yang belum terselesaikan hingga saat ini dan menimbulkan banyak pro kontra di masyarakat. Joshua Irwandi, sebagai seorang jurnalis foto mencoba menghadirkan Covid-19 ke masyarakat dalam sebuah karya jurnalistik berupa foto yang ia unggah pada akun Instagramnya @joshirwandi. Dalam waktu singkat foto tersebut menjadi viral dan menjadi perbincangan di masyarakat. Foto sesosok tubuh manusia terbungkus plastic menjadi objek utama dalam penelitian ini. Penelitian ini menganalisis dampak dari virus Covid-19 yang memakan banyak korban yang direpresentasikan oleh Joshua Irwandi melalui foto jurnalistik dan dianalisis menggunakan analisis semiotika Roland Barthes. Dalam kajian semiotika, Roland Barthes memaparkan 3 tahapan untuk memaknai sebuah foto yaitu perseptif, konotasi kognitif dan etis-ideologis Hasil penelitian menunjukan bahwa virus corona yang tak kasat mata ini bukan hanya mitos belaka namun fakta karena telah menimbulkan banyak korban salah satunya buktinya adalah adanya foto sesosok jenazah yang terbungkus plastik karya Joshua irwandi. Foto ini mengajak masyarakat untuk sadar akan penyakit ini memang nyata dan berbahaya sehingga masyarakat diharapkan dapat menjaga kesehatan agar pandemi ini segera berlalu.
References
Alwi, Audy Mirza. 2016. FOTO JURNALISTIK Metode Memotret Dan Mengirim Foto Ke Media Massa. Jakarta: PT. Bumi Aksara.
Aprilianingrum, Dian. 2019. Representasi Bencana Dalam Foto Seri Cerita Kloset Pascagempa-Tsunami Palu (Studi Analisis Semiotik Terhadap Foto Seri Karya Beawiharta Yang Dimuat Di Beritasatu.Com) Jurnalisa Vol 05 Nomor 1: 31-42 DOI: http://dx.doi.org/10.24252/jurnalisa.v5i1.9896 diakses 24 Juli 2020
Basuki, Achmad. 2015. Makna Warna Dalam Desain. Retrieved April 30: 2017.
Beard, David. 2020. Photo of COVID-19 Victim in Indonesia Sparks Fascination”and Denial. 2020. https://www.nationalgeographic.com/photography/2020/07/covid-victim-photograph-sparks-fascination-and-denial-indonesia/.
Fanti, Giulio. 2018. Why Is the Turin Shroud Not Fake? Global Journal of Archaeology & Anthropology 7 (3). https://doi.org/10.19080/gjaa.2018.07.555715.
Ida, Rachmah. 2014. Studi Media dan Kajian Budaya. Jakarta: Prenada.
Kriyantono, Rachmat. 2014.Teknik Praktis Riset Komunikasi.Jakarta: Kencana Prenada Media.
Monica, Monica, dan Laura Christina Luzar. 2011. Efek Warna Dalam Dunia Desain Dan Periklanan. Humaniora 2 (2): 1084. https://doi.org/10.21512/humaniora.v2i2.3158.
Nasrullah, Rulli. 2015. Media Sosial Perspektif Komunikasi, Budaya Dan Sosioteknologi. Bandung: Simbiosa Rekatama.
Nuswantara, Jaka Priyo. 2014. Pesan Sosial Dalam Foto Jurnalistik (Analisis Semiotika Dalam Buku ˜Jakarta Estetika Banal, Bab I, III, V, dan VII) Jurnal The Messenger Vol 6 No 1:14-21 DOI: http://dx.doi.org/10.26623/themessenger.v6i1.163 diakses 24 Juli 2020
Pratiwi, Endah Rizqi dan Belli Nasution 2017. Foto Bencana Asap Di Provinsi Riau Pada Instagram @Infopku_ (Analisis Semiotika Roland Barthes) JOM FISIP Volume 4 No. 2: 1-14 DOI: https://jom.unri.ac.id/index.php/JOMFSIP/article/view/15166/14713 diakses 28 Juli
Putra, Sandi Justitia. 2017. Representasi Wanita Indonesia Pada Foto Jurnalistik (AnaPutra, Sandi Justitia. 2017. ˜Representasi Wanita Indonesia Pada Foto Jurnalistik (Analisis Semiotika Roland Barthes Pada Foto Jurnalistik Pengukuhan Paskibraka Dalam Media Online Tempo.Co). In Se. In Seminar Nasional TIK Dan Ilmu Sosial (SocioTech).
Sobur, Alex. 2007. Analisis Teks Media. Bandung: Rosda.
Wijaya, Taufan. 2014. Foto Jurnalistik. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2020 ORASI: Jurnal Dakwah dan Komunikasi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Copyright Notice
An author who publishes in the Orasi: Jurnal Dakwah dan Komunikasi agrees to the following terms:
- Author retains the copyright and grants the journal the right of first publication of the work simultaneously licensed under the Creative Commons Attribution 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal
- Author is able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book) with the acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Author is permitted and encouraged to post his/her work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of the published work (See The Effect of Open Access).