Mengembangkan Komunikasi Dakwah Melalui Wisata Religi Jelajah Masjid Kuno di Kota Cirebon
DOI:
https://doi.org/10.24235/orasi.v12i1.8297Keywords:
(Wisata Religi, Masjid Kuno, Komunikasi Dakwah, dan Caruban Nagari) (Religious Tourism, Ancient Mosque, Da'wah Communication, and Caruban Nagari)Abstract
Masjid adalah pusat ibadah dan kebudayaan Islam. Masjid tidak hanya sekedar tempat untuk ibadah ritual atau sholat, tetapi masjid juga memiliki peran dimensi sosial yang lebih luas yaitu tempat membangun peradaban dan kebudayaan Islam (Sidi Gazalba, Masjid, Pustaka Antara Jakarta, 1962). Kota Cirebon, kota tertua di Jawa Barat, yang memiliki bangunan masjid-masjid kuno di bangun abad ke 14, selama ini tidak menjadi obyek wisata religi, di bandingkan makam keramat, padahal potensi wisata religi msjid kuno berpotensi menjadi ikon destinasi wisata religi yang baru di kota Cirebon. Sehingga Masjid Raya At taqwa Kota Cirebon, sejak Oktober 2020 mengembangkan masjid kuno sebagai destinasi wisata religi dengan tujuan mengembangkan wisata religi tidak hanya makam keramat tapi juga masjid kuno. Metode yang di gunakan dalam kegiatan ini diawali dengan menganalisis secara mendalam terhadap karakter masjid kuno, melalui focus grup diskusi dengan melibatkan masyarakat, kemit masjid atau pengelola masjid kuno, stakeholder lokasi dan pelaku wisata seerti biro travel dan Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), serta unsur perbankan dan pemerintah kota Cirebon. Dengan melibatkan semua komponen tersebut dalam mengembangkan komunikasi dakwah, maka masjid kuno menjadi destinasi baru wisata religi di kota Cirebon yang dikembangkan oleh Masjid Raya At Taqwa Kota Cirebon, sejak bulan Oktober 2020.References
Abidin, Zainal bin Syamsudin. 2018. Fakta Baru Walisongo, Telaah Kritis Ajaran, dan Sejarah Walisongo, Menyingkap Tabir Mitos yang Terlanjur diyakini . Pustaka Imam Bonjol, Yogyakarta.
Baidawi, Kamil Hamid. 2020. Sejarah Islam di Jawa, Menelusuri Geneologi Islam di Jawa . Araska, Yogyakarta.
Dirjen Bimas Islam Kementerian Agama Republik Indonesia. 2015. Standar Pembinaan Manajemen Masjid. Jakarta.
El Jaquene, Fery Taufiq. 2020. Hitam Putih Pajajaran. Yogyakarta: Araska.
Fuadi, Imam. 2011. Sejarah Peradaban Islam, Teras Yogyakarta.
Gazalba, Sidi. 1962. Mesjid Pusat Ibadat dan Kebudayaan Islam. Jakarta: Pustaka Antara.
Kordinator Dakwah. 1990. Pengelolaan Masjid Dalam Pengembangan Dakwah Islamiyah. DKI Jakarta.
Mufid, Mudhofar. 2019. Arsitektur Khas Masjid Agung Sang Cipta Rasa Cirebon , Yayasan Pelita Parahyangan, Bandung.
Natadiningrat, Arief . Membumikan Wasiat Sunan Gunung Jati Ingsun Titip Tajug lan Fakir Miskin. Yayasan Keraton Kesepuhan Cirebon 2004.
Sunardjo, Unang RH. Masa Kejayaan Kerajaan Cirebon "Kajian dari Aspek Politik dan Pemerintahan". Yayasan Keraton Kasepuhan: Cirebon. 1996.
Suryadinata, Leo. 2007. Laksamana Cheng HO dan Asia Tenggara, LP3S Jakarat.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2021 ORASI: Jurnal Dakwah dan Komunikasi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Copyright Notice
An author who publishes in the Orasi: Jurnal Dakwah dan Komunikasi agrees to the following terms:
- Author retains the copyright and grants the journal the right of first publication of the work simultaneously licensed under the Creative Commons Attribution 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal
- Author is able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book) with the acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Author is permitted and encouraged to post his/her work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of the published work (See The Effect of Open Access).