PEMBENTUKAN KATA BARU MELALUI PROSES BLENDING SEBAGAI IDENTITAS PERUSAHAAN DALAM KOMUNIKASI PEMASARAN
DOI:
https://doi.org/10.24235/orasi.v12i2.8765Keywords:
Blending, Identitas Perusahaan, Komunikasi PemasaranAbstract
Manusia melakukan komunikasi dalam upaya mencapai tujuannya. Dalam proses komunikasi terdapat interaksi antara komunikator dan komunikan menggunakan bahasa sebagai saluran (media) penyampai pesan. Memiliki sifat unik, bahasa dapat dimanfaatkan untuk berbagai kepentingan, termasuk sebagai identitas perusahaan dalam komunikasi pemasaran. Bahasa dapat dimodifikasi serta menghasilkan kata baru melalui proses morfologi, khususnya blending. Pembentukan kata baru melalui proses blending merupakan proses kreatif yang menarik dalam berbagai bidang mencakup juga komunikasi pemasaran. Penelitian ini menganalisa proses morfologis pembentukan kata baru sebagai tagline produk jasa yang diliuncurkan oleh perusahaan retail Ace Hardware serta implementasinya sebagai identitas perusahaan dalam perangkat promosi (promotion tools). Penulis meneliti penciptaan kata baru dalam tagline Acesistant melalui proses morfologis blending menurut Adriene Lehrer dan John Algeo, serta analisis penggunaan tagline sebagai identitas perusahaan dalam perangkat promosi. Hasil penelitian menunjukkan pembentukan kata baru melalui proses morfologis blending mampu menghasilkan sebuah tagline produk jasa yang merepresentasikan identitas sebuah institusi bisnis. Lebih jauhnya, tagline juga berfungsi sebagai komponen promosi dalam komunikasi pemasaran yang menonjolkan ciri khas.References
Anita Ramadhiyanti; Kurniawati. 2014. PENGETAHUAN MORFOLOGI ( MORPHOLOGICAL AWARENESS ) DALAM PROSES PENGENALAN Inggris Dalam Penggunaan Bahasa Inggrisnya . Pada Kurikulum Pendidikan Bahasa Performa Pelajar , Namun Penguasaan Pengetahuan Atau Komponen Bahasa Inggris, 103“18.
Arens, W.F. 1996. Contemporary Advertising. 6th ed. Chicago: Irwin.
Giyatmi; Wijayava; Arumi. 2018. Blending: Sebuah Alternatif A . Pendahuluan Pada Pertengahan Tahun 2016 , Beredar Sebuah Snack Atau Makanan Ringan Yang Cukup Membuat Heboh Masyarakat Indonesia . Snack Tersebut Dikenal Dengan Nama Bikini . Snack Tersebut Dianggap Memiliki Muatan Pornagr. Adabiyyt: Jurnal Bahasa Dan Sastra II (2): 156“80.
Hosseinzadeh, Naghmeh Mirzaie. 2014. New Blends in English Language. EA Journals 2.
Knapp, Duanne E. 2001. The Brand Mindset. Yogyakarta: ANDI.
Kotler, Philip, Gary Armstrong. 2001. Prinsip-Prinsip Pemasaran Jilid 2. (Damos Sihombing. Alih Bahasa). Jakarta: Erlangga.
Kushartanti. 2005. Pesona Bahasa: Langkah Awal Memahami Linguistik. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama.
Lehrer, Adriene. 2007. Lexical Creativity, Texts Dan Contexts. Amsterdam: John Benjamins Publishing.
Rossiter, J.R., dan Larry, P. 1997. Advertising Communication & Promotion Management. Boston: Irwin McGraw Hill.
Shimp. Terence. 2014. Komunikasi Pemasaran Terpadu Dan Periklanan Promosi. Jakarta: Salemba Empat.
Smith, P.R. 1998. Marketing Communications, An Integrated Approach. London: Kogan Page.
Stewart, Thomas. W. 2001. Languages Files. USA: The Ohio State University Press.
Sulaksana, Uyung. 2003. Integrated Marketing Communication. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Thomas, S. Robertson dan Harold, Kassarjian (ed). Englewood, Cliffs. 1991. Handbook of Consumer Behavior. New York: Prentice-Hall.
Zaim, M. 2015. Pergeseran Sistem Pembentukan Kata Bahasa Indonesia: Kajian Akronim, Bleding, Dan Kliping. Linguistik Indonesia 33 (2): 173“92.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2021 ORASI: Jurnal Dakwah dan Komunikasi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Copyright Notice
An author who publishes in the Orasi: Jurnal Dakwah dan Komunikasi agrees to the following terms:
- Author retains the copyright and grants the journal the right of first publication of the work simultaneously licensed under the Creative Commons Attribution 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal
- Author is able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book) with the acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Author is permitted and encouraged to post his/her work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of the published work (See The Effect of Open Access).