KOMUNIKASI ANTARPRIBADI GURU DALAM PEMBENTUKAN KONSEP DIRI ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS (ABK) TUNAGRAHITA DI SLB C BERINGIN BHAKTI KABUPATEN CIREBON
DOI:
https://doi.org/10.24235/orasi.v12i2.8929Keywords:
Komunikasi Antarpribadi, Anak Berkebutuhan Khusus, Sekolah Luar BiasaAbstract
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui Komunikasi antarpersonal tenaga pengajar dalam membentuk konsep diri siswa-siswi Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) di SLB Beringin Bhakti Cirebon serta apa saja faktor penghambatnya. Metode yang digunakan adalah Metode Kualitatif yaitu meneliti secara mendalam dengan teknik pengumpulan data seperti observasi dan wawancara. Penelitian ini menggunakan teori Johari window yang merupakan perwujudan hubungan seseorang dalam sebuah gambaran berupa jendela yang dibagi kedalam empat bidang masing-masing menunjukan daerah self (diri) baik yang diketahui orang lain maupun tidak diketahui orang lain. Hasil penelitiannya, proses penyampaian stimulus berupa pesan yang lebih banyak mengggunakan pesan non verbal, seperti dengan menggunakan isyarat gerak tubuh, dan jarak kedekatan. Kemudian konsep diri yang terbentuk pada siswi ABK yaitu konsep diri yang positif seperti aktif berbicara, bertanya, dan terlibat dalam kegiatan di lingkungan. Dalam melakukan komunikasi antarpribadi antara guru dengan siswa memiliki faktor penghambat berupa fasilitas ruang kelas dan jumlah guru yang tidak memadai dengan jumlah siswa ABK dan minimnya fasilitas alat peraga untuk mengkomunikasikan pembelajaran bina diri. Hambatan lainnya bersifat kondisional, yaitu komunikasi terhambat ketika keadaan mental ABK tunagrahita yang cenderung labil, mengalami gangguan mood dan gangguan lainnya.References
Cangara, Hafied. 2014. Pengantar Ilmu Komunikasi. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.
Desiningrum, Ratri, Dinnie. 2016. Psikologi Anak Berkebutuhan Khusus. Yogyakarta: Psikosain.
Devito, Joseph A. 2011. Komunikasi Antarmanusia. In Komunikasi Antarmanusia. Kuliah Dasar.
Edi, Syarwani. 2014. Komunikasi Antarpribadi Perilaku Insani Dalam Organisasi Pendidikan. Jakarta: Rajawali Pers.
Effendy, Uchjana, Onong. 2003. Ilmu, Teori, Dan Filsafat Komunikasi. Bandung: Citra Aditya Bakti.
Effendy, Onong Uchjana. 2017. Ilmu Komunikasi, Teori Dan Praktek. Cetakan 28. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Maharani, Esthi. 2018. Indonesia Fokuskan Pada Pendidikan Anak Berkebutuhan Khusus. Www.Republika.Co.Id/. 2018.
Moleong. 2011. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.
Mulyana, Deddy. 2014. Ilmu Komunikasi: Suatu Pengantar. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.
Putri, Tika Anggreni. 2019. 70 Persen Anak Berkebutuhan Khusus Tak Dapat Pendidikan Layak. Lifestylebisnis.Com. 2019.
Rakhmat, Jalaluddin. 2011. Psikologi Komunikasi. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.
Redisa, Nirma. 2019. Konsep Diri Remaja Difabel Di Sekolah Inklusi Pekanbaru (Studi Kasus Pada SMPN 31 Pekanbaru). Jom Fisip 6 (2): 1“12.
Sugiyono. 2019. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif Dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2021 ORASI: Jurnal Dakwah dan Komunikasi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Copyright Notice
An author who publishes in the Orasi: Jurnal Dakwah dan Komunikasi agrees to the following terms:
- Author retains the copyright and grants the journal the right of first publication of the work simultaneously licensed under the Creative Commons Attribution 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal
- Author is able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book) with the acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Author is permitted and encouraged to post his/her work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of the published work (See The Effect of Open Access).